Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB29


__ADS_3

malam ini aku sudah siap untuk keluar bersama zain, jindan juga shany


kita akan makan malam diluar sekaligus akan jalan-jalan setelah sekian lama akhirnya aku bisa keluar bersama mereka jelas dengan formasi baru karna sekarang zain ikut bersama kita,


rencana malam ini aku sengaja ngajak mereka keluar karna ingin sekalian membahas acara untuk ulang tahun zain minggu depan,


aku tidak berencana untuk pesta mewah hanya saja aku ingin bisa membawa zain ketempat keluarga jin karna mereka lah yang sedah membantuku selama aku berada disana,


jadi aku pikir jika akan membawa zain ke kotaD kota dimana zain dilahirkan,


setelah kita sampai dan kita membahas semua rencana untuk minggu depan,


akhirnya kita sepakat untuk membawa zain pergi keluar kota di hari ulang tahunnya,


semenjak zain aku bawa ke ibu kota dia semakin menjadi anak kuat, karna dulu waktu tinggal di kotaD zain sering sakit itu membuatku sangat sedih.


aku berharap dengan beranjaknya umur zain aku minta zain semakin bisa menjadi anak yang kuat,


kuat hati nya dan juga kuat badannya,


setelah kita makan dan selesai ngobrol kita pun pulang kerumah,


aku harus mulai banyak menabung sekarang,


karna semakin zain besar akan semakin besar juga biaya hidupnya,


aku harus terus semangat dalam setiap hari untuk masa kedepan


setelah sampai rumah aku pun segera bersiap untuk tidur lebih awal karna besok aku harus masuk kerja,


gara-gara kemarin malam aku ngak bisa masuk kerja hari jadi itu tidak boleh terulang lagi,


zain dan aku sudah bersiap untuk tidur,


saat sedang tidur dan mimpi indah,


ditengah malam aku dikagetkan dengan suara pintu rumahku di ketuk sangat keras sekali hingga membuatku terbangun,


aku segera beranjak untuk melihat siapa tamu tak diundang tengah malam seperti ini,


setelah aku buka ternyata jackson yang datang dalam kondisi yang mabuk parah,


saat aku melihat kondisi jackson malam ini aku jadi teringat saat pertama kali ketemu dengan dia malam itu,


setelah aku berdiam diri didepan pintu,


akhirnya aku pun sadar dan segera membawa jacson masuk kedalam rumah,


setelah aku bawa kedalam dan aku letakkan dia disofa depan tv aku pun langsung pergi untuk mengambil bantal dan slimut untuknya,


aku sangat benci banget melihat kondisi dia seperti malam ini sambil marah-marah meski dalam hati saja.


dia berkata banyak hal yang aku ngak tau artinya aku hanya diam saja tanpa menjawab,


karna melihat aku ngak menjawab apa yang dia katakan dia langsung marah-marah padaku,


aku√•••apa mau mu? kamu lihat sekarang ini kamu sudah mirip orang ngak waras

__ADS_1


jackson√•••jangan banyak omong, sini duduk disampingku aku akan cerita sedikit padamu


aku√•••besok saja aku mau tidur sekarang.


aku pun pergi tapi dia memegang tangan ku agar aku tetap bersamanya dan mendengarkan apa yang akan dia ceritakan,


dia genggam tangan ku dan tak mau dia lepaskan,


melihat kondisi dia pada saat ini aku jadi sedikit kasian,


dan akhirnya aku pun duduk disampingnya,


terlihat dia menatapku dengan tatapan yang berbeda,


dia bilang"zie kamu ziezie kan? aku tau kamu sangat tidak suka kepadaku, tapi lihat kita sudah punya anak meski kamu tau sendiri kalau aku sama sekali tidak cinta sama kamu apa lagi suka, kenapa dunia ini sangat suka mengujiku katakan padaku"


aku masih diam dan tak bicara,


dia bicara banyak hal aku pun sampai ngak ngerti maksudnya apa,


karna dia banyak bicara aku pun bilang jika dia harus istirahat lebih awal,


meski sebenarnya aku ingin sekali marah sama dia tapi aku temani dia sampai dia tertidur,


sudah terlihat dia tertidur dan aku pun meninggalkan dia dan masuk kedalam kamar untuk segera istirahat,


saat bangun pagi terlihat jackson masih tidur dengan sangat tenang,


aku berusaha untuk tidak membangunkan dia,


setelah aku dan zain siap kita pun langsung pergi tanpa memberi tau jackson,


aku langsung menghubunginy kembali dan mencari tau,


aku√•••ada apa?


jackson√•••kenapa kamu pergi tapi tidak membangunkan aku


aku√•••terus kenapa? kamu mau marah?


jackson√•••jelas aku marah, lihat aku sekarang jadi telat mau ada rapat kerja dan belum siap-siap belum juga sarapan dan sekrang sudah siang


aku√•••hai.... siapa kamu mau marah-marah sama aku? dengar ya lain kali kalau kamu mabuk jangan datang kerumahku lagi dan satu lagi kalau kamu telat dan belum sarapan itu bukan urusanku, jadi jangan coba untuk marah sama aku, karna yang pantas marah itu aku bukan kamu.


aku langsung menutup telphone karna sangat marah sekali dengan sikap dia yang seperti itu padaku.


disisi lain,


jackson marah-marah sama ron karna dia kena marah olehku,


"berani-berani nya dia memarahiku, selama ini belum pernah ada yang berani kepadaku, awas saja kamu zie" sambil marah dia berkata seperti itu terus.


setelah selesai kerja aku langsung menjemput zain dan kita pulang bersama,


tidak lupa aku membeli makan untuk makan malam bersama zain dirumah


dan aku sangat terkejut sekali setelah sampai rumah ternyata rumahku sudah seperti kapal pecah,

__ADS_1


aku yakin kalau ini semua adalah ulang jackson karna tadi siang dia marah padaku,


karna aku ngak terima akhirnya aku langsung menghubungi dia, aku memang sengaja membuat panggilan vidio agar dia langsung tau jika aku sedang benar-benar marah padanya.


aku√•••apa maksud dengan semua ini?


jackson√•••apa?


aku√•••lihat kamu lihat ini kan?? jangan pura-pura kamu buta jackson, apa semua ini? kamu bisu kenapa ngak jawab?


jackson√•••nanti aku hubungi lagi


aku√•••tidak, aku mau sekarang kamu jelaskan padaku.


jackson√•••kamu lihat(dia mencoba memperlihatkan ternyata dia sedang ada mitting bersama banyak orang)


jadi dari tadi aku marah-marah semua orang disana sudah melihatnya dan jackson tidak mencoba untuk memberi tau aku akan hal itu,


betapa malunya diriku setelah aku tau aku langsung menutup ponselku dan dalam hatiku akan sangat menyesal melakukan itu,


akhirnya aku pun meminta bantuan shany untuk datang kerumah ku untuk ikut membersihkan isi rumahku yang sangat berantakan ini.


setelah aku dan shany selesai membereskan rumah dan zain juga sudah tidur,


aku pun ngobrol sama shany karna sudah lama kita ngak pernah lagi saling curhat,


shany cerita banyak hal tentang dirinya,


aku ikut bahagia karna sekarang shany sudah ada kekasih baru meski aku belum pernah bertemu dengan kekasih baru shany aku berharap dia tidak seperti mantannya yang dulu,


di sela-sela obrolan tentang hubungan shany tiba-tiba shany bertanya padaku,


tentang hubungan ku bersama jackson,.


aku pun bilang jika aku sama jackson masih sama kita tidak ada hubungan apa-apa meski kita sudah menjadi orang tua buat zain,


shany√•••zie aku sangat berharap jika kamu bisa memiliki orang yang bisa menjaga dan membantumu merawat zain


aku√•••tenang saja, aku sendirian masih bisa dan aku juga belum butuh untuk memikirkan pasangan, terimakasih karna kamu sangat peduli kepada ku.


shany√•••sejak kamu putus beberapa tahun lalu kamu belum lagi dapat pasangan, sekali dapat bisa bersama jackson you(sang bintang), aku tau jika jackson sudah ada sami tapi aku kasian melihatmu


aku√•••sudah lah saat ini aku sudah ada zain jadi ada atau tidak pasangan aku sudah tidak terlalu memikirkan


belum juga aku dan shany selesai bicara tiba-tiba jackson datang,


dia langsung masuk kekamar mungkin ingin melihat zain aku pun tidak terlalu peduli,


tidak lama dia pun keluar,


jackson√•••lain kali kalau telphone itu bisa tidak jangan marah-marah dulu


aku√•••bisa saja tapi kalau bicaranya sama kamu aku mungkin ngak bisa


kita debat meski hanya hal sepele di depan shany waktu itu,


jackson orang yang cukup keras jika berdebat namun dia akan tetap kalah jika aku yang bicara,

__ADS_1


akhirnya dia pun pergi masuk kamar lagi dan aku pun melanjutkan obrolan malamku bersama shany.


__ADS_2