
saat aku bangun pagi, sangat terasa capek dan lemas tubuh ini tidak tau kenapa tidak seperti hari-hari biasanya saja,
**apa mungkin karna semalam aku sedikit susah tidur karna memikirkan orang asing itu?
rasa kepalaku terasa panas sekali, sehingga aku putuskan untuk segera pergi mandi biar kepala dan badan ini bisa segar kembali.
setelah selesai mandi aku pun langsung ambil ponselku dan menelphone shany dan tanya sama dia apakah dia sudah siap untuk pergi kerja atau belum**,
aku√... selamat pagi, apakah tuan putri sudah siap untuk berangkat kerja hari ini?
shany√... iya... aku sudah dibawah menunggumu, cepatlah turun karna ini sudah siang
aku√... okeoke baiklah.
setelah aku turun dari tempat tinggalku, kita langsung pergi menuju MRT sesampainya didalam MRT kita seperti biasa cari tempat yang bisa buat kita duduk sambil ngobrol,
saat itu aku bertanya sama shany,
aku√•••kira-kira kamu tau sama bintang besar yang bernama jackson you itu?
shany√•••hmm.... menurutmu? siapa orang yang ada di negara S ini yang tidak tau dia, mungkin kamu saja orang yang tidak tau siapa dia,
aku√•••memang benar sih... aku tidak tau siapa dia tapi aku sudah pernah melihat dia srbelumnya
shany√•••ngak cuma kamu aku dan semua orang juga sudah pernah melihatnya, meski cuma dtv atau pamplet (sambil tertawa)
aku√•••aku ikut tertawa kecil tapi dalam hatiku berkata(jika kamu tau aku sudah bermalam sama orang itu sudah pasti aku dihujat banyak orang) sambil nehanan nafas
shany√•••tumben kamu bahas aktor bintang besar itu, jangan-jangan kamu mulai tertarik ya sama dia(jackson you)
aku√•••hanya tanya saja kenapa kamu kepo sih.... wajarkan jika aku tanya hal itu.
tidak terasa kita sudah sampai ditempat tujuan,
setelah kita jalan kaki sekitar 3menit sampailah kita ditempat kerja,
aku mulai kerja tapi pikiranku masih memikirkan bagai mana aku harus cari tau apakah pria malam itu benar jackson you atau bukan,
dan tidak mungkin juga jika aku melibatkan shany dalam masalah ini.
dalam hatiku berkata(Tuhan bantu aku untuk mencari tau dan biarkan rasa sakit hati juga pikiran ini sembuh.. jadi aku mohon bantu aku)
waktu makan siang tiba dan shany pun menghampiriku lalu mengajakku untuk pergi makan dan kitapun pergi cari makan.
saat makan siang kita ngobrol dan akupun bertanya**,
aku√•••apakah kamu tau ada berita apa tentang jackson you akhir-akhir ini?
shany√•••berita apa,? ngak ada apa-apa sama jackson pikirku dia bersih dari gosip dan kasus apa pun, yang aku tau sih dia sempat ketahuan kencan buta sama Sima(sama-sama bintang besar) tapi itu sudah tahun lalu.
aku√•••oh masa...?
shany√•••ada apa denganmu hari ini?
apakah kepalamu ada yang sakit?
aku√•••tidak memang kenapa?
shany√•••ada yang aneh, kenapa hari ini kamu banyak bicara tentang bintang besar itu?
aku√•••karna aku tidak ingin shany salah faham jadi aku alihkan topik bicara kita,
malam nanti kita kemana?
shany√•••masih belum tau, karna besok kita libur bagaimana kalau nonton saja?
aku√•••hmmm boleh, bagaimana dengan jin?
biar aku coba tanya dia,
sambungan telpohon(ada apa? karna besok hari minggu bagaimana kalau malam ini kita pergi nonton?)
jin√••• aku ngak bisa iku minta maaf ya,
malam ini aku harus ketemu sama pacarku.
aku√••• oke tidak masalah, semoga kencanmu menyenangkan
shany;√••• apa. dia mau kencan?
sialan kenapa dia malah kencan dari pada ikut sama kita,
aku√•••sudahlah, masa iya kita tidak bisa bahagia jika tanpa jin?
__ADS_1
atau jangan-jangan kamu juga mau pergi kencan?
shany√••• sudahlah aku males debat, kita harus pergi meski tanpa jin.
aku√•••oke
kita putuskan untuk pergi nonton flim malam ini,
setelah pulang kerja kita tidak langsung pergi kebioskop, jelas kita pulang dulu untuk mandi dan juga ganti baju, setibanya kita dirumah masing-masing aku bergegas untuk mandi dan setelah aku selesai mandi aku mendengar ponselku bunyi dan aku lihat ternyata shany yang sedang menelphone ku, tak tunggu lama aku pun jawab telphone dari shany,
aku√•••ada apa?
shany√•••sebelumnya minta maaf zie,
aku√•••untuk apa?
shany√•••zoni mengajakku keluar malam ini
aku√•••terus?
shany√•••jadi aku minta maaf kita tidak bisa pergi malam ini
aku√•••hmmm ok
shany√•••kamu marah?
aku√•••kenapa aku musti marah? dan apa alasan yang membuatku marah?
shany√•••karna kita gagal nonton malam ini
aku√•••memang ngak ada waktu lagi selain malam ini?
shany√•••jelas ada donk
aku√•••terus.....
shany√•••bagus kalau kamu ngak marah
aku√•••ok, sudah cepat sana kamu siap-siap
shany√•••ok bye..
aku√•••bye.
aku segara ambil baju ganti tidak tau kenapa aku kepikiran untuk mencari tau saja tentang kejadian malam itu,
karna malam ini aku tidak jadi pergi dan besok juga hari libur jadi aku putuskan untuk mencari tau tentang malam itu,
setelah aku ganti baju, (seperti biasa aku selalu menggunakan pakaian yang simple, malam ini aku pakai setelah kaos hitam dan rok jins tidak terlalu panjang dan tidak juga pendek)
aku langsung menuju tempat MRT,
setelah aku sampai di halte tempat waktu aku bertemu pria asing itu untuk yang pertama kalinya,
aku melihat sekeliling sana memang agak sepi hanya ada beberapa orang saja yang berlalu lalang,
karna aku merasa capek jadi aku putuskan untuk duduk sebentar dan perfikir gimana caranya aku mencari tau(aku bertanya pada diriku sendiri)
dengan sangat cepat otakku ini membantuku untuk ngasih sinyal memintaku datang langsung kehotel dimana aku bermalam dengan pria itu,
langsung saja aku lari dan mencari taksi untuk bisa menuju tempat dimana hotel itu berada,
dan satu taksi lewat dengan segera aku suruh dia berhenti lalu aku masuk kedalam taksi,
aku tidak tau rahasia apa yang sudah Tuhan kasih dalam hidupku,
tapi yang jelas aku sangat kaget karna malam ini bapak sopirnya adalah orang yang sama saat malam itu, lebih tepatnya 1bulan yang lalu bapak ini lah yang mengantarku kehotel itu dan bapak inilah saksi satu-satunya,
aku sempat terdiam untuk beberapa detik,
hingga bapaknya terus bertanya kemana tujuanku,
lalu akupun tersadar dan meminta bapak itu mengantarku kehotel yang sama waktu itu
bapak sopir√•••saya pernah lihat nona sebelumnya? tapi saya lupa dimana ya.... mungkin kerna usia saya jadi sedikit lupa (sambil tertawa)
aku√•••(karna aku tidak mau jika bapak ini tau dan ikut terlibat lebih jauh makanya aku berbohong saja) saya juga pernah lihat bapak... tapi saya juga lupa perna bertemu dimana,
lalu kita pun tertawa bersama....
setelah tiba ditempat yang aku mau,
akhirnya aku membayar tagihan taksi dan bergegas untuk turun dari mobil taksi tersebut,
__ADS_1
aku berusaha untuk ambil nafas panjang dan menjaga tingkahku jangan sampai ada orang yang curiga dengan aku saat itu,
langsung saja aku masuk kedalam hotel itu,
tidak tunggu lama aku langsung kebagaian resepsionsis dan bertanya tentang kejadian malam itu,
memang sudah lebih satu bulan setelah kejadian itu aku putuskan untuk mencari tau,
resepsionis√•••ada yang bisa kami bantu nona?
aku√•••hmmm mau tanya-tanya sebentar boleh tidak?
resepsionis√•••tentu, silahkan nona
aku√•••sedikit aku pelankan suara ku pada waktu itu ada tidak ada orang yang mendengarku kecuali resepsionis itu,
bisakah kamu bantu aku?
resepsionis√•••bantu apa itu nona??
jangan-jangan nona mau transaksi narkoba ditempat kami ya....
aku√•••tidak-tidak...... bukan itu maksudku,
resepsionis√•••lalu apa nona?
aku√•••1bulan yang lalu aku pernah bermalam dikamar no 345 adakah seseorang yang mungkin meninggalkan sesuatu didalam kamar itu?
mungkin saja barang atau apa gitu...??
resepsionis√•••tunggu dulu nona, biar saya cek kembali
aku√•••oke, sebelumnya terimakasih banyak dan maaf jika kamu takut aku meminta bantuan ini.
resepsionis√•••tidak masalah nona, sudah tugas kami melayani pengunjung...
oh iya, ini ada surat dari seseorang yang tidak tau siapa dia menitipkan pada kami untuk diberikan pada nona,
aku√•••surat apa??
resepsionis√•••kerna bersifat privasi kami tidak berani membukanya nona,
silahkan nona(sambil memberikan selembar surat)
aku√•••sempat takut untuk membukanya tapi aku juga penasaran,
sikitar beberapa detik aku perfikir akhirnya aku putuskan untuk membukanya,
isi dalam surat itu adalah... ;
...kamu seseorang yang sudah bersamaku malam ini...
siapapun kamu, temui aku di gedung JY setelah kamu
baca surat ini.
aku genggam erat surat itu sampai menjadi sangat kecil sekali ditanganku,
resepsionis√•••ada masalah apa nona?
aku√•••tidak ada, terimakasih
lalu aku langsung meninggalkan tempat itu dengan sangat marah dan kecewa, tidak tau kenapa tapi itu yang aku rasakan pada saat itu,
lalu aku pergi untuk naik MRT menuju rumahku dengan perasaan yang sangat marah,.
dalam perjalanan aku mencari tau tentang gedung JY lewat aplikasi di ponselku, dan benar saja bahwa gedung itu adalah gedung dari keluarga jackson you,
rasanya pengen nangis,
pengen triak-triak
pengen marah, aku terduduk lesu ditempat dudukku setelah aku tahu malam itu aku telah bersama jackson, seseorang yang sangat terkenal sangat kaya dan sangat dikagumi banyak orang.
sesampainya aku dirumah aku nangis dan kecewa,
kenapa harus terjadi seperti ini?
kenapa harus aku yang mengalami ini semua
kenapa....... (nangis seperti bayi)
sampi akhirnya aku tertidur hingga pagi datang dengan keadaan yang sangat kacau pada malam ini**.
__ADS_1