Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB 40


__ADS_3

masih saja aku berusaha agar bisa untuk memejamkan mataku tapi tetap saja bayangan itu masih dimataku


masih aku ingat dengan sangat jelas kejadian tadi betapa bodohnya aku sampai bisa dan mau untuk menurut sama jackson bajingan itu,


tapi aku masih harus bersyukur karna kejadian yang dulu tidak terulang lagi


aku melihat ada panggilan diponselku tapi aku tidak berusaha untuk mencari tau aku masih takut jika jackson yang sedang menghubungi diriku.


karna ini sudah sangat larut dan besok aku juga harus pergi kerja jadi aku berusaha agar bisa segera tidur


tapi lagi-lagi aku dikagetkan dengan suara bell pintu rumahku berbunyi


aku sedikit takut tapi tetap saja aku harus mencari tau siapa yang datang kerumah tengah malam


setelah aku buka benar saja jackson yang ada didepan pintu dia memaksa untuk masuk kerumah


karna aku males untuk berantem aku pun menggalah dan diam saja tapi tiba-tiba dengan sangat cepat jackson lari masuk dan menutup pintunya dengan segera dia memelukku aku sudah berusaha untuk menolak tapi tenagaku ngak cukup untuk melawannya


jackson√•••aku mohon kamu jangan takut tenang saja... please


aku√•••tapi bisa tidak jangan memelukku seperti ini, cepat lepaskan aku


jackson√•••tapi janji kamu jangan mengusirku


aku√•••oke

__ADS_1


jackson√•••janji dulu( merenggek seperti bayi)


aku√•••janji.


setelah itu dia perlahan melepaskan pelukan itu


karna dia sudah merasa tenang aku pun menyuruhnya untuk duduk dan kita pun bicara dengan pelan-pelan


aku√•••dengar ya kamu sedang mabuk jadi jangan banyak bicara lebih baik kamu cepat istirahat lah


jackson√•••aku ngak mabuk, mungkin kamu yang mabuk lihat lah aku baik-baik saja


aku√•••terserah. cepat lah tidur disini aku juga akan segera istirahat dulu sekarang sudah sangat malam


aku cukup mendengarkan saja tanpa menjawabnya apa yang sudah dikatakan oleh jackson,


hanya saja aku harap apa yang baru saja dia ucapkan itu bener keluar dari dalam hatinya tidak hanya dari mulutnya saja,


aku pun meninggalkan dia yang sedang tidur dan aku pergi untuk masuk kekamarku


masih sangat pagi sekali aku dikagetkan oleh kedatangan dari ron yang ingin menjemput jackson dirumah


karna hari ini dia harus terbang keluar negara untuk kerja


setelah aku bangun kan jackson dan dia selesai siap-siap akhirnya mereka pun pergi,

__ADS_1


sebelum jackson pergi tiba-tiba dia kembali tidak lupa dia memeluk dan mencium zain


jackson√•••apa kamu tidak mau memelukku? (bertanya padaku)


aku√•••aku rasa itu tidak perlu


jackson√•••apa ada yang kamu mau?


aku√•••ngak ada, cepat lah ron menunggumu


jackson√•••akan lebih baik jika kamu mau tersenyum padaku


aku√•••(mencoba tersenyum agar dia segera bisa pergi)


dengan sangat cepat jackson mendekat dan mencium pipiku lalu dia pun pergi


pada saat itu hatiku seperti seseorang yang mulai jatuh cinta sangat hangat merasa bahagia dengan sikap lembut yang sudah diberika jackson pada ku dalam beberapa hari ini


tapi aku juga harus cepat sadar diri karna aku dan jackson berbeda,


bisa saja sikap jackson pada ku hanya rasa terimakasih dia saja dan aku nya yang terlalu berlebihan


jackson you adalah idola pada wanita dia ganteng, kaya dan punya segala nya sedangkan aku hanya apa.


aku berusaha berpikir panjang jangan sampai aku terhanyut terlalu dalam dengan perasaan yang aku rasakan pada jackson

__ADS_1


__ADS_2