
Tepat hari ini usia kandunganku sudah berjalan 7bulan, tak terasa bagiku ternyata aku mampu melewati semua ini,
aku sangat bahagia tinggal disini, meski tidak ada shany dan juga jin di sisi ku tapi semua orang yang bersama ku saat ini sudah cukup untuk menggantikan mereka bedua disisi ku,
karna hari ini shany dan jin mau berkunjung kesini jadi aku sangat bahagia,
semenjak aku tinggal disini mereka selalu datang dalam satu bulan bisa sampai 2kali jadi aku tidak begitu merasa jauh dari mereka,
hari ini aku berencana untuk belanja kebutuhan calon anakku di temani mereka berdua,
tak terasa aku sebentar lagi akan punya anak dan menjadi ibu sedikit sedih jika aku mengingat ini semua,
setiap hari aku sengaja mencari tau kehidupan jackson you dari internet dan buka ditv,
aku lihat dia sangat bahagia dengan hidupnya dan aku dengar dia juga makin serius sama kekasihnya yaitu sami,
sami adalah bintang besar sama seperti jackson mereka sangat cocok jika bersanding karna sama-sama cantik dan tampan, sama-sama artis besar kadang jika aku melihat mereka aku sedikit iri,
bukan iri sama hubungan mereka hanya saja iri jika melihat hidupnya yang begitu indah dan juga mudah,
memang aku tau tidak setiap orang bisa memiliki apa yang kita mau tapi setidaknya jika setiap orang bisa selalu berusaha untuk mewujdkan meski kadang tidak bisa ya... paling tidak kita sudah mau berusaha,
karna untuk masalah hasilnya bukan tanggung jawab kita bisa berhasil atau tidak,
yang dibutuhkan adalah kerja keras dan usaha itu sendiri.
saat aku masih sibuk bekerja dari jauh aku melihat shany dan jin datang menuju tempatku bekerja,
shany tersemnyum melihat perutku yang terlihat besar saat itu,
dia pun memelukku begitu pula jin,
shany√•••apa kabar kamu,
kenapa semakin hari wajahmu semakin cantik saja, aku sampi iri melihatmu
aku√•••benar kah itu?
jelas dong aku terlihat cantik kita kan orang kaya(sambil tertawa ngledek)
shany√•••kaya dari mana? ngak percaya aku
bibi jin ikut bicara√•••zie terlihat cantik itu karna auranya muncul ketika seorang wanita sedang hamil bisa saja malah lebih cantik dari pada sebelum hamil
aku√•••terimakasih bibi(tersenyum malu)
jin√•••gimana masih bisa lari dalam kondisi saat ini? (sambil memegang perutku)
aku√•••jelas masih bisa cuma akunya yang ngak mau
mereka bantuin aku dan bibi berjualan sampai kitapun menutup resto karna sudah habis,
kebetulan hari ini masih sore sudah habis jadi aku pun bisa pulang lebih awal,
aku ajak jin dan shany pulang kerumahku, tidak lupa jin mampir dulu kerumah orang tuanya,
setelahnya kita pergi ketempat perbelanjaan untuk membeli sedikit keperluanku saat nanti aku melahirkan,
setelah beberapa jam kita belanja sampai lah kita ditempat makan, karna sudah begitu lapar kita pun makan,
aku√•••jika aku melahirkan kira-kira kalian pas ada disini tidak ya?
shany√•••tentu kita akan disini bersamamu
jin√•••tenang saja kan masih lama, jadi kamu jangan khawatir
__ADS_1
aku√•••aku sich nggak apa-apa jika pun kalian ngak disini, hanya saja aku sedikit takut (tertawa)
shany√•••zie yang benar saja, kamu bilang takut(tertawa keras) kenapa baru sekarang kamu bilang takut, seharusnya saat kamu tidur dengan jackson waktu itu kamu takut.
aku√•••hmm jangan bahas lagi deh,
setelah selesai semua kita pulang,
dan esok harinya mereka pamit untuk kembali ke ibu kota,
lagi dan lagi aku berpisah dengan mereka, saat mereka mau masuk mobil tiba-tiba shany nyuruh aku dekat dengannya lalu kita bertiga foto bersama dalam foto itu perutku terlihat buncit seperti badut meski sudah hamil tua namun berat badanku tidak bisa besar masih sama seperti sebelum hamil besar,
mereka pun pergi dan aku melanjutkan aktifitasku kembali,
disisi lain, jackson you menyuruh asistennya untuk mencariku karna ada hal yang mau dia bicarakan sama aku, entah masalah apa itu
jackson√•••dengar kamu tau wanita ini kan(sambil memperlihatkan fotoku entah dari mana dia ambil fotoku waktu itu) kepada asistennya,
asisten√•••oh nona zie itu?
jackson√•••masa bodoh siapa namanya aku nggek peduli, yang pasti bawa dia kesini
asisten√•••baik tuan
lalu asisten itu pun pergi menuju tempatku tinggal karna sebelumnya dia sudah tau dimana tempat tinggalku,
dia menunggu lumayan lama dan datang lah shany dari kerja,
karna asisten jackson tau kalau shany adalah sahabatku jadi dia pun bertanya pada shany dimana aku saat ini,
asisten√•••maaf, anda kenal nona zie?
shany√•••kamu siapa? tunggu sepertinya aku pernah melihatmu, tapi dimana ya?
nona zie ada dimana sekarang?
shany√•••aku tidak kenal siapa yang kamu maksud( sambil berjalan menjauh)
asisten√•••tunggu nona, aku tau anda sangat kenal dengan nona zie karna aku sering lihat kalian bersama jadi tolong katakan dimana nona zie
shany√•••dengar ya jangan sampai aku teriak disini dan mereka semua akan memukulmu
asisten√•••mohon kerja samanya nona, tuan kami mau bertemu dengan nona zie
shany√•••oh jadi kamu asisten jackson you ya
asisten√•••itu benar, jadi mohon beri tahu kami dimana nona zie
shany√•••ngak tau(langsung lari dan menjauh)
hingga akhirnya asisten jackson you tidak bisa menemukan shany juga aku,
lalu asisten jackson pun pulang dan menemui bos nya,
jackson√•••sudah kamu kasih tau kalau aku mau bertemu?
asisten√•••maaf tuan, nona zie tidak terlihat dirumah atau pun ditempat kerja, tadi saya juga sudah bertemu sahabat dari nona zie tapi dia malah keburu lari
jackson√•••kenapa? ada yang aneh, apa yang mereka coba tutupi? kamu cari tau semua tentang wanita itu dan cari dimana dia saat ini, (berani-beraninya dia menghindari aku, jelas dia sedang menyembunyikan sesuatu)
asisten√•••baik tuan segera akan kami cari tau dan laporkan kepada anda.
sejak saat itu jackson mulai binggung dengan sikapku yang tiba-tiba menghilang, karna biasanya dia sering bertemu dengan ku,
meski dia mengganggap aku ini ngak penting tapi entah apa yang dia pikirkan tiba-tiba dia mencariku.
__ADS_1
hari-hari aku melewatinya dengan penuh semangat,
hari ini aku harus pergi untuk kepasar mencari kebutuhan rumahku,
jika di ibu kota aku lebih suka naik MRT disini aku malah lebih suka naik bus,
kerna bus disini selalu banyak orang jadi aku suka saja jika ramai-ramai,
setelah tiba dipasar aku pun membeli kebutuhanku, tidak sengaja aku bertemu dengan seseorang yang pernah aku lihat entah dimana aku pun lupa,
tapi setelah aku cukup lama melihatnya akhirnya aku ingat siapa dia ternyata dia itu adalah asisten dari jackson you,
setelah sadar aku pun pergi menjauh agar dia tidak bisa melihatku,
aku putuskan untuk pulang dan tidak jadi beli apapun dipasar,
setelah aku naik taksi dan pulang kerumah aku sedikit takut jika dia diam-diam mengikuti ku sampai kerumah,
setelah sampai rumah aku menelphone bibi agar hari ini aku dikasih cuti kerna aku ngak mau keluar rumah untuk saat ini.
setelah aku menghubungi bibi, aku terus menelphone shany untuk bertanya.
aku√•••shany apa kamu mendengarku?
shany√•••iya, memang ada apa? kenapa nada bicaramu pelan sekali, kamu ngak apa-apa kan?
aku√•••nggak ada apa-apa tenang saja, aku mau tanya sesuatu sama kamu
shany√•••apa itu?
aku√•••apa kamu pernah cerita ke seseorang jika sekarang aku tinggal disini?
shany√•••tidak kok, memang ada apa? cepat katakan
aku√•••disini aku melihat asisten jackson tadi, dia berada dipasar nggak mungkin kan jika seorang jackson datang kepasar di kota kecil ini
shany√•••apa? kamarin aku didatangi asisten jackson dan dia bertanya keberadaanmu tapi aku ngak bilang apa-apa sama dia.
aku√•••apa, memang ada masalah apa dia mencariku, bukankah sudah ngak ada masalah antara aku dan dia
shany√•••sudah kamu tenang saja, jangan mikir yang tidak-tidak nanti kasian bayimu
aku√•••bajingan memang dia itu sok berkuasa dan seenaknya sendiri(aku semakin membencinya)
shany√•••sudah jangan sampai kamu stres nanti kamu sakit, tenang saja ngak akan mungkin dia bisa menemukanmu( meski dalam hati shany juga bertanya-tanya)
aku√•••ya sudah, hari ini aku sengaja ambil cuti dari bibi aku ngak mau keluar dulu
shany√•••iya sebaiknya kamu tetap dirumah dulu. sudah jangan terlalu banyak memikirkan hal yang aneh
setelah aku melihat asisten jackson hatiku merasa ngak tenang,
aku takut jika mereka melihatku dengan kondisi ku saat ini, aku hanya mikir anakku saja tidak ada yang lain
apa yang akan mereka lakukan jika sampai tau aku sedang mengandung anaknya jackson,
malam hari pun tiba tapi aku masih saja merasa cemas dan takut untuk keluar rumah,
sudah larut malam aku mencoba untuk tidur namun masih belum bisa juga meski mata ini sudah lelah,
perutku terasa tidak nyaman aku semakin takut jika terjadi sesuatu terhadap anakku,
karna perutku terasa ngak enak dan badanku merasa sakit semua akhirnya aku putuskan untuk kerumah sakit sendirian,
sebelum keluar rumah aku pastikan jika tidak ada yang bisa mengenaliku,
__ADS_1