Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB1


__ADS_3

Hai... aku biasa dipanggil zie lebih lengkap ziezie saat ini usiaku sudah 25tahun, memang sudah tidak bisa jika dibilang muda lagi, meski begitu dalam hal asmara aku memang tidak baik dan pintar,


aku merantau jauh dari negaraku yaitu negara K dan saat nie aku berada dinegara S, aku sudah hampir 4tahun tinggal dinegara S ini jadi aku juga sudah sangat pintar untuk bahasa mereka, meski aku jauh dari keluargaku tapi aku selalu semangat dalam hal pekerjaan, karna yang aku tau jika aku giat maka mereka semua akan bahagia,


singkat kata pada malam pergantian tahun banyak sekali orang yang bahagia merayakannya termasuk aku, meski pada malam itu aku masih harus kerja lembur...


tepat pukul 00;30 aku sudah bersiap untuk pulang tapi pada saat aku melewati jalan menuju tempat dimana ada taksi, aku bertemu dengan seorang pria yang saat itu dia sangat mabuk dan dia triak-triak tidak jelas dipinggir jalan,


tidak terlalu jelas wajahnya karna rambut dan penampilannya yang sudah acak-acakan, yang pasti dia terlihat punya banyak tato dibadannya dan ada lebih dari 2 tindik ditelinganya,


lalu dia menghampiriku dan bertanya,


pria√••• bisakah kamu membantuku... dengar aku ini orang baik, jadi kamu jangan takut


dan akupun tidak menghiraukan dia, karna aku takut jadi aku menjauhinya,


tapi saat aku hendak jalan untuk menjauh tiba-tiba dia terlihat jatuh dan aku lihat dia sedang menangis,


karna aku melihat kondisi dia yang sangat kacau pada saat itu jadi aku bantu dia untuk carikan taksi agar dia bisa pulang dengan selamat,


tidak berselang lama ada satu taksi lewat dengat sigap aku memintanya agar berhenti, dan taksi itu pun berhenti,


karna pria itu sangat berat bagiku jadi aku minta tolong bapak sopir taksi untuk membantuku menopang tubuh pria asing itu,

__ADS_1


aku mencium bau alkohol yang sangat pekat, namun bau alkohol itu serasa kalah sama bau wangi dari parfumnya,


karna bapak taksinya tidak tau harus mengantarkan dia(pria asing) kemana jadi dia(bapak taksi) menyuruhku untuk ikut bersamanya,


ngak ada banyak pilihan pada saat itu jadi aku ikut bersama mereka,


bapak taksi√•••..kemana kita akan pergi nona?


aku√•••.masih membisu dan tak tau harus jawab apa


bapak taksi√•••..kalau kamu masih binggung mau kemana dan tidak jawab saya pun jadi ikut pusing nona


aku√•••..maaf pak saya tidak tau orang ini, saya hanya ingin membantunya saja, tidak ada maksud lain, jadi saya pun binggung harus apa


aku√•••..sempat berfikir ada sedikit penyesalan karna sudah mau terlibat dengan kondisi ini jadi aku memutuskan untuk cari hotel yang murah agar aku bisa membantu pria asing itu, krna aku ngak mungkin bawa dia pulang kerumahku,


dalam perjalanan mencari hotel yang aku minta, pria asing itu terus menerus triak tidak jelas dan akupun masa bodoh,


krna dia aku disituasi sulit saat nie,


tidak lama kemudian sampailah ditujuan..


aku langsung masuk dan chek in tepat pukul 1;25 pagi

__ADS_1


aku langsung bawa pria asing itu masuk kamar lantai 4 dihotel itu,


dalam keadaan dia mabuk dan ngak sadar dia pikir mungkin aku kekasihnya karna tiba-tiba dia memelukku setelah aku membawanya masuk kamar hotel,


dengan sangat kuat dia memeluk dan menciumku dengan paksa,


aku sudah berupaya untuk bisa kabur dari pelukan pria aneh itu tapi tetap tubuh ini lemah karna efek kerja lembur...


karna malam itu tubuhku tidak sekuat biasanya pada akhirnya akupun menyerah dan bermalam sama pria asing itu,


dalam lampu yang tidak terlalu terang aku sedikit bisa melihat jelas wajahnya yang menurutku dia sangat tampan dan keren dengan banyak tato dibadannya pada saat diatasku,


pagi haripun tiba, aku bergegas untuk pergi tanpa terlihat oleh dia,


krna aku ngak mau dia tau siapa aku yang selamam telah bersamanya,


tidak lupa akupun menulis sedikit kata-kata untuknya,


hai pria aku harap kamu tidak pernah muncul dalam hidupku lagi bye..


setelah aku melewatkan malam sama orang asing itu aku merasa tidak berani lagi jika harus pulang kerja sendirian dan tidak lagi ambil lembur meski uang lembur sangat banyak bagiku,


aku melewati hari dengan aktifitas biasanya, karna aku di sini hanya kerja dipabrik yang tidak begitu besar meski negara yang saat ini aku tinggali sangat basar sekali.

__ADS_1


__ADS_2