
setelah beberapa hari aku sering melakukan hubungan komunikasi lebih sering dengan jackson menggenai zain,
jika kemarin-kemarin aku komunikasi lewat ron meski hanya sekedar tanya tentang zain,
tapi sekarang aku lebih bisa sedikit terbuka tentang zain kepada jackson meski kadang dia tidak sempat untuk tanya terlebih dahulu,
sedikit demi sedikit aku sudah mulai terbiasa dengan obrolan ku setiap harinya bersama jackson meski tidak lebih hanya membahas tentang anak bukan yang lain,
karna kita sama-sama punya komitmen dimana kita tidak akan mencampurkan masalah pribadi sama masalah anak,
jadi meski sekarang aku sering komunikasi dengan jackson aku masih tidak berani jika harus lebih dari sekedar tentang anak.
aku berusaha menghormati jackson sebagai ayah dari anakku,
dan aku rasa jackson juga bersikap sama padaku meski dia tidak pernah mengutarakan tapi sudah cukup dilihat dari tingkah lakunya padaku.
hari ini aku libur kerja jadi aku ingin pergi mengajak zain jalan keluar sekalian ingin belanja,
aku memang sengaja bangun siang hari ini karna aku lagi males untuk bangun dipagi hari,
sekitar jam 11 lebih aku bangun,
setelah aku bangun aku segera menyiapkan makan untukku dan juga untuk zain,
aku pun juga mulai berkemas rumah dan saat aku sedang makan aku melihat ternyata jackson sudah beberapa kali menggirimi aku banyak pesan,
setelah aku melihat ternyata dia ingin bertemu dengan ku juga bersama dengan zain malam ini,
aku pun langsung membalas pesan nya jika aku bisa untuk bertemu dengannya malam ini,
dan malam pun tiba,
setelah aku sudah siap dan zain pun juga sudah siap tidak lama menunggu ron memberi kabar jika dia sudah menungguku dibawah rumah,
sebenarnya aku sedikit gugup karna memang belum pernah aku mengajak zain bertemu dengan jackson diluar selain dirumahku sendiri,
seperti biasa aku hanya memakai baju yang sangat simple malam ini karna aku merasa tidak ada yang spesial malam ini jadi aku juga tidak perlu untuk dandan atau pun pakai baju yang berlebihan,
setelah aku tiba dibawah dan bertemu ron aku pun sempat untuk bertanya padanya jika ada masalah apa kok tumben jackson mengajak ku bertemu diluar,
tapi dengan sangat santainya ron hanya menjawab kalau tidak ada apa-apa,
dan sebenarnya dia juga tidak begitu tau maksud dari jackson memintaku bertemu malam ini,
jujur aku semakin ngak mengerti ada apa sebenarnya
aku hanya mencoba untuk tetap berpikir positif meski hati ku terasa ngak nyaman dengan sikap jackson malam ini,
dalam perjalanan aku melihat jika mobil yang aku naik ki saat ini sedang menuju kerumah jackson lalu aku pun bertanya sama dan ternyata benar jika aku akan dibawa kerumah jackson bersama dengan zain,
kemarin aku sudah pernah datang kesana tapi hanya sendiri an dan sekarang aku harus membawa zain bersamaku,
jadi perasaan yang sedikit aku takut kan semakin lebih banyak dibanding waktu aku datang sendirian itu semua hanya karna aku sangat mengkhawatirkan zain saja.
setelah aku tiba ditempat parkir hatiku semakin merasa tidak menentu,
aku merasa ada hal yang tidak biasa,
dan lagi-lagi aku berusaha kerja sama dengan hati juga pikiranku,
aku menarik nafas panjang sebelum akhirnya aku keluar dari mobil,
__ADS_1
aku diantar ron untuk bisa masuk kedalam,
hingga akhirnya aku sampai lah didepan pintu rumah jackson,
sambil aku menggendong zain rasa nya pikiran dan hatiku tidak sejalan karna aku pikir aku harus masuk tapi didalam hatiku aku tidak ingin masuk,
dan setelah ron menekan bell tidak lama kemudia aku lihat jackson sendiri yang membuka pintu,
sedikit aneh karna masa iya seorang bos mau membuka kan pintu untuk bawahannya,
setelah itu aku pun berjalan masuk kedalam rumah dan aku sanggat terkejut sekali karna ternyata didalam rumah sudah ada beberapa orang disana,
aku melihat sami juga ada disana dan yang lain aku belum pernah tau dan bertemu sebelumnya,
mereka terlihat sangat cantik dan tampan
karna aku yakin jika mereka semua adalah orang kaya sama seperti jackson,.
aku mulai merasa ngak enak tapi aku harus tetap bertahan disini demi zain,
mungkin jika zain saat ini tidak bersama ku aku bisa lari tapi untuk saat ini aku harus tetap tenang diantara para sang bintang besar disini,.
setelah aku masuk dan mereka semua melihatku dan memandangku,
sedikit risih sebenarnya tapi aku mencoba tetap tenang,
aku mendengar jackson mulai bicara dan mencoba mencairkan suasana yang tadinya sangat dingin
jackson bilang jika malam ini adalah malam yang sangat penting baginya dalam hidup karna malam ini dia akan memberi kejutan buat semua orang yang sudah hadir disini,
terlihat mereka semua binggung dan aku juga ikut binggung dengan kata-kata jackson,
aku tidak ingin menebak apa pun karna bagiku itu tidak penting
aku masih menggendong zain dalam dekapanku
meski zain tidak tidur tapi dia sangat anteng
lalu jackson menghampiriku dan mengambil alih karna dia ingin menggendong zain,
jackson bilang sama salah satu tamu disana dan dia bilang,
jackson√•••gimana ma menurutmu apakah aku sudah pantas untuk menjadi seorang papa?
dan banyak diantara mereka bilang jika sudah sangat pantas untuk jackson karna mengingat umurnya yang sudah cukup untuk menjadi seorang ayah,
meski jackson sudah berumur 30tahun lebih tapi itu tidak terlihat dari wajah dan juga penampilannya,
lalu salah satu dari mereka pun mencoba mendekati jackson dan zain dan dia pun bilang jika zain sangat mirip sama jackson waktu kecil,
nggak butuh waktu lama dia pun memanggilku dan aku dikenalkan sama semua orang disana satu persatu,
aku masih ngak ngerti maksud dan tujuan jackson melakukan ini semua,
setelah aku mengetahui ternyata ada anggota keluarga dari jackson disana,
ada ibu bapaknya, dan ada juga kakak perempuan juga kakak iparnya, dan para sahabatnya juga kekasihnya (sami)
aku merasa canggung tapi aku masih mencoba untuk tetap bertahan
lalu jackson yang masih menggendong zain pun bilang jika memang benar adanya anak yang saat ini bersamanya adalah anaknya,
__ADS_1
anak kandungnya dan aku adalah ibu dari anak jackson you
mereka semua terdiam dan terlihat sangat syok waktu itu,
tapi aku melihat ibu jackson bilang "apakah ini semua benar adanya? "
dan jackson pun menjawab"iya ma ini cucumu zain namanya dia anakku, anak kandungku yaitu cucumu"
setelah mendengar itu semua rasaanya dadaku terasa sesak sekali aku ingin segera membawa zain untuk lari bersama ku karna aku takut mereka sumua akan membenci zain dan akan menyalahkan zain,
tidak terasa air mataku jatuh karna melihat ini semua dengan waktu yang sangat singkat jackson sudah berhasil bikin hatiku terasa sedikit kecewa padanya.
karna aku masih belum siap untuk menerima ini semua
tapi setelah jackson bilang seperti itu, semua keluarga jackson terlihat sangat bahagia bahkan ibu jackson segera menghampiri zain dan menggendongnya tidak lupa papa jackson yang terlihat senyum ketika melihat zain, kakak juga iparnya juga sangat senang
karna melihat mereka mau menerima zain aku sedikit lega tapi aku masih belum trima dengan sikap jackson yang tiba-tiba ini.
aku melihat sami yang datang menghampiriku lalu dia menamparku dengan sangat keras sekali,
mereka semua melihatku dan sami pun bilang;
sami√•••kamu hanya seorang palacur tidak lebih dari itu, aku bisa menerima jika kamu sangat gila dengan jackson karna dia memang orang terkenal dan sangat kaya tapi jangan kamu bawa anak haram itu kedepan keluarga jackson, kamu perempuan tidak tau malu
aku terdiam setelah ditampar dan dicaci maki sama kekasihnya jackson,
mereka yang ada disana melihatku,
sami sangat marah padaku dan aku bisa menggerti perasaan sami jika dia kecewa dengan ini,
tapi aku tidak bisa trima sama dia karna dia membawa-bawa zain dan bilang jika dia anak haram,
sami dibawa jackson kelantai atas terlihat sami masih marah dan masih mengutukku,
aku masih diam saja dan mencoba kuat meski aku tidak sanggup menahan air mata ku.
yang bikin aku lemah saat itu karna zain melihat ku ditampar sama sami didepannya,
aku pun menghampiri zain dan bilang sama dia bahwa"mama tidak apa-apa lihat aku kuat bukan"
keluarga jackson mencoba menenangkan ku dan mengguatkan ku,
aku pun pamit pada mereka semua yang ada disana aku pun bilang;
aku√•••terimakasih banyak untuk semua yang ada disini dan maaf karna aku dan anak ku acara kalian terganggu tidak seharusnya aku dan anakku datang,
mohon maaf kan lah aku,
dan aku pun bilang sama seluruh keluar jackson jika aku sangat bahagia karna kalian tidak menyakiti zain, aku pun memohon maaf pada keluarga termasuk pada ibu dan papanya,
lalu aku pun pamit dan segera maninggalkan rumah jackson
aku keluar dari rumah jackson **tapi tiba-tiba aku bertemu dengan pria yang pernah aku jumpai ditempatku kerja dan pria itu ternyata one,
aku mencoba menghapus air mataku agar one tidak bisa melihatku menangis,
dan setelah dia tau kalau aku sedang disini dia pun bertanya padaku,
"kamu kenal dengan jackson you?" aku belum sempat jawab lalu aku pun pergi meninggalkan dia tanpa menjawab pertanyaannya aku langsung** menuju parkiran karna berharap bertemu dengan ron dan memintanya untuk segera mengantarku pulang,
setelah aku bertemu dengan ron aku pun minta diantar pulang.
__ADS_1