Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan

Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan
Chapter 15 - Ku katakan I love you


__ADS_3

Tiba di taman kota, dito menghentikan motor nya. Lalu menarik tangan tara untuk ikut bersama nya menikmati indah nya taman itu. Yang dihiasi lampu lampu kecil di pinggir danau dan bermacam macam jenis bunga yang sangat cantik sekali.


"Wahhh so beautiful to!!" ujar tara melihat sekeliling taman.


"Hehehe gimana suka kan ra?" tanya dito


"Suka suka sukaaa bangett to" jawab tara dengan ekspresi gembira.


"Bagus deh kalau kamu suka." dito tersenyum bahagia.


Ini moment yang pas untuk aku mengutarakan semua isi hati ini.


"Ra, duduk disitu dulu yuk." ajak dito menarik tangan tara duduk di kursi yang ada di tepi danau.


Kini dito dan tara duduk berdekatan hanya berjarak 10 cm saja. Dito mencoba merangkai lagi kalimat kalimat yang ingin di sampaikan kepada tara. Sementara jantung tara berdetak dashyat. Sebenar nya tara menunggu moment dimana dito bersikap romantis seperti ini.


"Aku mau ngomong sesuatu ra sama kamu." ujar dito grogi, karena baru pertama kali ini dia mencoba mengutarakan perasaan nya kepada wanita.


Begitupun dengan tara, sebelum nya tara tidak pernah sedekat ini dengan pria bahkan mencintai nya.

__ADS_1


"Emm ngomong aja to?" tara menunggu ucapan 3 kata itu. (Hehe pasti kalian paham lah).


"Tapi kamu tutup mata, nanti kalau kamu udah denger aku ngomong apa, kamu bisa buka mata kamu oke. " ujar dito meminta tara menutup mata nya


Aku berteriak di tepi danau itu saja.


Dito terbangun dari tempat duduk itu, tara yang merasa dito terbangun tiba tiba, merasa betanya tanya.


I LOVE YOU TARAaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......


Tara tersentuh dengan ucapan yang baru saja di katakan dito. Dia mencoba membuka mata nya dan melihat dito menghadap danau.


Tara tersenyum bahagia, dia tidak bisa membuka mulut nya. Dia tidak tahu ingin berkata apa, yang jelas hati nya begitu bahagia.


Dito menghampiri tara dengan membawa setangkai bunga yang ia petik sebelum berteriak mengatakan kalimat indah itu.


"Terimalah bunga ini, jika kamu juga mencintai ku." dito menyodorkan bunga yang ada di tangan nya kehadapan tara.


Tanpa berkata kata tara menerima bunga dari dito dengan wajah yang begitu bahagia.

__ADS_1


Dito pun merasa bahagia sekali, itu artinya tara juga mencintai nya.


Dito membentangkan tangan nya dengan terbuka berharap tara memeluk nya. Tak pikir panjang tara pun memeluk dito dengan erat.


"Aku mencintai mu juga." kata tara yang tidak melepas senyum indah di wajahnya.


Dito tersenyum bahagia, dengan apa yang di kata kan tara.


Mereka terus berpelukan dengan rasa yang begiti bahagia. Tiba tiba dito mengangkat tubuh tara, di gendong tara layak nya tuan putri.


"Aaaa ditooo ngapain" tara terkejut tiba tiba tubuh nya terangkat ke atas dada dito. Kini wajah mereka hanya berjarak 5cm.


Dito sudah menyusun strategi untuk mencium kening tara. Tara memejamkan mata nya, sewaktu dito ingin mencium bibir yang ada hadapan nya itu. Tiba tiba ponsel tara berdering, dito menurunkan tara dari gendongan di pelukan nya.


Tara melihat ke layar ponsel nya, panggilan telepon dari ayah nya.


"Siapa sayang?" tanya dito.


"Ini ayah, pasti disuruh balik pulang."

__ADS_1


"Hemm yaudah gak papa, ini juga udah jam 11 malem kita pulang aja yuk." ajak dito berjalan menuju motor nya.


Tara mengikuti nya dari belakang.


__ADS_2