
aku pikir jika setelah aku menghindar dari one dan jackson dibawah aku akan aman tapi ternyata itu tidak berlaku karna belum sempat aku duduk jackson sudah ada dibelakangku dan mengikutiku dia masuk dalam rumahku dan seperti biasa dia langsung masuk kamarku tanpa bicara apa pun,
aku juga seperti biasa tidak peduli dengan kehadirannya setiap saat,
karna dia sudah masuk jadi aku pun harus mengalah dan aku duduk disofa depan saja,
saat aku sedang main ponsel sambil tiduran tiba-tiba aku melihat jackson keluar dari kamar berjalan menuju dapur dan aku masih saja tidak menghiraukan dia,
aku lihat dia sedang mengambil minum setelah dia minum dia terlihat jalan nenuju kearahku,
aku berusaha untuk segera mengalihkan pandanganku,
aku pura-pura tidak tau kalau dia sedang duduk tepat didepanku karna aku ngak melihatnya pada akhirnya dia pun berbicara padaku terlebih dahulu,
jackson√•••kenapa kamu terlihat tidak senang padaku?
aku√•••apa? kamu sedang bicara padaku? (dengan nada yang sedikit nyinggung)
jackson√•••terus maksudmu kamu aku sudah gila karna bicara sendiri? (sudah terlihat marah)
__ADS_1
aku√•••udah dari dulu kamu sudah gila(bicara pelan) gitu saja sudah baper kamu
jackson√•••kamu ada hubungan apa sama dia?
aku√•••dia siapa maksudmu?
jackson√•••jangan pura-pura ngak tau? memang aku kenal dengan temanmu siapa lagi? kalau tidak hanya dengan one
aku√•••oh.... one maksudmu? yang jelas dong kalau tanya, tidak ada.
jackson√•••tapi aku lihat jika kalian ada apa-apa
aku√•••terserah aku ngak pernah melarangmu untuk berpikir tentangku apa pun itu.
aku√•••bagus lah kalau gitu dan itu memang harus kamu lakukan terhadapku, karna jika kamu melakukannya cepat atau lambat kamu akan suka dan cinta sama aku jadi itu perlu kamu hindari
jackson√•••hmm... ngak mungkin. karna hal itu tidak akan pernah masuk akal bagiku
aku√•••terserah saja, tapi jika kmu penasaran boleh juga jika kamu ingin mencobanya? karna itu sudah pernah terjadi dan sudah terbukti
__ADS_1
jackson√•••apa yang sudah terjadi dan mana buktinya? coba tunjukan padaku, mana.... mana.... mana....
aku√•••benar kamu ingin bukti?
jackson√•••ya jelas itu.
aku√•••zain kamu lihat dia bukan? dia lah jawabannya dia buktinya kmu tentu ingat kan kejadian dimana kita tidak saling kenal dan tau sama lain tapi kita sudah melakukan hubungan itu hingga akhirnya zain ada, dulu kamu menghina dan mengutukku tapi sekarang? kamu disini bersama ku dan zain dan kamu sudah tau itu bukan, jadi jika kamu akan terus berada disini kamu pasti akan suka sama aku(tertawa keras)
setelah mendengar itu jackson terlihat menatapku dan terlihat dia sepertinya memikirkan apa yang baru saja aku ucapkan,
jackson masih nenatapku tanpa bicara karna aku merasa risih akhirnya aku meninggalkan dia dan aku pun masuk kamar untuk melihat zain yang sudah tidur,
saat didalam kamar aku pun berpikir sangat berani sekali tadi sikapku terhadap jackson you,
dan berharap dia tidak berpikir macam-macam terhadapku
setelah beberapa menit aku dikamar dan membiarkan jackson diluar,
aku mendengar pintu rumahku dibuka mungkin saja jackson sudah pergi dari rumahku setelah itu aku mencoba keluar dan benar saja dia sudah pergi tanpa pamit sama aku,
__ADS_1
apa mungkin kata-kataku tadi ada yang membuatnya baper sehingga dia marah padaku,
ah... aku tidak peduli akan hal itu terserah saja.