Sang Bintang Besar

Sang Bintang Besar
BAB26


__ADS_3

akhirnya aku membawa one ikut denganku untuk pulang bersama dan menjemput zain,


setelah aku menjemput zain dan one melihat zain dengan tanpa bicara apa pun dia terlihat menatap zain dengan tatapan yang sangat dalam,


lalu dia pun bilang jika zain adalah anak yang sangat ganteng dan pintar dengan usia dia yang masih kecil,


dia juga bilang jika zain sepertinya memiliki aura bintang seperti ayahnya,


karna menurutnya zain beda dengan anak pada umumnya,


karna dia terlalu ganteng dan sangat pintar.


one mencoba untuk menggendong zain didalam mobil dan saat zain digendong terlihat zain sangat aktif dia terlihat senang mungkin kah dia pikir jika ayahnya yang sedang bermain padanya?


tapi setau ku seorang bayi selalunya sangat peka terhadap orang asing sama orang tua nya sendiri tentu dia bisa sangat membedakannya,


tapi aku ngak ambil pusing dengan sikap zain yang bisa langsung suka sama orang yang meski dia baru kenal,


sesudah one bermain sama zain lalu one mengantarku pulang bersama zain,


dia masih ngajak ngombrol zain meski dia sambil menyetir mobilnya,


saat dalam perjalanan aku mencoba ngobrol sama one,


aku√•••kamu sangat akrab ya sama anak kecil?


one√•••tidak semua anak kecil bisa aku sukai?


aku√•••maksudmu??


one√•••tenang tenang... bukan berarti aku tidak suka pada anak kecil, hanya saja maksudku tidak semua anak kecil memiliki rasa yang sama, dan zain terlihat sangat cepat akrab sama aku jadi aku lebih suka sama anak yang aktif seperti zain ini.


aku√•••oh... aku kira kamu ngak suka sama anak kecil, tapi omong-omong kamu terlihat sudah pantas jika menjadi seorang ayah(sambil tertawa)


one√•••masa benar kah itu? baik lah aku akan mencoba mulai dari sekarang?


aku√•••mencoba apanya?


one√•••mencoba mencari seseorang yang sudah pantas bersamaku kan kamu bilang jika aku sudah pantas jika memiliki anak


aku√•••maksudmu kamu mau mencari istri atau calon ibu untuk anakmu?


one√•••kurang lebih seperti itu(sambil tertawa)


aku merasa one beda dengan jackson meski mereka bersahabat baik,


jika jackson terlihat kaku dan ngak terlalu banyak bicara sedangkan one dia lebih lembut dan suka bercanda,


tapi aku heran kenapa orang-orang lebih suka dan gila dengan jackson dari pada sama one kalau dari penampilan dan fisik mereka bisa dibilang 11 12 lah ngak jauh beda,


sama-sama ganteng, terkenal, kaya dan begitu banyak orang suka tapi memang ngak segila jika sama jackson.


tapi aku pun juga harus hati-hati jika sama orang-orang seperti mereka jika tidak aku akan masuk dalam sumur yang bisa-bisa membuatku terjatuh yang sangat dalam dan itu bisa bikin aku sangat sakit dan aku ngak mau jika itu sampai terjadi,


sesampainya aku didepan rumah aku memang sengaja tidak menyuruh one untuk turun dan main kerumahku,


karna aku masih belum mau jika one harus tau semua tentang zain dan juga aku


setelah aku turun dari mobil aku pun mengucapkan terimakasih dan said bye sama dia tapi tiba-tiba dia ikut turun lalu aku bilang dan alasan jika zain harus istirahat lebih awal malam ini jadi aku pun memintanya untuk pulang,


setelah mendengar itu terlihat wajah one tidak suka tapi dia pun bisa mengerti dan pergi,


setelah aku melihat one pergi aku pun langsung naik dan langsung pulang kerumah.


sesampainya aku dirumah aku sudah bersiap-siap untuk tidur dan istirahat tapi ternyata bell pintuku berbunyi,


dalam hatiku mungkin kah one kembali atau jangan-jangan jackson yang datang malam-malam begini,


setelah aku buka dan benar saja jika jackson yang datang,

__ADS_1


dia terlihat datang sendiri malam ini,


tanpa aku suruh masuk dia pun langsung masuk dan langsung menemui zain yang sedang didalam kamarku,


aku memang sengaja untuk tidak ikut masuk ke kamar, karna sudah dari dulu seperti itu jika ada jackson dikamar aku tidak akan masuk begitu pun sebaliknya,


aku duduk didepan tv sambil bermain ponselku


setelah cukup lama jackson terlihat keluar dan aku pun berdiri dari tempatku duduk,


ngak biasa nya jackson duduk di depan ku,


apa kah dia tau jika aku lagi ngak ingin bicara sama dia karna masalah waktu itu,


masalah waktu aku sudah ditampar dan dihina oleh sami(kekasihnya) didepan banyak orang,


aku pun berjalan mendekati pintu utama dan mencoba membuka kan pintu agar dia bisa keluar dan pergi dari rumahku,


tapi belum juga aku membuka pintu jackson bilang jika dia ingin bicara sama aku malam ini sebentar saja.


aku melihat wajahnya malam ini yang terlihat serius dan aku pun mencoba untuk sekali lagi mengerti apa yang dia mau,


aku melangkah kan kaki ku dan duduk tepat didepannya dan kita pun mulai bicara,


aku√•••cepat lah aku harus istirahat lebih awal malam ini


jackson√•••untuk kejadian kemarin malam aku beneran ngak menyangka jika sami sampai nekat malakukan itu padamu


aku√•••sudah lah itu semua sudah berlalu dan aku juga ngak apa-apa kan, apakah kekasihmu itu ada yang terluka setelah memukulku? jika ada tenang saja aku akan bertanggung jawab.


jackson√•••kenapa jadi kamu yang harus tanggung jawab kan kamu yang dipukul? aku kesini hanya tidak ingin jika kamu sampai salah paham dengan kejadian kemarin


aku√•••terus ada hubungan apa sama kamu jika aku yang dipukul? bukan kah itu lebih baik kan untukmu karna aku memang pantas mendapatkan itu,


tenang saja ngak akan ada salah paham di antara kita tapi mungkin yang akan salah paham itu kekasihmu itu bukan aku, jadi kamu salah alamat jika kesini untuk menjelaskan ini semua kepadaku


aku√•••ternyata isi dalam kepalamu itu bahwa semua wanita itu sama ya menurutmu? (teesenyum sinis)


jackson√•••bukan semua cuma memang setauku seperti itu,


aku√•••jadi kekasihmu juga seperti apa yang kamu pikirkan dong?


jackson√•••kurang lebihnya iya sama


aku√•••oh....


setelah obrolan yang membuatku muak aku pun ingin segera menyudahi nya makanya aku bilang jika aku harus istirahat lebih awal dan tanpa banyak bucara lagi jackson berdiri dan berlalu,


aku melihat jackson pergi dalam hatiku terasa sangat sakit sekali dan mulutku rasanya ingin bisa teriak dengan sangat lantang agar hatiku tidak merasa sesak lagi,


entah kenapa?


tapi rasanya hatiku sakit karna jackson sangat begitu tidak pedulinya sama aku(meski aku tau dan sadar diri untuk apa dia harus peduli sama aku)


tapi rasanya bukan kata-kata itu yang ingin aku dengar dari mulut dia, tapi ya sudahlah aku akan mencoba untuk belajar lagi untuk kondisi yang seperti ini untuk kedepannya.


aku mulai bangun pagi ini dengan rasa yang semalam masih agak terasa,


entah kenapa jika ingat kata-kata jackson semalam hatiku sangat sakit


jika pun aku bisa dan mampu aku sudah pasti akan mencekik dan meremas isi dalam kepalanya jackson


karna aku sangat benci dengan sikap dia yang semalam,


aku berusaha untuk bisa melupankannya, setelah aku mengantar zain dan aku pun tiba ditempat kerja ku aku pun mengirim pesan pada jin juga shany jika malm ini aku akan mentraktir mereka makan besar untuk merayakan sakit hatiku gara-gara jackson you,


tapi aku pura-pura saja jika acara makan besar malam nanti untuk merayakan aku dapat gaji.


sudahlah biar saja yang penting nanti malam aku bisa lupa semuanya,

__ADS_1


saat aku sedang sibuk kerja aku melihat jika ron dan jackson datang ke tempat kerjaku,


aku tidak ingin mereka melihatku makanya aku sembunyi saja,


meski mereka sudah tau jika aku kerja disini tapi setidaknya mereka tidak melihatku


agar aku bisa aman dan tidak terganggu sama mereka,


dan aku pun lolos mereka tidak melihatku,


aku pun melanjutkan kerja ku lagi tapi tidak lama aku dapat panggilan jika ada pesanan yang mengharuskan ku untuk menggamtarnya kekamar pelanggan,.


aku segera menyiapkan pesanan itu dengan segera,


setelah siap aku pun menggantarnya


tapi pesanan kali ini sangat beda karna hari ini pesanannya ada bunga banyak dan makanan mahal juga hiasan dan kado yang terlihat mahal,


dalam hatiku(wah sangat beruntung sekali orang ini akan mendapatkan kado sebesar ini)


setelah aku tiba aku pun segera menekan bell dan tak lama pintu pun terbuka dan aku pun masuk dengan membawa pesanan itu,


terlihat didalam sudah ada beberapa orang aku tidak kenal sama mereka tapi ada satu dua suara yang terdengar tidak asing, setelah aku mendekat ternyata benar sekali mereka adalah sami dan jackson mereka sedang merayakan hari jadi entah apa itu,


dan ada beberapa orang didalam ruangan itu


setelah aku meletakkan pesanan itu aku pun segera pergi tapi sami memanggilku dan aku pun berhenti,


sami√•••tunggu pelayan.... kenapa tadi kamu menatapku seperti itu? kenapa kamu ngak suka? kamu iri padaku ya?


aku√•••maaf saya harus pergi


sami√•••jadi kamu kerja disini jadi pelayan ya, hmm cocok sih sama mukamu itu, kampungan


aku√•••permisi( sambil menatap kearah jackson yang hanya bisa jadi batu disana)


sami√•••siapa yang menyuruhmu pergi?


dengar semua disini teman-teman dia itu namanya ziezie dan kalian tau jika dia itu gila sama jackson kekasihku, masa iya sih dia pantas sama jackson kan ngak mungkin, lihat dong dia sudah seperti pelacur kan(semua orang tertawa) dan satu lagi yang harus kalian tau ya jika dia itu gila dengan kekasihku sampai-sampai bawa anak haramnya kerumah jackson ku kan dia itu sangat gila


aku√•••(aku pun mendekati sami dan manatap dia dengan sangat marah) jangan bikin saya bersikap tidak sopan kepada anda, silahkan anda mau menghina saya atau pun ingin bikin malu saya tapi jangan bawa anak saya dalam mulut kotormu itu


aku melihat jackson mendekat dan mencoba menenangkan sami yang menjadi seperti orang gila


aku√•••jika anda tidak ingin saya nekat maka tutup mulut anda dan jangan sebut anak saya dalam mulut sampahmu itu,


dengan dada yang sangat sesak aku pun tidak terasa air mataku jatuh,


aku melihat semua orang disana menatapku tapi sekali lagi aku tidak peduli,


aku membatu dan airmataku jatuh dihadapan jackson lalu aku ngak tau kenapa tiba-tiba one datang dan membawaku sambil memegangi tanganku,


one menggenggam erat tanganku dan berjalan bersamaku,


aku sudah jauh dari jackson dan sami tapi tetap saja air mataku tidak bisa berhenti menetes,


setelah tiba diruangan one aku pun masih tidak bisa berkata apa-apa dalam hati dan pikiran ku hanya dipenuhi oleh zain,


saat sedang rapuh seperti ini tiba-tiba one memelukku dan mencoba untuk menguatkan ku,


aku sedikit tidak nyaman sebenarnya tapi karna saat ini aku sedang membutuhkan aku hanya mampu untuk tetap diam dalam pelukannya.


***nama; one victor***


***pekerjaan;model, penyanyi, pengusaha, artis***


***zodiak;scorpio***


***tinggi badan; 1,82 m***

__ADS_1


__ADS_2