Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB9


__ADS_3

setelah bangun pagi aku segera bersiap untuk pergi bekerja,


setelah siap semua aku pun turun kebawah untuk menunggu shany,


tidak menunggu lama shany pun turun dan bilang kalau hari ini dia tidak masuk karna kurang enak badan,


aku berpikir karna kemarin dia baru putus sama zoni apa mungkin ya hal itu sampai membuat dia sakit?


entahlah yang pasti hari ini aku harus berangakat kerja sendiri,


didalam perjalanan menuju tempat kerja tidak sengaja aku melihat ada seorang ibu muda sedang hamil besar dia masih ingin pergi bekerja meski dia sedang hamil,


dan aku lihat dia tidak bersama dengan siapa pun jadi aku bertanya pada diriku sendiri(apa mungkin dia seorang ibu tunggal)


entahlah yang pasti aku bangga saja melihat dia.


kalau dia saja bisa hebat kenapa aku tidak?


saat bekerja aku berfikir jika nanti pulang kerja aku harus datang kerumah sakit dan memastikan kebenaran apa pun hasilnya nanti.


dan waktu yang aku tunggu tlah bila saat nya aku pulang kerja,


kebetulan hari ini shany sedang tidak masuk jadi aku bisa pergi kerumah sakit tanpa ada alasan, Tuhan memang baik


kebetulan letak rumah sakit tidak jauh dari tempat kerjaku jadi itu bisa sedikit memudahkan aku untuk menuju kesana,


sesampainya didepan rumah sakit aku sudah bilang sama diri ku sendiri bahwa( apa pun nanti hasilnya itu yang jadi terbaik buat hidupku aku tahu Tuhan lebih benar)


akupun masuk dan aku temui ada perawat yang sedang berjaga di depan lalu aku bertanya pada perawat itu,


aku√•••mohon maaf jika mau malakukan cek kehamilan dimana ya?


perawat√•••oh silah kan saja anda masuk terus lurus saja sampai ada ruangan ibu dan anak,


nah disitu tempatnya.


aku√•••baik terimakasih banyak


perawat√•••iya sama-sama


setelah aku masuk ruangan ibu dan anak ada didepan tepat sekali dihadapanku,

__ADS_1


aku mencoba untuk tetap tenang agar tidak ada orang yang curiga,


aku langsung masuk dan aku lihat ada 2orang didalam


setelah aku tanya ternyata aku harus menunggu giliran terlebih dahulu,


sekitar lebih 15menit aku menunggu dan akhirnya aku dipanggil untuk masuk,


didalam aku ditanya sesuatu,


dokter√•••selamat malam nona,


aku√•••selamat malam dokter


dokter√•••baru pertama kesini ya?


aku√•••benar dokter baru kali ini


dokter√•••pantas saja kamu terlihat sangat tegang, tanang saja akan indah nanti hasilnya apa pun itu


aku√•••hmmm iya dokter


dokter√•••silahkan berbaring dan langsung saja ya kita mulai melihat apa isi dalam perutmu itu(sambil tertawa)


dokter√•••wow lihat itu anakmu, dia sudah tumbuh disana sekitar 6minggu jadi kamu harus menjaga dia dengan sangat baik ya, jangan terlalu streesss dan banyak pikiran nanti akan berpengaruh sama anakmu


aku√•••tidak bisa bilang apa-apa hanya sedikit sedih dan sangat terharu setelah melihat ada makhluk hidup didalam perutku saat ini, hingga air mataku mengalir tak tertahan entah perasaan apa itu yang pasti aku sampai tidak sadar air mataku tumpah


dokter√•••sudah jangan menagis lagi nanti anakmu jadi ikut sedih, kamu tau itu sesuatu hadiah yang terindah jadi kamu harus menjaganya dengan sangat baik, karna tidak semua wanita bisa seberuntung kamu didunia.


aku√•••setelah mendengar kata-kata dari dokter yang seperti itu aku semakin menjadi nangisnya sangat sedih sekali tapi bahagia dan bangga,


dokter√•••oke sudah selesai jadi silahkan duduk kita bisa bicara ya


aku√•••terimakasih dokter


dokter√•••nama kamu zie dan umur 27tahun oke, saat ini sudah 6minggu kehamilan semua baik-baik saja sehat ibu dan anak jenis kelamin masih belum jelas coba ya dipertemuan depan kita lihat sma-sma


aku√•••iya dokter sebelumnya terimakasih banyak sudah membantuku


dokter√•••sama-sama ini sudah tugasku

__ADS_1


setelah aku pamit dan berpisah dengan dokter baik itu,


aku berjalan keluar dan masih berfikir dengan semua ucapan dari dokter itu,


sambil aku pegang perutku dan berkata iya benar.... dia adalah hadiah terindah


aku bisa pasti bisa... maaf jika sebelumnya aku tidak menjagamu,


tidak terasa aku berjalan cukup jauh dari rumah sakit sambil memegang perutku,


ditepi jalan aku terkaget oleh suara bel mobil di sampingku,


dan aku lihat ada mobil mewah sedang berada disampingku,


aku sempat berhenti berjalan dan mencoba melihat biar lebih jelas,


ternyata benar mobil mewah itu milik sang bintang besar jackson you, terlihat didalam mobil ada seorang wanita disampin**gnya


dia sengaja membuka sedikit kaca mobilnya agar aku bisa melihat dia dan wanitanya itu,


dunia ini begitu sangat sempit ya, aku mengira kalau negara S ini sangat luas tapi kenapa masih saja aku bertemu sama pria itu.


aku tidak peduli dengannya dan aku melanjutkan perjalananku,


didepan ada halte bus jadi aku bisa pulang menggunakan bus itu, aku berjalan menuju bus tidak lama bus yang mau aku naiki pun tiba dengan sedikit lari aku mengejar bus itu,


setelah aku bisa masuk bus aku baru sadar kalau aku sedang hamil dan tidak boleh melakukan hal seperti itu lagi,


karna aku akan menjadi seorang ibu jadi aku harus bersikap selayaknya wanita dewasa(dalam hati tertawa geli) setelah aku melewati bagitu banyak peristiwa hari ini aku semakin bersemangat untuk menjalani setiap hariku bersama anakku nanti, aku menjadi lebih kuat dari yang tadinya nangis dan sakit hati.


setibanya aku dirumah aku pergi mandi dan makan malam,


saat makan aku masih membayangkan wajah seorang jackson you dari balik kaca mobilnya,


kenapa dia menatapku seperti itu tadi(aku bertanya pada diriku sendiri)


dengar dia bukan papamu nak,


kamu hanya punya mami kamu dengar itu....


(sambil tertawa aku mencoba ngobrol sama anakku yang ada didalam perutku)

__ADS_1


sekarang aku sudah menjadi lebih baik suasana hatiku juga sudah tidak seperti kemarin, jadi sakarang tinggal mencari cara agar aku bisa memberitahu sama para sahabatku tentang kabar ini**.


__ADS_2