
sesampainya aku dirumah aku langsung memeluk zain dan bilang sama dia,
"tenang sayang lihat mama sudah bisa menyelesaikan masalah ini, kamu tau kan mama itu kuat dan pintar"saat bilang seperti itu aku menangis seperti orang yang sedang patah hati.
saat malam hari aku selalu memandang wajah zain jika dilihat memang benar jika zain itu mirip sama jackson mata, hidung sama bibirnya semua sama dengan jackson tapi sangat disayangkan sekali jika jackson tidak menginginkan anak ini,
tidak masalah karna zain itu hanya anakku dan bukan anak jackson you,
Aku mencoba memejamkan mataku karna ingin istirahat sejenak dan barharap setelah bangun semua lelahku hilang,
tapi belum juga aku bisa tidur zain nangis sepertinya dia tau apa yang saat ini aku rasakan,
setelah aku menggendongnya ternyata badannya panas sekali makanya dia nangis,
aku mencoba memberinya susu namun dia masih saja menangis karna aku takut jika terjadi sesuatu sama zain akhirnya aku bawa dia kerumah sakit,
setelah diperiksa dokter bilang zain ngak apa-apa hanya dia harus dirawat dulu dirumah sakit, dokter pun sering bilang jika itu normal untuk anak yang lahir prematur karna daya tahan tubuh ngak sama dengan bayi pada umumnya,
sejak zain lahir dia memang sering ngak enak badan meski hanya demam biasa tapi aku sendiri yang selalu merasa cemas,
saat malam hari shany dapat kabar bahwa besok dia sudah bisa masuk kerja lagi,
shany sangat bahagia waktu itu sesaat setelah dia menerima kabar dia langsung menghibungi ku dan memberi kabar itu,
saat itu aku masih harus menjaga zain dirumah sakit karna dia masih demam,
shany merasakan bahagia sekaligus sedih kala itu
sedih karna dia mendengar jika zain kembali harus dirawat dirumah sakit, aku selalu bilang sama shany jika jangan khawatir krna zain anak yang kuat.
saat ini zain sudah berumur 6bulan,
dia sangat tampan dan sangat pintar sekali itu sebab nya shany juga jin begitu menyayangi zain,
meski ayah kandung zain yaitu jackson you tidak tau tentang ini tapi itu tidak masalah buatku,
keesok kan harinya saat shany mau pergi kerja dia bertemu dengan jin,
lalu jin pun bertanya sama shany hendak pergi kemana saat itu shany mencoba menceritakan semua sama jin,.
setelah beberapa hari jin mencoba bertanya padaku tentang masalah shany yang tiba-tiba bisa masuk kerja lagi, padahal sejak shany dipecat dari tempat kerja yang lama dia bekerja disebuah toko roti saat itu,
aku tau apa yang dipikirkan oleh jin dan dia anggap hal ini sangat ngak wajar saja kenapa secara tiba-tiba shany disuruh kembali bekerja,
jin bertanya padaku karna dia mikir jika aku lah yang bisa bikin shany kembali bekerja lagi, dia curiga aku sudah bertemu dengan jackson sebelumnya tanpa sepengetauhuan dari shany dan juga jin.
setelah dipaksa dan beberapa kali jin mendesakku pada akhirnya aku pun bilang jika iya aku sudah menemui jackson dan bilang padanya apa yang sudah aku katakan dengan jackson kala itu,
aku mendengar nada suara jin sedikit marah tapi dia mencoba untuk menahannya,
__ADS_1
setelah zain sudah diizinkan untuk pulang aku pun sangat senang,
tidak menunggu lama aku membawa zain pulang,
meski kala itu tabunganku sudah sangat sedikit karna sudah beberapa hari aku belum bisa masuk kerja sejak zain sakit,
saat aku tiba dirumah aku segera bersiap untuk pergi bekerja, zain pun aku bawa untuk ikut bekerja bersama ku seperti setiap harinya,
sebenarnya aku ingin segera kembali ke ibu kota agar aku bisa bekerja ditempat lamaku,
karna jika aku tinggal disini sedikit sulit karna gajinya ngak begitu besar hanya cukup untuk kebutuhan beberapa minggu saja,
tapi meski begitu aku tetap ngak boleh egois karna dengan aku tinggal disini jackson tidak akan menggangguku dan zain,
aku akan terus mencoba dan berusaha saja.
waktu shany dan jin keluar bersama mereka tidak sengaja bertemu dengan jeckson di salah satu mall di ibu kota,
jackson terlihat sedang bersama sami kekasihnya mereka terlihat hendak menuju tempat makan saat jin melihat jika jackson disana dengan sangat cepat dia pergi untuk menghampiri jackson tak lupa shany juga ikut lari mengejar jin,
jin√•••bro apa kabar? masih ingat kan dengan ku?
jackson√•••ada apa lagi? aku ngak waktu untuk kalian berdua
shany√•••sombong banget kamu,
jin√•••bisa kita bicara?
jin√•••kamu tenang lah dulu, biarkan aku bicara dengan dia
jackson√•••sebenarnya aku males sama kalian berdua,
jin√•••hanya sebentar
jackson√•••baik lah 3menit
jin√•••oke,
setelah mereka pergi dan mencari tempat jin pun langsung bertanya sama jackson,
jin√•••zie datang bertemu denganmu?
jackson√•••iya, kenapa memang? oh dia mengadu sama kamu?
jin√•••bilang apa saja dia denganmu?
jackson√•••hanya menyuruhku membebaskan sahabatnya saja dan aku juga sudah melaksanakannya
jin√•••ada hal lain? selain itu?
__ADS_1
jackson√•••tidak ada hanya itu saja,
karna sudah jelas sekarang bahwa aku sama dia tidak lagi ada masalah apa-apa jadi aku setuju untuk kesepakatan itu
jin√•••kesepakatan apa yang kamu maksud?
jackson√•••kesepakatan bahwa dia sudah bilang dengan jelas kalau anak itu bukan anakku dan sudah sangat jelas bukan dia wanita seperti apa, jadi aku kasih tau sama kamu jangan bilang lagi jika aku hanya seorang pria lemah.
jin√•••hmmm benar-benar bodoh!
jin yang emosi saat itu dia langsung memukul jackson yang terus menerus menghina ku dan merendahkan ku, lantas dia pun bilang sama jackson jika hari esok ngak ada lagi kesempatan kedua baginya untuk apa yang sudah dia lakukan saat ini kepadaku dan juga zain,
jin sangat marah sekali hingga akhirnya dia tantang jackson untuk melakukan tes DNA sama zain tanpa sepengetahuan dari ku,
dan jika jackson berani itu artinya dia bukan lagi pria lemah.
mendengar perkataan dari jin langsung saja jackson sangat marah hingga akhirnya membuat mereka berkelahi didalam restoran itu.
shany juga sami datang untuk menenangkan mereka dan membawa jin pergi dari tempat itu,
setibanya jin dan shany dirumah mereka pun bicara pelan-pelan dan jin pun mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi waktu dia dan jackson bicara tadi,
shany terlihat sangat sedih dan menangis karna mendengar jackson yang menghina ku di depan jin.
akhirnya jin dan shany memutuskan untuk secepat nya bisa membawa zain dan melakukan tes DNA bersama jackson agar mereka bisa secepat nya melihat jackson menyesali semua yang sudah dia lakukan terhadapku dan juga zain.
hari minggu seperti biasa shany dan jin berkunjung untuk menemui ku di kota D,
sesampainya mereka ditempatku mereka pun langsung menggendong zain yang kala itu sedang bermain dengan mainan nya,
aku masih sibuk bekerja karna hari ini sangat ramai orang datang jadi aku sangat sibuk.
aku sangat bersyukur karna mereka datang jadi zain ada yang jagain saat aku sedang sibuk kerja
saat aku sibuk aku melihat jin dan shany membawa zain masuk kemobil lalu aku pun datang untuk bertanya mau dibawa kemana zain tumben kalian membawanya?
jin hanya bilang tenang aku hanya ingin membelikan baju untuk zain,
dia pun menyuruhku kembali bekerja,
aku ngak ada perasaan dan pikiran yang aneh-aneh waktu.
disisi lain karna jin dan jackson sudah sepakat sebelumnya untuk melakukan tes DNA jadi jackson meminta dokter yang ada di kota D untuk membantunya,
dia menyiapkan dokter disalah satu rumah sakit dan hari ini jadwal nya zain untuk diambil sempel darah dan juga rambut untuk dicocok kan sama jackson,
maka nya jin dan shany kerja sama untuk membawa zain pergi menemui dokter tanpa aku,
jin dan shany menemui dokter lalu setelah semua selesai zain pun langsung dibawa pulang sama jin agar jackson tidak bisa melihat wajah zain kala itu,
__ADS_1
sesaat setelah jin dan shany pergi rombongan dari jackson datang, lalu jackson mencoba bertanya pada dokter itu apakah anak itu sudah tiba, dan dokter pun bilang jika sudah selesai semua.
tidak lupa jin mampir untuk beli baju untuk zain agar aku tidak curiga dengan mereka.