SAPHIRE MY MIRACLE SECRETARY

SAPHIRE MY MIRACLE SECRETARY
14. Hasrat


__ADS_3

"Maaf" ucap lirih Al yang menyatukan dahinya ke dahi Saphire.


Saphire hanya tersenyum tipis dan memejamkan mata menikmati kasih yang hangat. Bibir basah Al segera melumat bibir Saphire, pria itu kini tidak akan menginginkan hal lain di dunia ini kecuali Saphire. Ya hanya Saphire seorang.


Al kemudian melepaskan baju dan semua atribut yang ia kenakan, ia kemudian ikut masuk ke dalam bathup.


"Al apa yang kamu lakukan,"


"Apa, aku mau menikmati keindahan kota bersamamu" seringai Al.


Al kemudian mengangkat tubuh ringan Saphire dan ia dudukan wanita berparas cantik itu di atasnya.


"aku tidak mau kehilanganmu dan tidak akan pernah" ucap Al sambil melingkarkan tanganya di perut Saphire. Al menenggelamkan wajahnya di punggung Saphire dan mulai mencium lembut.


"Al hentikan kau membuatku geli"


"Geli atau enak eh ? " jawab Al dengan gelak tawa ringan


Wajah Saphire di buatnya memerah, kini tangan Al mulai turun dan menuju organ sensitif milik Saphire. Ia mengelus dan menggerakan jarinya pada klitoris Saphire.


"mmhhhhh Al, ini....aku....."


Ritme yang Al buat semakin membuat Saphire belingsatan menerimanya, Al kemudian mengangkat kedua kaki Saphire untuk di taruh di sisi kanan dan kiri bathup untuk mendapatkan akses lebih mudah. Ia ingin wanitanya menikmati rasa yang begitu nikmat.


"Al... eehhhhhh... aku... mmhhh" desahan Saphire membuat Al semakin ingin memiliki wanita itu sepenuhnya. Tangan kiri Al ia gunakan untuk meremas payudara sintal Saphire.


"Lain kali, jangan pernah pergi begitu saja tanpa mendengar penjelasanku" ucap Al sambil menambah ritme gerakan tangan nya di tubuh bawah Saphire. Saphire hanya mengangguk tak bisa berkata-kata menikmati kenikmatan yang Al berikan.


"katakan dengan benar sayang"


"mmhh i-iyaa Al."


"good" jawab Al sambil menghentikan gerakan tangannya di bawah sana. Deru nafas Saphire masih menggebu dan belum sempat ia menstabilkan nafasnya, Al sudah mencium bibir Saphire dengan kelembutan. Saphire merasakan milik Al sudah sangat mengeras di bawah sana.

__ADS_1


Al kemudian mengangkat tubuh Saphire, ia menggendong wanita itu ala bridal style. Al melihat kalung berwarna Saphire dengan motif unik menghiasi dada indah milik Saphire. Al mencium kalung itu dan kemudian berjalan menuju tempat tidur.


Ia membaringkan Saphire di atas tempat tidur, sambil membersihkan tubuh Saphire dari sedikit busa beraroma mawar dengan handuk berwarna putih.


Al mengungkung tubuh Saphire, dan melihat tubuh indah wanita di bawahnya. Al melihat wanita tanpa sehelai benang sudah seriang ia jumpai ketika di club, namun tidak ada tubuh yang seindah milik Saphire.


Al mulai mencium bibir Saphire dengan lembut, ia kemudian berlanjut mencium setiap jengkal tubuh milik Saphire hingga berakhir di klitoris milik Saphire. Al menjilat dan menghisapnya membuat desahan Saphire menggema di ruangan itu.


"Bolehkah aku memilikimu seutuhnya?" tanya Al pada Saphire.


Saphire berfikir sejenak memahami apa yang di inginkan pria itu.


"Jangan pernah menyakitiku dan meninggalkanku" ucap Saphire.


"Tidak akan pernah!" jawab Al.


Anggukan dari Saphire cukup membuat Al untuk melepaskan apa yang selama ini ia tahan, ia membangun sebuah dinding untuk tidak mnyetubuhi wanita kecuali yang memang ia inginkan sejak dulu. Yaitu Saphire gadis kecil berjaket unicorn.


Al kemudian mencium bibir Saphire dan meremas lembut payudara berputing pink muda itu. Ia ingin membuat wanitanya tidak tegang untuk pertama kali. Al kemudian membuka kedua kaki Saphire, mengarahkan miliknya yang sudah sangat mengeras di depan ** indah milik Saphire.


"Al sakiiit.... sakitt.." rintih Saphire, gadis itu mengeluarkan air mata menahan rasa perih di bawah sana. Sungguh rasanya seperti vaginanya di robek oleh sesuatu yang besar dan itu terasa sangat menyakitkan. Saphire menggigit bibir bawahnya untuk menahan rasa sakit yang ia rasakan. Ya ia merelakan apa yang ia jaga selama ini, apa yang ia pertahankan selama ini untuk satu laki laki bernama Al. Dalam hitungan waktu singkat pria itu benar benar mampu membuat seorang Saphire menyerahkan seluruh hidupnya.


"Im sorry baby" Al mencium kedua mata Saphire dan kemudian mengulum bibir ranum wanita itu agar berhenti menggigit bibirnya sendiri. Al menahan dirinya di bawah sana agar wanitanya lebih relax dan mengurangi rasa sakit akibatnya. Ia terus mencium bibir wanita itu dan sesekali meremas payudara Saphire.


Setelah di rasa Saphire sedikit relax, Al mulai sedikit demi sedikit mendorong masuk dan keluar bagiannya.


"Are you okey ?" ucap Al dengan lirih menahan semua hasratnya, dengan suara parau ia ingin memastikan Saphire tetap baik baik saja. Saphire membalasnya dengan anggukan ringan menikmati ritme yang Al berikan. Ya rasa sakit itu tidak bertahan lama.


Al melihat darah di bagianya saat mulai menggerakan dirinya untuk mendapatkan kenikmatan yang luar biasa. Mungkin inilah mengapa terkadang seseorang bisa gila hanya karena sebuah sex. Kenikmatan dan getaran itu menjalar ke setiap tubuh Saphire dan Al.


"aaahhhhh.....aaaaahhhhhh.....aaahhhh... Al"


Wanita itu terus mendesah menahan sedikit perih dan rasa nikmat yang tak terbendung, ia merasa seakan terbang di bawa oleh sebuah kenikmatan yang di sebut gairah.

__ADS_1


Al melihat Saphire sudah mulai menikmati gerakan yang ia berikan, Al mulai menambah ritme dirinya agar dirinya dan Saphire mendapatkan puncak dari kenikmatan itu. Al terus menambah ritme hingga Saphire benar benar hampir mencapai klimaks.


"aahh...ahhh...ahhh...ahhh Al aku ingin.."


"tahan baby, kita harus klimaks bersama" kata Al dengan terus menerus memberikan kenikmatan, Saphire sudah tidak bisa menahanya lagi.


"Aaal....." teriak Saphire dengan di barengi cairan bening keluar dari **, Al juga mengeluarkan cairan putih dengan rasa nikmat yang sungguh sulit untuk di definisikan. Ia mengeluarkannya di dalam Saphire. Keduanya berkucuran keringat dengan baluran rasa yang nikmat, Al kemudian merobohkan dirinya di samping Saphire dan mencium kening wanita itu berkali kali sambil berkata terima kasih sebanyak mungkin karena bagaimanapun juga Al adalah yang pertama bagi Saphire.


Al kemudian memeluk tubuh Saphire menyelimutinya dan membiarkan gadis itu beristirahat dan tertidur untuk memulihkan diri. Sebenarnya di bawah sana Al masih ingin menginginkan Saphire, karena bagaimana miliknya tidak mengeras tidur dengan memeluk wanita telanjang. Namun ia tetap menahanya karena tidak ingin Saphire tersakiti oleh ulahnya yang hanya mementingkan nafsu.


Melihat Saphire terlelap dengan nafas yang teratur membuat hati Al berfikir jauh, ia harus menjauhkan Saphire dari musuh-musuhnya. Ia tidak ingin wanitanya menjadi korban akibat dari dunia gelap yang selama ini ia geluti. Al ingin sekali mengatakan semua hal tentang dunianya kepada Saphire namun ia tak menginginkan wanita ini pergi dari hidupnya.


Al memeluk Saphire dan mengelus dahinya, menikmati kecantikan alami dari wanita di sampingnya, berkat wanita ini Al mampu bangkit, hanya satu wanita ini yang membuat hati nya mencair dan bahkan luluh lantah.


Keesokan harinya.


Saphire mengerjapkan kedua matanya, ia merasa ada tangan di perutnya dan benar saja saat membuka matanya ia melihat Al sudah terjaga memandang dirinya dengan senyum yang hangat. Seketika wajah Saphire memerah mengingat kejadian semalam yang terjadi. Melihat tingkat absurd Saphire Al mencium singkat bibir mungil itu membuat Saphire gelagapan.


"Al hentikan," ujar Saphire


"morning kiss" timpal Al.


"Ya Tuhan, ini sudah jam 8 Al, kita harus ke kantor. Kenapa kau tidak membangunkanku" ucap Saphire, ia segera bangun dan ingin melompat turun dari kasurnya namun ia hentikan karena rasa nyeri terasa menyakitkan di bagian miliknya.


"hey..hey.. kamu baik-baik saja. Kamu tidak harus ke kantor hari ini" ucap khawatir Al yang segera mendekati Saphire memastikan wanitanya baik-baik saja.


Bersambung.....


maafkan daku gaess uploadnya lama, lagi banyak kegiatan 😂


like


komentar ya

__ADS_1


thanks for reading


__ADS_2