Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB 38


__ADS_3

Hari ini membuat ku menjadi hari yang sangat panjang sekali karna aku merasa tidak begitu nyaman berada dirumahku sendiri untuk hari ini dikarenakan ada jackson you disini,


waktu berjalan begitu lama sekali sudah dari tadi aku selesai dengan semua kegiatan rumahku dihari libur kerja,


zain masih saja anteng bersama bapaknya"jackson you" apa dia tidak merasa kangen sama aku 'ibunya' kenapa dari tadi dia tidak mencariku sama sekali


apa mungkin dia tau jika mulai besok akan ditinggal bapaknya pergi selama 3minggu,


hmm... benarkah itu?


bener kata orang dulu batin orang tua sama anak itu memang lebih kuat.


karna aku sudah selesai aku pun sudah bisa santai dan menikmati liburanku


seperti biasa aku akan main game sambil minum es kopi kesukaanku,


saat aku sedang main game tiba-tiba aku mendengar jackson memanggilku dari dalam kamar


dengan sangat cepat aku pun datang menuju jackson


aku√•••ada apa? kenapa musti triak-triak


jackson√•••kalau aku ngak triak mana bisa kamu mendengarku?


aku√•••aku nggak tuli ya


jackson√•••oh... ya?


aku√•••cepat katakan ada apa, aku ngak mau ya marah-marah didepan anakku


jackson√•••siapa juga yang membuatmu marah

__ADS_1


aku√•••sudah. cepat katakan


jackson√•••ambil ponsel ku dan cepat kamu telpohe ibuku karna tadi dia sedang mencarimu


aku√•••kenapa ngak bilang langsung saja sama kamu kan bisa


jackson√•••ngak bisa


aku pun segera mengambil ponsel milik jackson ini pertama kalinya aku memegang dan membuka ponsel milik jackson aku bener-bener gugup saat itu ada rasa sedikit takut sebenarnya tapi aku tahan


saat itu aku lihat foto zain saat ulang tahun pertama yang dia bikin untuk wallpaper ponselnya foto dengan nuansa hitam putih,


saat aku mencoba membuka ternyata ponsel nya diberi kode dan aku pun sudah jelas tidak tau


aku√•••tolong buka ponselmu (sambil memberikan pada jackson)


jackson√•••tanggal lahir zain


setelah mendengar itu aku terdiam untuk beberapa detik, ada rasa bahagia dan sedih yang tiba-tiba datang dengan bersama.


ibu jackson√•••hallo


aku√•••selamat siang bibi ini saya zie


ibu jackson√•••hai zie kamu apa kabar?


aku√•••saya baik bibi dan zain juga sangat baik, maaf tadi saya diluar untuk bersih-bersih dan jackson sedang main sama zain dikamar


ibu jackson√•••iya tadi jackson sudah bilang, oh iya zie malam ini kamu bersama zain datang kerumah jackson ya karna malam ini ada acara papanya jackson


aku√•••hmmm memang ada acara apa ya kalau boleh tau?

__ADS_1


ibu jackson√•••hanya acara keluarga kecil saja kebetulan papanya jackson nanti malam ulang tahun dan dia ingin diulang tahun kali ini ada cucu pertama disampingnya


aku√•••selamat untuk tuan you, untuk nanti malam biar saya usahakan untuk bisa datang bibi


ibu jackson√•••aku dan semua berharap kamu dan zain akan datang kalau gitu terimakasih zie


aku√•••saya yang harusnya berterimakasih pada bibi dan tuan you


setelah selesai bicara aku pun meletakkan ponsel jackson dan bergegas untuk pergi keluar kamar


aku jadi ngak semangat untuk main game lagi setelah mendengar permintaan dari ibunya jackson


saat aku sedang berpikir tiba-tiba jackson datang didepanku


jackson√•••kenapa kamu?


aku√•••kenapa? aku ngak apa-apa


jackson√•••oh... ya


aku√•••terserah kamu bilang apa


jackson√•••aku mau keluar sebentar nanti ketemu dirumahku jam 19;00


aku√•••pergilah


setelah jackson pergi aku pun langsung masuk kekamar dan melihat zain,


aku sebenarnya ngak begitu suka jika harus punya acara bareng kaluarganya jackson bukan karna apa-apa hanya saja kurang pantas saja jika aku harus ikut dan bareng sama kaluarga jackson yang sangat wow itu.


aku bagaikan debu dan mereka semua adalah emas nya kan sangat jauh sekali.

__ADS_1


waktu pun berjalan aku masih saja sibuk memikirkan aku harus datang atau tidak jika tidak aku akan membuat keluarga baik itu merasa sedih dan kecewa karna yang mereka tunggu bukan lah aku melainkan zain cucu mereka tapi jika aku datang aku merasa malu dan ngak siap jika harus bertemu dengan sami yang selalu membuatku marah dengan sikap dan kata-katanya.


"tenang lah zie kamu tidak boleh egois mereka semua orang baik jangan bikin mereka sedih dan kecewa" aku berusaha untuk bicara pada diriku sendiri


__ADS_2