Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB17


__ADS_3

Setelah beberapa hari menunggu,


ada sebuah surat yang datang diatas meja kerja jackson you, surat itu dari salah satu rumah sakit yang ada di kotaD,


setelah tiba dikantor dan dia pun melihat surat yang dia tunggu beberapa hari ini sudah tiba,


dengan sangat capat dia berusaha untuk membuka dan mencari tahu apa yang sudah ditulis didalam surat itu,


setelah dia membuka dan membacanya, dia terdiam cukup lama lalu asisten nya pun mencoba bertanya apa yang sudah terjadi,


setelah dia selesai langsung dia mencoba menghubungi dokter yang sudah membantunya waktu itu,


dokter itu lantas menjelaskan bahwa benar anak itu adalah anak dari jackson you setelah diperiksa keseluruhan memang sudah terbukti dengan sangat jelas itu anak laki-laki jackson you,.


karna dirasa sudah cukup untuk mengetahui semua ini jackson sedikit terlihat pucat dan terlihat binggung,


dia pun menyuruh asisten untuk mencari tau dimana anaknya sekarang tinggal,


dia juga bilang kepada asistennya jika harus menyembunyikan masalah ini dulu dari siapa pun dan asistennya pun menurut.


disisi lain jin yang juga menerima surat yang sama dengan jackson you dia merasa puas karna dengan melakukan ini dia bisa memberi pelajaran buat seseorang seperti jackson you.


jin sangat senang dengan hasilnya dan dia pun segera memberi tahukan berita baik ini kepeda shany,


setelah mendengar berita ini shany juga terlihat bahagia,


sedangkan aku masih belum tau apa-apa kala itu,


dengan kesibukkan ku setiap hari membantu bibi aku pun merasa jika semakin hari zain semakin pintar dan tentu tambah ganteng.


setelah jackson tau jika zain adalah anak kandungnya setiap harinya dia merasa ngak tenang dan ingin segera bertemu dengan zain,


saat aku pergi jalan-jalan bersama zain aku bertemu dengan asisten dari jackson you,


aku merasa sangat kaget kala itu, setelah aku bertemu aku pun lantas bergegas menjauh tapi dihadang sama asisten dari jackson,


dia pun mencoba untuk berbicara baik-baik sama aku;


asisten√•••bisa kita bicara sebentar nona zie


aku√•••ada apa lagi, sudah lah ngak ada yang perlu dibicarakan lagi


asisten√•••hanya sebentar saja nona


aku√•••cepat katakan ada apa?


asisten√•••ini anak anda nona? dia sangat tampan


aku√•••iya, sudah ini saja kan?


asisten√•••tunggu nona, tuan jackson yang sebenarnya menyuruh saya untuk bertemu dengan anda


aku√•••sudah aku duga, lalu....


asisten√•••bisa kah anda ikut dengan kami untuk kembali ke ibu kota?

__ADS_1


aku√•••tidak bisa dan tidak mungkin,


belum selesai aku pun memutuskan untuk pergi,.


aku langsung saja menjauh dari orang itu,


tidak jadi pergi untuk jalan-jalan karna belum apa-apa sudah digangu,


aku pun bergegas untuk pulang,


sudah sangat larut tiba-tiba aku pun mendengar pintu rumahku ada yang mengetuk,


saat aku sedang tertidur aku pun kaget dan segera bangun,


setelah aku membuka pintu aku sangat kaget karna seseorang yang sedang berdiri didepan ku adalah jackson you,


aku lihat dia datang kerumah ku bersama beberapa orang, setelah aku melihat wajahnya aku sangat kaget dan langsung menutup pintu kembali,


dia mencoba berbicara dari balik pintu,


jackson√•••boleh aku masuk? aku mau bicara baik-baik sama kamu


aku√•••aku sedang ngak ingin di ganggu jadi kamu pergi saja, karna sudah tidak ada lagi yang harus dibahas


jackson√•••tolong izin kan aku masuk, jika kamu tidak membuka pintu ini akan aku rusak


aku√•••(karna merasa sangat terganggu dengan sikapnya aku pun segera membukanya) ada apa?


setelah aku buka jackson pun segera masuk kedalam rumahku,


aku pun menjawab iya, waktu jackson didalam aku berharap agar zain tidak bangun untuk saat ini karna aku ngak mau jika jackson bertemu dengan zain sekarang,


jackson duduk tanpa bicara cukup lama lalu zain dari dalam kamar tiba-tiba terbangun lalu menangis setelah mendengar suara tangisan aku pun langsung lari untuk menghampiri zain,


aku melihat ternyata jackson sudah ada dibelakangku lalu dia pun berusaha untuk mau melihat zain,


tapi aku berusaha untuk menghindarinya,


jackson√•••dia anakku


aku√•••maksudmu apa?


jackson√•••sini biar aku membantumu menggendongnya


aku√•••tidak perlu, dia sudah tenang sekarang jadi kamu bisa pergi karna anakku tidak apa-apa


jackson√•••dia bukan saja anakmu tapi juga anakku, kerna aku sudah tau semuanya jadi aku kesini untuk melihatnya


aku√•••sudah pernah aku bilang kalau dia bukan anakmu aku ngak hanya tidur denganmu saja jadi jangan kamu punya pikiran jika dia anakku, jadi menjauh lah dari hidupku dan juga anakku


setelah aku bicara banyak dia terlihat tidak peduli lalu aku melihat dia keluar dari kamarku dan tak lama dia pun kembali dia melempar selembar surat aku lihat surat itu dari rumah sakit, lalu aku pun bertanya apa maksud ini semua,


tanpa aku menunggu jackson menjawab pertanyaanku aku pun segera membuka isi surat yang diberikan jackson padaku,


aku sangat kaget sekali melihat isi surat itu,

__ADS_1


aku terdiam tanpa bicara setelah tau membaca surat itu,


lalu aku pun bertanya sama jackson kenapa kamu bisa melakukan ini semua dan apa maksudnya semua ini?


aku bertanya sambil sedikit marah dan dengan nada tinggi,


aku melihat jackson terlihat tidak suka kerna aku bersikap seperti itu padanya tapi dia mencoba menahan itu semua,


setelah jackson mencoba menjelaskan semuanya kepadaku,


saat itu juga aku merasa sedih sekaligus terkejut karna aku baru tau jika shany dan jin ikut terlibat ini semua,


aku merasa seperti dihianati sama para sahabatku,


setelah jackson menjelaskan kepadaku dia pun bergegas mendekati zain yang kala itu berada dalam pelukanku,.


jackson melihat zain tanpa berkedip aku melihat sorot matanya terlihat menahan tangis,


entah itu tangis sedih atau bahagia aku tidak peduli itu,


setelah dia hanya nenatap saja dengan nada pelan dan lembut dia meminta zain agar mau digendong nya,


tanpa kata aku mengizinkan jackson untuk menggendong zain,


dengan rasa yang sedikit marah dan ngak peduli padanya aku mencoba untuk menepisnya dulu aku mencoba memberi kesempatan meski hanya subuah pelukan saja,


saat jackson menggendong dan menatap wajah putranya dia bertanya padaku siapa nama anak pintar ini?


lalu aku pun bilang jika dia "zain" lantas jackson bilang jika nama yang bagus,


malam ini sudah menunjukkan pukul 3;45 pagi,.


karna sudah sangat lama jackson tinggal disini akhirnya aku pun menyuruhnya untuk segera pergi karna aku ingin istirahat,


sedikit susah memang aku menyuruhnya agar mau pergi tapi pada akhirnya dia pun mau pergi,


setelah jackson pergi tanpa pikir panjang aku bersiap-siap untuk berkemas karna nanti siang aku harus datang ke ibu kota dan menemui shany juga jin karna mau menanyakan sumua masalah yang aku ngak tau pada mereka.


tepat pukul 2 siang aku mulai berangkat menuju ke ibu kota,


ini pertama kalinya untuk zain datang ke ibu kota setelah dia lahir 6bulan yang lalu,


aku sengaja membawa zain ikut denganku karna aku ngak mau jika jackson datang kerumah untuk membawa zain saat aku pergi ke ibu kota,


di dalam hatiku aku merasa sangat kacau saat ini karna entah apa yang sudah dipikirkan oleh sahabatku tantang aku dan juga jackson kenapa harus membawa anakku zain,


aku tidak habis pikir kenapa mereka tega melakukan ini,


aku sudah sering bilang jika aku ngak akan setuju jika jackson tau yang sebenarnya tapi yang sekarang terjadi jackson sudah tau semua dan itu dari bantuan para orang yang aku percayai.


aku mencoba untuk tetap tenang agar semua bisa segera selesai.


disisi lain setelah aku pergi tak lama kemudian jackson datang kerumahku untuk mencariku dan juga zain,


tapi setelah cukup lama dia menunggu didepan rumah bibinya jin datang dan bilang jika aku sudah pergi ke ibu kota bersama zain,.

__ADS_1


tanpa pikir panjang dia pun bergegas pergi pulang ke ibu kota.


__ADS_2