
Karna untuk pertama kalinya zain pergi keluar kota jadi dia sedikit rewel mungkin karna lelah atau karna belum bisa menyesuikan suasana ditempat baru,
rencananya aku tinggal di ibu kota setelah semua selesai, tujuan ku ke sini yang utama memang ingin bicara langsung dengan shany juga zain tapi di samping itu aku juga ada rencana untuk mencari kerja agar aku bisa segera kembali ke ibu kota,
aku putuskan untuk kembali ke ibu kota karna sudah jelas saat ini jackson sudah tau kalau zain adalah anaknya jadi untuk apa lagi aku harus sembunyi, kalaupun aku bisa sembunyi sudah jelas jackson pun juga pasti bisa menemukan aku,
aku ngak akan bisa egois dengan pilihan ku saat ini karna aku juga harus memikirkan zain,
setibanya aku di ibu kota aku langsung menuju rumah lamaku,
karna biarpun aku tidak tinggal di rumah lama tapi aku masih tetap membayar kontraknya jadi itu masih hak milik ku,
setelah tiba dirumah aku segera bereskan dan membersihkan semua,
sekarang sudah jam 20;55 malam dan aku pun sudah selesai beres-beres dan juga memandikan zain,
segera aku menghubungi shany juga jin meminta mereka agar datang kerumahku saat ini,
mereka kaget dan ngak menyangka aku sudah ada di sini,
aku menunggu mereka datang sekalian aku menidurkan zain karna dia rewel hari ini mungkin karna dia lelah,
setelah kurang lebih 1jam akhirnya mereka pun tiba,
setelah aku membuka pintu dan menyuruh mereka masuk, lalu kita pun berbicara,
shany√•••apa kabar, kenapa ngak bilang dulu?
aku√•••baik dong seperti yang kamu lihat, aku mau bilang cuma ngak jadi ntar malah ngak kejutan dong,
shany√•••terus kamu kesini bersama zain juga?
aku√•••tentu dong,
jin√•••dimana dia sekarang?
aku√•••tidur, dia rewel di jalan tadi mungkin capek
shany√•••kan aku bilang apa, pasti zain rewel kan dia belum terbiasa, kalau kamu bilang kan kita bisa jemput kalian
jin√•••tapi zain ngak demam lagi kan? kamu sudah cek?
aku√•••terimakasih karna kalian sangat peduli dan sayang sama zain,
shany√•••hmmm zain itu juga sama saja seperti anak kita, iya kan jin?
jin√•••iya betul jadi kalau ada apa-apa kita dulu yang akan maju
__ADS_1
aku√•••kemarin malam jackson kerumahku, kalian tau dia sedang mencari siapa? jelas bukan aku kan? karna dia ingin mencari anaknya "zain" setelah aku bilang begitu aku melihat wajah keduanya binggung sekaligus terkejut,
setelah mendengar itu mereka masih ingin pura-pura tidak tau apa-apa,
lalu aku pun bilang,;
aku√•••aku ngak yakin jika kalian ngak tau tentang ini semua
jin√•••aku bisa jelaskan zie, aku tau maksudmu kamu mau kita bicara apa yang sebenarnya terjadi kan, tenang kan dirimu
aku√•••aku sangat tenang maka nya aku lngsung kesini untuk bertemu kalian, sebelumnya aku ucapkan banyak terimakasih untuk kalian karna sudah mau peduli sama aku dan zain
shany√•••zie kamu jangan bilang begitu, kita beneran ngak ada maksud apa-apa, kami hanya ngak mau jika kamu selalu dihina dan direndahkan sama orang seperti jackson you itu, dia selalu merasa ngak punya dosa sama kamu dan juga zain maka dari itu aku dan jin sepakat untuk bisa membungkam jackson hanya dengan cara ini,
jin√•••zie kita memang salah karna dengan jackson tau yang sebenarnya itu akan menambah beban mu, tapi beneran zie kita tidak punya maksud lain selain ingin melindungi mu dan zain
aku√•••terimakasih, aku tau kalian sangat sayang sama aku dan zain, ini semua sudah terjadi ibarat kata nasi sudah menjadi bubur, jadi biarkan saja aku menikmati bubur itu dengan caraku sendiri, tapi minta tolong untuk selanjutnya jangan pernah melakukan hal mengenaiku dan juga zain dibelakangku apa pun itu, kalian cukup tau kan kalau aku tidak akan pernah peduli orang lain membenci atau menghinaku karna itu tidak penting untukku,
aku tau duniaku dan juga jackson sangat jauh berbeda semua orang tau kan jika jackson adalah sang bintang besar dan aku hanya lah satu rumput liar di antara banyak rumput dan bunga disekitarku,
aku hanya ngak mau jika orang sampai tahu hubungan yang ngak masuk akal ini aku hanya memikirkan hidup dari anakku saja,
karna hubungan ku dengan jackson dimulai dari ketidak tau an menjadi tau,
aku tidak pernah membayangkan akan menjadi seperti ini hidupku, harus terlibat dalam rasa hati dan pikiran yang tidak bisa untuk bersatu sedikit sulit tapi aku berusaha untuk bisa terbiasa.
setelah aku bicara banyak hal sama shany juga jin tiba-tiba aku mendengar zain nangis,
sudah terbiasa dengan seperti ini zain memang sedikit lemah daya tahan tubuhnya itu yang kadang membuatku sedikit ikut lemah jika harus melihat dia sakit,
aku pun langsung minta jin dan shany pergi mengantarku kerumah sakit,
sudah sangat larut malam ini tapi rasa lelahku yang sempat aku rasa kan seakan menghilang karna melihat anakku yang sakit,
sesampainya dirumah sakit aku segera membawa zain keruang khusus anak,
dan lagi-lagi zain harus dirawat dirumah sakit, ngak tau mengapa malam itu aku sangat sedih sekali mungkin karna pikiran dan tubuhku sangat lelah kala itu, aku menangis dipelukan shany dan jin malam itu,
sebenarnya zain sudah sering dirawat seperti ini tapi malam ini aku memang sedikit lemah,
"maaf kan mama sayang, saat ini mama benar-benar lemah, mohon maaf jika mama menangis malam ini kamu harus kuat ya" aku bilang seperti itu kepada zain shany dan jin ikut menangis bersamaku,
saat kita bertiga menangis bersama aku sepertinya mendengar suara yang tidak asing buatku,
dari jauh dia terlihat sedang bertanya untuk mencari tau kepada seseorang,
saat aku melihat ternyata jackson you datang,
__ADS_1
aku mencoba menghapus air mataku agar dia tidak tau bahwa aku saat ini sedang lemah,
jackson√•••dimana zain?
aku√•••di dalam tunggu dokter sedang memeriksa
jackson√•••kenapa dia? apa yang terjadi? kenapa ngak bilang lebih awal
aku√•••sudah lah.
jackson√•••sudah apanya kamu itu ngak bisa ya jaga anak? sudah sampai seperti ini kamu ngak coba kasih tau
tiba-tiba dokter pun datang dan bertanya siapa orang tua anak yang ada di dalam,
setelah itu aku dan jackson bilang kalau kita adalah orang tuanya,
setelah itu kita dipersilahkan untuk masuk,
aku melihat zain sedang tidur dengan infus ditangannya lagi,
aku langsung menangis ngak peduli jika ada orang yang melihatku,
aku mendengar jika jackson sempat bilang sama dokter agar dia menjaga rahasia ini semua dari siapa pun karna mungkin dokter itu tau siapa jackson you,.
setelah mengetahui itu semua dokter itu pun pamit dan sekali lagi hanya bilang jika zain tidak apa-apa,
setelah dokter itu pergi shany dan jin masuk untuk menemani ku,
aku bilang sama jackson untuk menyuruhnya pulang karna biar aku yang berada disini,
terlihat jackson tidak suka tapi aku ngak peduli,
jackson masih memaksa untuk tetap tinggal disini,
karna aku ngak mau ada hal yang bikin zain tidak nyaman aku yang mengalah untuk keluar ruangan,
shany dan jin aku suruh pulang dulu biar aku disini karna sudah ada jackson dan asisten nya disini bersama ku,
setelah shany dan jin pulang aku duduk di depan pintu kamar zain karna aku ngak ingin masuk sebab ada jackson di dalam,
malam pun mulai berlalu dan saat nya pagi untuk datang, waktu sudah menunjukkan pukul 4pagi aku merasa lelah sekali jadi aku putuskan untuk sejenak memejamkan mata meski dalam kondisi duduk dilantai dan aku melihat asisten jackson melihatku tapi itu tidak masalah buatku,
belum ada 15menit aku tertidur asisten jackson mencoba membangunkan ku karna zain terbangun setelah aku tau zain menangis aku pun langsung masuk dan lagi-lagi aku melihat jackson mencoba menenangkan zain,
jackson memintaku agar aku yang menemani zain didalam dan dia pun keluar, mungkin dia tau jika aku ngak terbiasa dengan adanya dia disampingku,
setelah aku bisa menenangkan dan menidurkan zain aku pun ikut tidur diatas ranjang nya zain, seperti biasa zain akan tidur didalam pelukanku sepanjang malam.
__ADS_1
disisi lain saat jackson masuk ruangan dia melihatku sedang tidur sambil memeluk zain,
entah apa yang dia pikirkan saat itu, setelah cukup lama dia didalam lalu dia pun keluar dan memutuskan untuk pulang.