Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan

Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan
chapter 3 -Jutek


__ADS_3

"Kenapa sih Ra? Lo keliatan jutek gitu sama Dito dia kan udah nolongin lo?"


Tanya Maya melihat wajah Tara yang cuek.


"Lah kan lo tau May, gue dari dulu emang gini." Jawab Tara


"Iyaa sih, pantes cowok pada gak mau sma lo hahaha." ujar Maya tertawa terbahak-bahak.


Tara melirih.


"Mau makan apa lo May?" Tanya Tara


"Kayak biasa aja Ra,,mie ayam sama es cappucino." Jawab Maya sambil memainkan ponsel yang ada di tangan nya.


"Okedeh..."Ujar Tara, lalu memesan makanan nya.


Tiba-tiba Riyan datang menghampiri Maya, Maya tidak tahu bahwa Riyan ada di belakang nya, lalu Riyan menutup mata Maya dengan tangan kanan nya Dan membawa bingkisan di tangan kiri nya.(seperti adegan-adegan romantis itu lho haha).


"OMG, siapa ini" Ujar Maya dengan terkejut.


"Ayo tebaak siapa?" Jawab Riyan dengan suara lembut.


"Bebebbbbb" Teriak Maya, serentak semua orang yang sedang berada di kantin itu melihat ke arah Maya dan Riyan.

__ADS_1


Riyan pun melepaskan tangan nya dari mata Maya. Dan Maya membuka matanya, terkejut nya Maya ketika dia melihat di depan nya ada sebuah kotak berisi kalung dan boneka.


"Wahhh ini punya aku beb.?" Tanya Maya, ekspresi Maya begitu bahagia.


"Iya...selamat menjadi pacarku ya sayang. Aku mencintaimu" Jawab Riyan mengecup kening Maya.


"Aaaaa....sosweet. aku lebih mencintaimu my baby hany." Ujar Maya lalu memeluk dan mencium pipi Riyan.


Semua mata tetap terfokus kepada Maya dan Riyan mereka ikutan baperĀ  menyaksikan adegan romantis itu hahaha.


"Aduhhh sosweet nya suami istri ini, bikin gue iri aja deh." Ujar Tara menyinyirkan bibir nya sambil membawakan makanan yang mereka pesan tadi.


"Iya donkk. Lo buruan deh jadian sana sma Dito." Jawab Maya sedari tadi menggandeng tangan Riyan.


"Apaan sih, gue baru aja kenal dia, itupun kenal nama doang." Jawab Tara datar.


"Kagak ada Yan, tuh cewe lo ngarang aja." Jawab Tara.


"Iya sih, besok mah ada pasti hihihi." Ujar Maya.


Lama berbincang-bincang dan menghabiskan makanan nya, Riyan kembali ke kelas nya, diikuti Tara dan Maya yang berbeda arah dengan Riyan.


Sampai di depan kelas, ternyata sudah ada Dito yang duduk bersama teman-teman cowok lainnya.

__ADS_1


Dito memandang Tara dengan tatapan yang begitu berbeda.


Tara membalas pandangan itu.


"Cieeee curi-curi pandang ehem..." Ujar Maya meledek Tara.


"Ehhh... Apasih nggak sengaja kali." Jawab Tara grogi karena emang sebenarnya dia memandang Dito.


"Hayyy..." Ujar Dito melambaikan tangan nya ke arah Tara dan Maya.


Tara membalas hanya dengan senyuman yang datar.


"OMG....hayyy too Dito." Sahut Maya lalu mengedipkan mata kiri nya.


"Ganjen lo May! Udah ayo masuk, kita harus mengerjakan pr matematika." Ujar Tara kemudian menarik tangan maya.


Bel masuk berbunyi. Semua murid masuk ke kelas nya, diikuti dengan ibu guru. Dito yang duduk di pojok paling belakang tidak memperhatikan penjelasan guru, dia hanya fokus melihat Tara yang duduk di pojok paling depan. Dito melihat Tara tersenyum-senyum sendiri.


Kalo di perhatiin cantik juga hehe


Batin Dito lalu tersenyum gemas.


Sementara itu Tara melirik sebentar ke arah Dito, dia tahu bahwa Dito memperhatikan nya sejak tadi. Tapi Tara pura-pura acuh, dia tidak menghiraukan nya.

__ADS_1


Ngapain sih tuh cowok senyum senyum gak jelas.


Batin Tara merasa risih.


__ADS_2