Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB3


__ADS_3

setelah banyak peristiwa yang aku alami beberapa hari ini dan aku sudah bisa melewatinya dengan baik, itu menurutku..


aku kembali melakukan aktifitasku seperti biasa


seperti kerja tepat waktu, sarapan didalam kereta bawah tanah... ya karna selalunya begitu, cari sarapan yang dekat distasiun, karna aku selalu tidak bisa jika menahan lapar jadi dari pada perutku yang jadi korban ya... aku putuskan untuk sarapan didalam kereta biarpun hanya dengan 1burger saja.


hari ini shany ditugaskan oleh atasan untuk menghantar barang diluar kota jadi hari ini aku tidak berangkat bersama,


biasanya kita selalu bersama pergi dan pulang, sudah seperti murid TK,


aku lihat hari ini cukup cerah tidak seperti biasa, yang biasanya mendung atau tidak hujan dengan sangat lebatnya, tau sendiri saat ini dinegara S lagi musim hujan jadi jika tidak punya payung paling tidak punya jaket yang bisa menangkis air hujan, sama sepertiku karna aku males bawa payung kemana-mana jadi aku cukup pakai jaket atau jas hujan saja.


karna aku lihat hari ini cerah jadi bisa sangat semangat untuk bekerja tapi disisi lain aku sedikit sedih karna shany tidak bersamaku,


sudah jam 19;45 malam aku sudah mulai siap-siap untuk pulang kerja,


tiba-tiba ponselku berbunyi dan aku lihat ternyata panggilan grup, dalam grup itu ada shany, jin dan aku.


tidak tunggu lama akupun angkat ponselku,


shany√•••.... hai gaisss gimana hari ini bisa tertawa tanpa aku?


jin√•••. aku tunggu kalian ditempat biasa.


shany√••• hai sombong aku itu tanya apa,kamu jawabnya apa,


aku√•••hmmm sudahkah mulai acara debat malam ini gaes? masa iya lanjut disini saja kan jadi ngak seru mana kopi dan makanan ngak ada lagi, sudahlah cukup


shany√••• oke-oke sudah aku tutup dulu saja soalnya aku lagi perjalanan, zie kamu cepatlah datang karna aku sudah lapar, mungkin jin juga sudah lapar makanya otaknya radak cleng


jin√•••awas kalau kalian terlambat!


setelah kita semua menutup ponsel kita masing-masing aku bergegas untuk keluar dari tempat kerja,


saat aku lihat diluar sudah hujan sepertinya sudah dari tadi hujan turun


karna hari ini hujan dan tidak mungkin jika aku jalan kaki menuju stasiun kereta, karna jaraknya yang cukup jauh dan saat ini cuaca juga tidak mendukung jadi aku putuskan untuk naik bus yang jaraknya dekat dengan tempat kerjaku,


aku naik bus nggak begitu sering karna jika naik bus saat aku pulang kerja menuju tempat tinggalku itu akan sangat jauh perjalanan dari halte ke tempatku turun sampai rumah tapi jika aku naik MRT itu akan dekat dari rumahku,


maka dari itu aku lebih memilih naik MRT dari pada naik bus jika biasanya aku pulang,


karna malam ini aku mau ketemu sahabatku yang dari arah jalan saja sudah beda dari arah rumahku jadi aku putuskan untuk naik bus untuk menghemat waktu dan juga biaya perjalanan.


suasana bus yang aku naiki saat itu tidak begitu banyak orang,


jadi aku bisa sekalian istirahat meski hanya sebentar,

__ADS_1


sampai lah aku ditempat tujuanku,


dengan sigap aku langsung berdiri dan bersiap untuk segera turun,


sesampainya dihalte yang aku tuju aku turun dan melihat gambar seseorang yang sangat besar di halte itu,


gambar itu dipasang diantara banyak lampu sehingga siapapun yang melihat gambar itu maka akan tau dengan sangat jelas,


dengan seketika aku teringat dengan kejadian malam itu,


malam dimana aku bertemu dengan seseorang yang asing bagiku,


sudah lebih dari 5menit aku berdiri didepan gambar yang besar itu,


terlihat gambar pria itu sangat tampat dan berwibawa dia memegang satu parfum ditangannya dan dan aku tau merek parfum itu sangat mahal dan sudah terkenal hingga penjuru dunia,


bahkan hanya kelas orang-orang kaya dan para selebriti yang bisa beli parfum itu,


terlihat jelas mata dan postur tubuh pria yang ada digambar itu mengingatkan kembali kemalam itu,


dan aku baru tau bahwa nama pria asing itu adalah Jackson you, tapi lebih sering dipanggil jack you.


seketika suasana hatiku sangat tidak bagus,


tiba-tiba aku merasa marah dan sakit hati jika melihat sosok pria itu,


ya.... meskipun masih belum jelas dan benar apa kah pria yang difoto itu benar pria asing malam itu,


dan aku ingin bisa melupakan kejadian pada saat malam itu,


dalam hati dan juga pikiranku hanya satu harapan ku saat itu,


jangan sampai orang yang ada didepanku saat ini adalah orang pada malam itu,


aku berusaha untuk menyadarkan diriku sendiri dengan memukul kedua pipiku menggunakan tanganku,


lalu berkata kepada diriku sendiri


sadar.... zie, sadarlah...


semoga bukan dia bukan dia bukan dia


dan aku tidak mau kalau dia... sadarlah....


sambil aku pukul dadaku yang sedikit sakit karna melihat gambar itu dan terus saja meyakinkan diriku sendiri.


akupun berusaha menjauhi gambar itu dan fokus pada tujuanku,

__ADS_1


sebelum aku masuk dalam kafe itu aku berusaha menata kembali nafas ku yang sempat tidak beraturan,


aku tidak mau jika sahabatku melihat kondisiku saat ini.


dengan susah payah aku mengambil nafas panjang.... lalu akupun masuk,


aku√•••.. hai hai hai..... gais maaf aku terlambat, tau sendirikan diluar lagi hujan dan akupun tidak punya mobil, (sambil tertawa kecil)


shany√•••kenapa kamu sangat lama sekali apa kamu digoda lagi sama pria asing(tertawa yang ngledek*****)


aku√•••sempat kaget, lngsung aku ikut tertawa biar suasana tidak tegang


aku sangat lapar bisakah jika aku makan dulu?


jin√•••cepatlah pesan dan makan ini sudah sangat malam, tidak baik seorang gadis makan dimalam hari( kita pun tertawa bersama)


aku berusaha tetap tenang tapi otakku tidak bisa diajak kompromi karna isi otakku masih saja memikirkan kejadian malam itu dan foto jackson you,


sedikit tidak nyaman sebenarnya tapi gimana lagi bukan aku yang bisa menentukan,


sudah hampir pukul 23;00 lebih pada akhirnya kita sepakat untuk bubar dan pulang,


karna malam itu jin baru saja gajian jadi malam ini aku dan shany ditraktir


lalu kitapun pulang bersama-sama naik mobilnya jin


jin bukan orang kaya atau pun miskin tapi yang aku tau jin adalah pria yang bekerja keras.


setelah sampai rumah masing-masing aku memutuskan untuk langsung mandi,


selesai mandi aku terus berbaring diatas kasurku,


tanpa aku minta otak dan hatiku bekerja sama untuk mengingat pria malam itu dan jackson....


sangat menyedihkan jika pria malam itu adalah jackson sang bintang besar.


tanpa pikir panjang aku mengambil leptop dan mulai mencari tau siapa itu jackson you,


setelah aku tau sedikit tentang jackson aku mulai mencari tau kebenaran tentang malam itu,


tapi bagai mana itu mungkin...


seorang jackson sang bintang besar bisa melakukan itu semua, otakku terasa terbakar jika aku terus mengingat masalah besar ini,


aku mencoba untuk tetap tenang dan berfikir positif,


lalu aku matikan lampu tidurku dan mencoba mimpi indah

__ADS_1


__ADS_2