
Kata papa siap siap sekarang, kan anak SMA pulang nya nanti sore. Kalau jemput sekarang kelamaan dong, terus gue nunggu gitu? Ogahhhh amat nunggu tuh cewe.
Jemi memberanikan diri mencoba mengirim pesan kepada Tara. Sementara di sekolah Tara sedang sibuk mencari sahabat nya. Tiba tiba ponsel Tara bergetar menandakan ada pesan masuk.
Isi pesan whatsapp Jemi dan Tara.
****
Jemi: Nanti lo balik jam berapa?
Tara: Ini siapa? (Tara binggung mendapat pesan seperti itu dari nomor tidak di kenal. Karena kemarin waktu pak Santoso memberikan nomor ponsel Tara ke Jemi, Tara tidak mengetahui nya. Pak Santoso memberikan nya secara diam diam.)
Jemi: Ini gue Jemi.
Tara: Mau apa lo, gak ada kerjaan terus nge chat gue? Sorry gue sibukkk.
Jemi : Ehhh gue cuma di perintahin jemput lo doang gak usah GR deh!
Jemi: Woiiii!
Jemi: P
Jemi: P
***** nih bocahh resek, sok sibuk amat. kalau gini gimana gue mau jemput nya, astaga papa kenapa sih harus minta gue jemput tuh bocah lebay segala.
Tara bingung, pikiran nya menuju pada Jemi yang tiba tiba ingin menjemput nya. Ia panik bagaimana jika Dito mengetahui semua, tentang perjodohan itu.
"Sayang, kamu kenapa?"
__ADS_1
"Ehhh gak papa kok, aku cuma kepikiran Maya aja."
"Sini duduk, Lihat mata aku. Jangan pernah khawatir tentang apapun selama aku masih ada bersamamu Ra." Dito menggenggam tangan Tara, dan mendekatkan wajah nya.
Tara mengangguk tersenyum, tapi tak bisa di bohongi pikiran nya tetap tertuju pada Jemi yang akan menjemput nya.
Tok..tok suara ketukan pintu.
"Masukkk bik." Teriak Jemi yang ia pikir pembantu dirumah nya, Karena hanya bibi yang ingin masuk ke kamar Jemi mengetuk pintu terlebih dahulu.
Nampak lah dari balik pintu wajah pak Darma dengan tongkat di tangan kanan nya.
"Loh papa, ku kira bibi."
"Kenapa belum berangkat Jem?"
"Kemana pa?"
"Tara maksud papa?"
"Yo iyoo, sopo lagi kalau bukan Tara. Papa kan hanya ingin Tara yang jadi istri mu."
"Iya iya pa, Tara nya gak mau kasih tau ke aku dia bakal balik jam berapa."
"Jemi kau kan lelaki, tidak apa apa kalau harus menunggu sebentar. Ayo cepat lah pergi dan tunggu Tara sampai dia selesai."
Jemi tidak bisa menolak permintaan papa kesayangan nya itu, Jemi segera melajukan mobil, pergi menuju dimana tempat Tara bersekolah.
Sampai di depan gerbang sekolah, Jemi melihat di dekat taman Tara sedang duduk bersama seorang laki laki yang tak lain adalah Dito.
__ADS_1
"Tuh bocah sedikit tomboy tapi lebay, ada juga ya cowok yang mau deket sama dia." gumam Jemi didalam mobil nya.
Jemi terus memperhatikan Tara bersama Dito dari kejauhan. Mereka sedang asyik bercanda gurau.
Idih pacaran anak jaman sekarang alayyy, norakkss.
Eh tapi bodoamat lah kok gue yang ribet mikirin nya.
Jemi turun dari mobil nya lalu bertanya kepada salah satu siswa.
"Heii." Teriak jemi kepada seorang gadis SMA berambut panjang dan berkulit putih dengan lengkuk tubuh yang perfect.
Sementara gadis itu berbalik arah menghadap Jemi, dia terpesona dengan ketampanan dan kegagahan Jemi.
"Sekolah ini memulangkan murid nya jam berapa ya?"
Gadis itu tidak menjawab dia hanya tersenyum melihat Jemi dengan sorot mata terpesona.
"Heiiii" Jemi melambaikan tangan nya di hadapan gadis itu, tak lama gadis itu tersadar.
"Iya kak tadi tanya apa ya hehehe"
"Sekolah ini memulangkan murid nya jam berapa ya?" Nada suara Jemi di buat buat.
"Ohh jam 3 sore kak." Masih dengan pandangan yang tak terlepas dari wajah Jemi.
"Oh yasudah terimakasih."
"Sama sama"
__ADS_1
Yaampun cool bangettt, mirip fakboy idaman gue.