Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB82


__ADS_3

Sudah sangat larut tapi aku tidak juga bisa istirahat karna aku merasa tidak tenang karna zain masih juga belum pulang bersamaku,


Tidak mungkin kan jika aku meminta jackson agar segera mengajak zain pulang karna jackson juga punya hak atas zain,


Aku hanya takut jika ada yang terjadi pada zain karna aku tidak bersamanya saat ini.


Setelah hatiku semakin tidak tenang akhirnya aku berani kan diri untuk mencari tahu dari ron aku pun segera menghubungi ron,


Ron√•••hallo nona zie iya ada apa?


Aku√•••ron apakah pesta nya belum juga selesai?


Ron√•••kelihatannya masih belum selesai, memang ada apa?


Aku√•••aku khawatir dengan zain takut jika dia rewel disana


Ron√•••tuan jackson bersama zain selalu jadi nona tenang saja


Aku√•••baik lah jika seperti itu, mungkin hanya pikiranku yang terlalu khawatir pada zain, terimakasih ron


Setelah mendengar kabar dari ron aku sedikit tenang bagus jika jackson bisa menjaga zain meski tanpa aku disisi zain, tapi tetap saja aku masih belum bisa tenang aku masih berharap zain bisa segera pulang


Aku masih saja terjaga dan belum tau kapan jackson membawa zain kembali,

__ADS_1


Setelah cukup lama aku mendengar ada suara seseorang datang dan dengan segera aku lari untuk membuka pintu,


Zain akhirnya kembali dengan segera aku memeluk zain yang sedang tertidur digendongan jackson


Jackson√•••kenapa sikap mu seperti itu? seperti tidak pernah ketemu saja sama zain


Aku√•••sini biar aku bawa dia kekamar


Aku pun segera membawa zain untuk segera masuk kekamar dan istirahat, sesaat aku memandangi wajah zain yang sedang tertidur, dalam hatiku aku berkata "entah akan jadi apa jika hidupku tanpa kamu nanti sayang, jadi mama mohon jangan pernah kamu meninggalkan mama tetap lah bersamaku" aku merasa sidikit terharu karna beberapa saat jauh dari zain dan aku merasa jika aku tidak mampu jika tanpanya disisi ku,


Jackson√•••kenapa kamu masih saja memandangi zain? Tenang dia hanya tidur


Aku√•••apa maksudmu? Enak aja kalau bicara, sudah sukur aku mengizinkan zain untuk pergi meski tanpa aku disisinya


Aku√•••sudah lah lupakan saja, sana pulang sekarang sudah malam


Jackson√•••kamu mengusirku? Yang benar saja?


Aku√•••memang kamu mau ngapain lagi disini? Aku mau istirahat


Jackson√•••memang hanya kamu saja yang ingin istirahat? Aku juga capek tau karna sudah menjaga zain dari tadi


Aku melihat jackson masuk ke dalam kamarku dan dia pun bergegas bersiap untuk segera pergi tidur,

__ADS_1


Aku√•••jika malam ini kamu tidur disini aku minta jangan banyak tingkah


Jackson√•••bukan kah kamu yang selalu banyak tingkah jika dekat dengan ku?


Aku√•••jangan banyak bicara, cepat tidur


Pada akhirnya aku pun tidur disebelah jackson untuk kesekian kalinya, entah kapan rasa nyaman ini datang yang pasti jika aku dekat dengan jackson dalam kondisi apa pun aku sudah mulai terbiasa,


Tidak terasa pagi pun tiba aku merasa jika semalam aku tidur sangat nyenyak hingga membuat ku bangun merasa sangat segar, aku pun segera bersiap untuk segera pergi kerja


Saat aku pergi keluar aku melihat bibi huan sudah menyiapkan sarapan dimeja makan


Aku√•••selamat pagi bibi huan


Bibi huan√•••selamat pagi sayang, cepat lah sarapan sudah siang ini


Aku√•••terimakasih bibi,


Bibi huan√•••apa kah ada tamu? Maksud ku papanya zain


Aku√•••iya, semalam dia membawa zain sudah sangat larut malam jadi dia mengginap disini oh... Jika nanti dia bangun bisa suruh dia makan dan biar kan dia segera pergi


Bibi huan√•••baik lah!

__ADS_1


Sebenarnya aku masih belum bisa menerima jackson untuk bisa masuk bagian dalam hidupku, aku masih merasa jika aku dan zain masih belum bisa pantas untuk dirinya yang sangat sempurna.


__ADS_2