Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB 7


__ADS_3

setelah aku selesai kerja aku dan shany bergegas pulang,


tapi aku melihat zoni sudah di depan tempat kerjaku aku tau dia pasti mau jemput shany,


kebetulan shany masih di kamar mandi jadi aku keluar duluan,


zoni√•••hai zie apa kabar


aku√•••baik


zoni√•••aku antar kamu pulang ya


aku√•••hanya ngantar aku atau shany?


zoni√•••kamu sendiri juga ngak apa-apa


aku√•••(ini lah yang aku tidak suka dari si ular zoni,) sudah siap untuk putus sama shany?


zoni√•••jangan gitu dong, shany dan kamu sama-sama penting bagiku gimana?


aku√•••sudah sangat tidak tahan dengan sikap dia yang selalu dari parasit itu(plakkk...) selamat aku memukulmu


zoni√•••berani kamu ya, (mau nampar balik)


aku√•••apa... kamu ngak trima??


shany√•••ada apa kalian? ada apa ini?


aku√•••aku yang bilang atau kamu(zoni)


zoni√•••dia menamparku sayang lihatlah ini


shany√•••zie ada apa ini?


aku√•••apa.... masih bagus kan aku hanya menamparnya saja belum memutuskan lehernya


zoni√•••kamu dengar itu sayang. aku tau dia itu iri sama kamu karna kamu sudah punyaku dan dia masih ingin merayuku

__ADS_1


shany√•••sudah cukup... sudah


aku√•••memang ular kamu itu laki-laki mulutnya sudah seperti ular.... enyahlah kamu dari hidup shany


shany√•••kita pergi( sambil memangi tanganku dan membawaku pergi untuk menjauhi pria ular itu)


malam itu kita pulang kerumah naik taksi,


didalam taksi shany hanya diam dan aku pun juga diam krna tidak mau bikin hatinya tambah sedih,


sambil aku tulis pesan buat jin untuk segera pulang dan temui aku juga shany,


sesampainya dirumah aku lihat shany lari menuju taman yang ada di dekat rumah kita...


setelah aku bayar tagihan taksi aku pun turun untuk menghampiri shany,


aku duduk tepat disisinya, dengan nada lembut aku pun meminta maaf sama dia,


aku√•••aku minta maaf


aku√•••maaf karna sudah membuatmu sedih


saat itu juga shany memelukku dan menangis...


aku melihat jin sedang berjalan menuju kami,


jin√•••ada apa ini?


jin√•••kenapa shany menangis, coba ceritakan


shany masih saja nangis di pelukkan ku


aku masih sibuk menenangkan shany hingga aku tidak menjawab pertanyaan dari jin,


aku√•••sudah jangan terlalu bersedih karna itu tidak baik


jin√•••benar, sudah tenang lah dan mulai cerita

__ADS_1


shany√•••tadi aku mendengar semua obrolan zoni sama zie(sambil menangis)


jin√•••memang mereka bicara soal apa? dan apa yang membuat kamu sedih??


aku√•••bicara pelan-pelan saja,


dengar jika aku salah aku minta maaf sama kamu,


jika kamu sudah mendengar apa yang aku bicarakan sama zoni tadi dan membuat kamu sedih aku minta maaf


jin√•••sudah tenang ya semua bisa dibicarakan baik-baik


shany√•••zoni memang pria brengsek pria bajingan bisa-bisanya dia merayu zie apakah dia tidak memikirkan perasaanku?


zie itu sahabatku dan dia pacarku, apa pantas jika pacarku merayu sahabatku didepan umum(sambil nangis yang menjadi)


jin√•••menatapku yang sedang duduk disebelah shany


aku√•••bagus jika kamu sudah tau dari awal pembicaraan ku sma si pria ular itu


jin√•••pria ular maksudmu zoni?


aku√•••sudah jelas iya kan


jin√•••oke coba sekarang ceritakan, biarkan aku mendengarnya


lalu shany berusaha cerita meski dalam keadaan menangis, sesekali aku melihat jin sedikit tertawa meski juga kasian lihat kondisi shany saat ini,


setelah semuanya sudah baik-baik saja kita lagi-lagi saling menguatkan, kita berpelukan dan sedikit tertawa


lalu aku pun meminta maaf lagi sama shany,


aku√•••maafin aku ya


shany√•••bodoh kenapa kamu yang minta maaf, seharusnya pria ular itu yang harus minta maaf sama kita


lalu kita pun tertawa bersama...

__ADS_1


itu lah mengapa aku sangat menyayangi para sahabatku itu,


kita saling menjaga, saling menyayangi dan saling percaya meski kita bukan sedarah,


__ADS_2