SAPHIRE MY MIRACLE SECRETARY

SAPHIRE MY MIRACLE SECRETARY
19. Tangan kanan


__ADS_3

Saphire tertidur dalam pelukan Al, gadis itu setelah puas menangis karena lelah hingga terlelap. Al membiarkan wanita itu tetap terlelap di dada bidangnya, wajahnya yang ketakutan terbayang di benak Al. Dia benar-benar tidak bisa membiarkanya.


Tiba tiba Handphone Al berdering dan itu panggilan dari Glen.


"Aku sudah membereskan semuanya, kau tenangkan Saphire. Maafkan aku yang tidak memberikan keamanan untukmu Al" ucap Glen di seberang sana.


"Aku sudah membawanya ke lantai atas, tidak masalah ini bukan salahmu"


"jika kau mau, gunakan saja hotelnya" tambah Glen


"baiklah, besok pagi tolong telpon sebastian dan Alex. Juga suruh mereka menemuiku di kantor senjata kita" jelas Al.


"Baiklah" ucap Glen.


Sebastian dan Alex adalah beberapa tangan kanan Al yang di percaya Al untuk menangani dan bertanggung jawab di beberapa wilayah kekuasaan Al. Mereka adalah orang handal dengan kemampuan fisik yang sudah terlatih. Tak hanya itu, mereka juga di bekali kemampuan berfikir dan mengatur strategi dengan baik.


Al berencana menindah tugaskan mereka berdua untuk ke negara ini. Alex di tugaskan untuk menjadi tangan kanan dan mengurusi segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis Al, sedangkan Sebastian akan ia tugaskan untuk selalu mengawasi dan melindungi Saphire dari balik layar. Karena Al merasa sudah banyak kejadian yang tak beres akhir akhir ini.


Al kemudian menggendong Saphire ala bridal style dan membawanya ke hotel. Club ini berdekatan dengan hotel milik Glen, dan tentu saja Glen memiliki akses yang menghubungkan hotelnya dengan Club miliknya.


***


Saphire mengerjapkan matanya karena silau oleh cahaya matahari yang memasuki ruanganya, Al yang sedang mengenakan kemeja itu melihat wajah Saphire yang merasa terganggu karena sinar matahari. Al berjalan menuju tirai dan menarik tali tirai agar tertutup kembali.


"Pagi" ucap Saphire dengan suara khas bangun tidur, "Pagi sayang" ucap Al yang kemudian berjalan mendekat ke arah Saphire dan mencium keningnya.


"Kamu sudah lebih baik?" tanya Al


"Aku baik baik sa.. hey, siapa yang mengganti bajuku Al" tanya Saphire yang melotot melihat dirinya sudah mengenakan gaun tidur berbahan satin.


"Aku tidak tega melihatmu tidur dengan gaun menyusahkan seperti itu" ucap Al santai sambil mengikat dasi maaronnya.


Seketika wajah Saphire memerah mendengar penuturan Al, "tenanglah sayang, sebelumnya aku juga sudah mengexpose seluruh tubuhmu" ucap Al sambil mengedipkan sebelah matanya.


"Kamu tidak usah kekantor hari ini, aku ada keperluan di perusahaan yang lain" ucap Al.


"Lalu?" tanya Saphire


"apa? kamu istirahatlah dirumah, selesai makan pagi aku akan mengantarmu ke apartemenmu" ucap Al


"Kamu memecatku Al ?" tanya Saphire yang memingkan kedua matanya melihat Al. Al ternganga mendengar pertanyaan Saphire, ia tertawa dan menggelengkan kepalanya tak mengerti apa yang ada di pikiran wanita ini.


"Dengar, kamu mau keluar masuk kantorku bebas sayang. Kamu bekerja ataupun tidak itu tidak akan merubah bahwa kau adalah miliku. Lakukan apapun yang kamu inginkan sayang" jelas Al yang mengacak rambut Saphire. Seketika wajah Saphire memerah mendengar penuturan Al, dulu pria yang sangat dingin ini mengapa sekarang jadi hangat dan sangat lembut pikir Saphire.


Selesai bersiap mereka berdua segera makan pagi dan kemudian Al mengantarkan Saphire untuk beristirahat di apartemennya.


***

__ADS_1


Al berjalan bersama Gerald dan Glen memasuki perusahaan Al yang bergerak di bidang batu bara. Mereka memasuki lobby perusaan dengan mengenakan stelan jas berwarna hitam dan kacamata hitam.


"Selamat siang tuan, tamu anda sudah menunggu. Mari saya antar" ucap resepsionis.


Mereka berjalan memasuki lift dan kemudian berjalan memasuki ruangan dimana mereka akan bertemu dengan tamu mereka.


"Terima kasih Veronica" ucap Glen yang mengedipkan sebelah matanya. Veronica wanita yang bekerja di bawah perusahaan Al itu bukanlah wanita biasa, dia adalah wanita yang pernah bekerja pada militer negara selama beberapa tahun. Namun karena Veronica tidak sepemikiran dengan pimpinan mereka, maka akhirnya Veronica kabur dan sekarang dia disini dan bekerja di bawah Al.


Wanita itu menguasai beberapa bela diri dan sniper yang handal, maka dari itu Al menempatkan Veronica di perusahaan yang terbilang memiliki banyak problem di dalamnya.


Veronica membuka pintu ruanganya dan mempersilahkan mereka masuk.


"Ah, Veronica kamu masuklah. Ada yang ingin aku bicarakan padamu juga" ucap Al.


Veronica mengangguk dan memasuki ruangan yang di kelilingi kaca. Disana sudah ada Sebastian dan Alex yang menunggu kedatangannya.


"Hai Alex, Sebastian bagaimana kabar kalian" kata Glen menjabat tangan mereka begitu juga Al dan Gerald.


"Dimana pria kecilku yang menggemaskan" kata Alex mencari cari sosok Vasco.


"Hahaha Vasco memiliki jadwal operasi hari ini" ucap Gerald


"Pria bodoh itu masih saja suka bermain-main" ucap Alex.


Setelah itu mereka duduk melingkar pada meja yang terbuat dari kaca, ruangan itu sangat kedap suara dan biasanya Al gunakan untuk rapat rahasia.


**


Sesaat sebelum keluar dari lingkungan apartemen Saphire mengingat pesan Al yang tidak mengizinkanya pergi sampai menunggu Al kembali. Saphire mendial nomor Al namun nomor itu tidak aktiv, beberapa kali Saphire mencoba menelepon Al tapi tetap saja nihil.


Saphire melanjutkan perjalananya, ia ingin mengambil mobil Al yang terparkir di basement untuk ia gunakan, namun ia urungkan karena Saphire malas mengendarai mobil yang terlalu lebar itu.


Saphire memutuskan menaiki taksi dan sampai pada toko buku, ia berjalan menyusuri rak besar berisi berbagai macam buku. Saphire ingin mengambil novel yang hanya tersisa satu, namun ada satu tangan kekar yang juga ingin mengambil buku tersebut. Saphire ternyata kalah cepat, buku itu berada di tangan pria berperawakan tinggi dan sangat tampan.


"ah maaf, apakah anda menginginkan ini nona" kata pria itu dengan senyumnya.


"em iya, tetapi anda bisa mengambilnya" tambah saphire


"haha kurasa sebaiknya anda yang mengambilnya saja, silahkan" pria itu mengulurkan buku yang di pegangnya ke arah Saphire.


"Baiklah, terima kasih tuan" ucap Saphire dengan senyum yang sangat hangat. Pria itu sejenak tertegun melihat keindahan senyum yang menghangatkan.


"Perkenalkan, nama saya Andrew" sambil mengulurkan tangan


"Saya Saphire" menjabat uluran tangan Andre.


"Bagaimana jika kita berteman, saya adalah pendatang baru di kota ini. Saya belum terlalu mengenal London" jelas Andrew.

__ADS_1


"Aahh baiklah Andrew, kita berteman" jawab Saphire dan lagi lagi senyum itu membuat Andrew terbius oleh pesona sang wanita bermanik biru.


"Kau tinggal di mana?"


"Aku di apartemen Daisy" jelas Saphire.


"Bukankah itu apartemen yang tidak jauh dengan El Group?" tanya Andrew


"Ya, aku bekerja di sana"


"Waaow keren, apa aku boleh sesekali mengunjungimu" tanya Andrew


"Emm kurasa kekasihku kurang setuju akan hal itu" jawab Saphire sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


"Wooo wooo okee baiklah" kata Andrew sambil mengangkat kedua tanganya


"Baiklah, bagaimana jika sekarang aku mentraktirmu untuk merayakan pertemanan kita" ajak Andrew


"Ice cream?" tanya Saphire


"Ash your wish nona" jawab Andrew dengan terbahak.


Mereka menikmati sore itu dengan mengobrol banyak mengenai kota London, Andrew orang yang sangat asik dan humble. Saphire melirik jam tangan dan melihat jarum sudah menunjukan pukul 7 malam.


"Kurasa aku harus pulang sekarang" kata Saphire.


"Baiklah, ayo aku antar"


"Tidak tidak perlu, aku bisa naik taksi" jawab Saphire


"Kamu yakin? Aku bisa mengantarmu "


"Tidak terima kasih" tolak Saphire dengan sopan dan kemudian meninggalkan Andrew yang masih duduk di kedai ice cream.


"Saphire...." gumam Andrew dengan senyum yang sulit di artikan.


Saphire membuka pintu apartemennya dan memasuki ruangan yang gelap itu. Ia menyalakan saklar lampu dan di sana terlonjak kaget saat menemukan Al berdiri menatap kota di depan dinding transparant.


"Al.." ucap Saphire


Al kemudian membalikan badan dan menatap wajah Saphire.


Bersambung


Like komen and share guys


biar makin cepet uploadnya

__ADS_1


__ADS_2