
hari ini aku akan pergi untuk melakukan interviu kerja,
zain aku titip kan sama shany hari ini karna dia ngak masuk kerja,dia mau masuk nanti siang karna sekarang ada pembagian jam kerja,
setelah aku bersiap-siap langsung aku bawa zain menuju rumah shany yang berada dilantai bawahku,
setelah aku selesai menitipkan zain,
aku lantas bergegas ketempat kerja baru ku,
aku melamar kerja di salah satu hotel besar di ibu kota, mencoba dulu saja untuk hasilnya aku sudah pasrah,
aku harus tetap semangat bekerja karna aku sudah ada zain tanggung jawabku.
meski aku melamar kerja dihotel besar itu hanya dibagian house kippeer itu tidak masalah buatku karna aku melihat gajinya yang lumayan besar juga waktu kerja yang pasti jadi mari aku mencobanya dulu,
aku sudah tiba didepan hotel,
aku melihat jika hotel itu bernama hotel pesawat tempur, dari luar sudah terlihat besar dan mewah sekali mungkin yang akan datang kesini hanya orang kaya dan para selebriti,
aku langsung masuk dan bertanya pada salah satu pegawai yang sedang sibuk diluar,
lalu dia pun mengantarku menuju ruangan HRD
aku pun masuk dan mulai di interviu,
setelah beberapa menit sudah selesai dan mereka masih belum ada putusan jadi aku harus menunggu untuk beberapa hari,
aku berusaha untuk tidak pesimis dengan putusan,
saat aku berjalan mau keluar aku tidak sengaja melihat ron disana dalam hatiku aku berkata"jika disini ada ron pasti ada jackson" aku berusaha untuk tidak peduli dan mengganggap bahwa aku tidak mengenal mereka,
dan benar saja, dilobby terlihat semua para penjaga sudah mulai siap-siap sepertinya akan ada tamu yang spesial akan datang, karna ada banyak orang yang ada dipintu utama aku jadi tidak bisa keluar karna begitu banyak orang,
aku berdiri tepat disisi pot bunga besar dan ron pun melihatku tapi aku berusaha untuk menghindar dan pura-pura tidak melihatnya,
aku melihat jackson dan teman-temanya keluar dari mobil mereka masing-masing,
aku juga melihat jackson sedang bersama sami(kekasihnya) mereka terlihat satu mobil dan jalan bersama,
aku memang sengaja untuk tidak mau terlihat oleh jackson makanya aku memilih untuk sembunyi darinya,
karna semua sudah terlihat masuk aku pun bergegas untuk segera keluar,
setelah aku bisa keluar dari hotel mewah itu aku langsung pulang dan menjemput zain dirumah shany,
setibanya aku dirumah shany aku langsung bertemu dan melihat zain yang sedang anteng di atas ranjang shany,
saat itu shany sedang melihat berita selebriti di tv dan kabar dari jackson keluar,
saat itu shany bilang padaku,
shany√•••kamu lihat jackson you terlihat sangat ganteng kalau ditv,
aku√•••kalau secara langsung bagaimana?
shany√•••hmmm lebih ganteng lah, tapi sayang dia itu galak banget
aku√•••(tertawa) kamu ini sebenarnya gimana sih, tadi bilang kalau dia ganteng kok ada tapinya,
shany√•••lihat zie semakin hari dia semakin lengket sama sami, mereka sangat cocok kan?
aku√•••jelas dong, mereka sama-sama ganteng dan cantik, mereka juga sama-sama kaya dan sama-sama memiliki satu dunia(tertawa)
__ADS_1
tapi apa pun itu aku tetap bersyukur dengan apa yang aku jalani saat ini dan lihat bayi kecil ini anak dari laki-laki yang sedang ada ditv itu,
shany dan aku pun tertawa bersama,
kita saling ngobrol dan bercerita, aku juga sempat cerita tentang kejadian tadi pas dihotel,
aku dan shany ngobrol dan berbicara saat lama hingga tak terasa sudah malam,
karna sudah malan aku pun pamit sama shany untuk membawa zain pulang,
jika dihari-hari seperti ini zain memang sangat anteng dia terlihat anak yang selalu ceria,
saat aku tiba dirumah aku langsung pesen makanan pizza kesukaanku dan bersiap-siap dulu,
setelah selesai mandi dan bersih-bersih aku melihat leptopku lagi untuk mencari tau kabar dari hotel itu,
sambil menunggu pesanan datang aku main sama zain,
dan pintu rumah berbunyi,
aku segera membukanya karna aku yakin itu pizzaku datang,
setelah aku buka ternyata jackson kembali lagi,
aku sebenarnya agak ngak enak jika setiap hari dia kesini, aku hanya khawatir jika ada orang yang mengenali dia pas dia datang kerumahku,
aku pun bertanya kenapa dia datang lagi dan dia malah ngak jawab apa-apa langsung masuk dan main sama zain,
jika dia ada dirumahku aku sebisa mungkin untuk menjaga jarak darinya agar kita tidak sama-sama
merepotkan satu sama lain,
saat aku melihat leptopku tidak sengaja aku melihat jackson membuka jakat didepanku,
terlihat dia memakai kaos yang bisa memperlihatkan sebagian tato dilengan juga tangannya,
setelah melihat itu aku mulai gagal fokus tapi aku pura-pura saja untuk tidak melihat,
dan lagi-lagi jackson terlihat sangat menyayangi zain dia selalu berbicara dan bercanda sepertinya dia sudah sangat pintar untuk menjadi ayah,
saat jackson sedang sibuk dengan zain aku mendengar bell berbunyi dan aku lihat ternyata benar pizza ku datang,
setelah datang dan aku bayar aku pun langsung bersiap untuk makan,
karna kebetulan dirumah ada jackson aku pun nawarin dia(syukur-syukur kalau dia ngak mau)tapi ternyata...
aku√•••mau makan?
jackson√•••boleh kebetulan aku sedang lapar
karna jackson bilang mau lalu aku pun memberinya piring, dan kita pun makan bersama malam itu,
aku tidak pernah membayangkan ini sebelumnya karna adegan ini hampir sama seperti yang ada didalam novel romantis atau difilm saja.
aku dan jackson makan bersama meski hanya makan pizza saja,
aku lihat dia sedang makan sambil sesekali ngobrol sama zain,
aku yang masih sibuk main ponselku tapi selalu memerhatikan jackson,
tiba-tiba jackson bertanya padaku ditengah acara makan malam ini yang tadinya tanpa bicara,
jackson√•••tadi kamu dari hotel pesawat tempur?
__ADS_1
memang ada acara apa?
aku√•••ngak ada acara cuma pengen kesana saja untuk beetemu temanku
jackson√•••bagus juga kamu, punya teman yang ada disana
aku√•••biasa saja lah,
aku memang sengaja ngak bertanya darimana dia tau kalau aku siang tadi memang kehotel itu karna aku yakin dia tau dari ron karna ron lah yang tau aku disana,
aku memang seorang yang ngak bisa untuk basa basi,
setelah obrolan yang singkat tadi aku pun berdiri untuk mengambil minum untukku juga untuknya dan aku pun langsung mengambil zain dari gendongannya,
aku melangkah menuju kamarku karna mau menidurkan zain yang terlihat sudah mengantuk,
tidak sampai 15menit zain pun sudah tertidur,
karna zain sudah tidur aku pun keluar kamar dan aku lihat jika jackson masih sibuk makan di meja makanku yang kecil itu,
aku sengaja untuk tidak duduk dekat dengan dia,
aku duduk kembali di depan leptopku yang ada didepan tv,
dari jauh jackson pun bertanya padaku;
jackson√•••kamu kerja dimana sekarang?
aku√•••ada lah ditempat kerja lama
jackson√•••lalu zain?
aku√•••jangan khawatir, aku sudah titipkan ke tempat penitipan khusus baby,.
jackson√•••memang aman?
aku√•••tenang saja, aku kenal semua orang disana
jackson√•••kasih aku alamatnya
aku√•••nanti aku kasih ke ron saja
aku sengaja tidak meminta nomer ponselnya karna aku rasa itu tidak penting,
dan aku rasa dia juga ngak penting jika tidak punya nomerku,
setelah dia selesai makan aku pun segera memintanya untuk segera pulang karna zain juga sudah tidur,
dan sepertinya dia tidak marah kali ini setelah aku bilang dia pun masuk kamar mungkin ingin pamit sama zain,
setelah dia keluar kamar dia langsung memakai jaket serta penutup kepalanya lagi,
langsung dia berkata pada ku, jika aku ada apa-apa suruh segera menghubunginya dan aku pun bilang iya.
***nama;ziezie***
***profesi;bekerja disalah satu hotel***
***usia;25tahun***
tinggi badan;172m
zodiak;taurus
__ADS_1