Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan

Sebuah Usaha Mencintai Dan Melupakan
Chapter 4 -Pertolongan


__ADS_3

Bel pulang telah berbunyi. Semua murid sudah meninggalkan sekolah dan pergi pulang menuju rumah masing-masing. Kecuali Tara dan Dito.


"Aduh, gimana nih, motor gue kok gak bisa nyala sih, mana gak ada orang lagi." Gumam Tara panik.


Tiba-tiba terdengar suara adito di telinga Tara.


"Ehhh kenapa?" Dito melihat Tara yang seperti nya sedang panik dan bingung.


"Eh, lo kenapa disini belum pulang?" Tanya Tara terkejut melihat Dito. Tara baru menyadari bahwa masih ada satu motor yang tersisa di samping nya, yaitu motor nya Dito.


"Iya nih.. aku abis dari perpus, pinjem buku." Jawab Dito menunjukkan buku yang dia pinjam.


"Eh kenapa kamu belum balik?" Tanya Dito penasaran.


"Iya, motor gue gak bisa nyala, gatau deh kenapa." Jawab Tara, sambil mencoba menghidupkan motor nya, yang sejak tadi tidak bisa menyala.


"Ohhh...coba sini aku cek, nih bentar pegang dulu buku ku" Ujar Dito memberikan buku yang dia bawa kepada Tara, lalu melihat kondisi motor Tara.


"Sok tau lo, emang bisa." Tanya Tara penasaran.


"Bisa lah, masalah motor mah gampang. Dulu ayah buka bengkel di Bandung, jadi sedikit-sedikit tau lah." Jawab Dito sembari melihat mesin motor nya dan mencoba menghidupkannya.


Tara menggangguk lalu memonyongkan bibir bawah nya.


"Yaelah..ini mah ada kendala di mesin nya ra." Ujar Dito setelah melihat mesin motor nya ada yang rusak.


"Aduh, terus gimana dong?" Tanya Tara, binggung.


"Gini aja Ra, ini motor kita bawa ke bengkel sepupu aku aja, kebetulan gak jauh dari sekolah ini." Jawab Dito.


"Lah terus gue balik pulang gimana?" Tanya Tara lagi dengan binggung dan panik takut di marahi oleh ayah nya.


"Tenang, kamu balik sama aku, Ntar aku anter sampe rumah, terus ntar aku bilang ke orang tua kamu kalo motor mu rusak." Jawab Dito lalu naik di motor nya.


"Terus ini motor gue lo tinggal disini gitu?" Tanya Tara.

__ADS_1


Dito menggambil handphone yang ada di saku celana nya, kemudian mengirim pesan kepada sepupu nya melalui whatsApp.


Isi whatsApp Dito dan sepupu nya:


Dito: Ko, lo tolong ke sekolah an gue.Ini motor teman gue rusak.


Riko: Ok meluncurrr.


***


"Eh bentar ya Ra, sepupu ku lagi otw nih kesini buat bawa motor kamu ke bengkel ." Ujar Dito kemudian memasukkan handphone ke dalam saku nya.


Tara menggangguk mengerti.


Tidak lama kemudian, Riko dan satu teman nya datang.


Riko dan teman nya itu langsung membawa pergi motor Tara ke bengkel nya.


Setelah itu Dito menghantar Tara pulang. Selama di perjalanan mereka hanya terdiam saja. Tiba-tiba Dito memulai obrolan.


"Gatau juga tadi pas berangkat baik-baik aja, eh pas mau pulang gak bisa nyala." Jawab Tara.


"Wah mungkin dia minta ganti kali, gak betah sama majikan jutek kayak kamu hahaha." Ujar Dito berharap dia bisa mengajak Tara untuk bercanda gurau.


"Kurang ajar lo." Sahut Tara lalu memukul kepala Dito yang memakai helm.


"Hahaha emang iya kan, kamu itu jutek nya minta ampun." Ujar Dito melihat ke arah spion yang disitu ada pantulan wajah Tara.


"Cantik." Gumam Dito dengan pelan.


"Hah? Siapa cantik?" Sahut Tara tidak sengaja mendengar perkataan Dito.


"Hmmm.... Enggak siapa yang bilang cantik? salah denger kali kamu haha." Ujar Dito mengelak.


Tidak lama kemudian Sampai lah dirumah Tara. Dito dan Tara berjalan ke depan teras rumah Tara. Rumah Tara lebih luas di bandingkan rumah Dito, ada 2 mobil mewah di depan rumah nya.

__ADS_1


"Assalamualaikum" Ujar Tara sambil mengetuk pintu rumah nya.


"Waalaikum salam." Muncul lah wajah pak Santoso yang tak lain ayah nya Tara. Kebetulan hari ini ayah Tara sedang libur dari kantor nya.


Lalu Tara mencium punggung tangan ayah nya.


"Siapa ini." Tanya pak Santoso melihat Tara pulang bersama laki-laki.


"Ini yah, Dito. Temen sekelas aku." Jawab tara.


"Hallo om.." Ujar Dito lalu mencium punggung tangan pak Santoso.


pak Santoso membalas dengan tersenyum.


"Mana motor mu Ra?" Tanya pak Santoso binggung melihat tidak ada motor Tara di depan hanya ada motor nya Dito saja.


"Emm...gini om tadi motor Tara mogok di sekolah, setelah saya cek,ada kendala di mesin nya om, lalu di bawa ke bengkel, kebetulan yang punya bengkel sepupu saya" Sahut Dito menjelaskan dengan sopan.


"Oh yasudah, kalo sudah dibenarkan bisa kamu bawa ke sini." Tanya pak Santoso.


"Oh tentu saja om, nanti kalo sudah benar saya bawa kemari." Jawab Dito lalu tersenyum.


"Baiklah kalo begitu saya balik pulang dulu om." Ujar Dito mencium punggung pak Santoso.


"Gak mau mampir masuk dulu To?" Tanya pak Santoso.


"Lain kali saja om, sudah sore hehehe" Jawab Dito lalu melangkah kan kaki nya.


Pak Santoso mengangguk mengerti.


"Hati-hati ya To, terimakasih udah repot- repot anter gue balik, terimakasih juga udah bantuin motor gue ya." Ujar Tara sambil tersenyum manis ke arah Dito.


"Sama-sama cewek jutek Haha" Jawab Dito kemudian membalas senyum Tara. Lalu pergi meninggalkan rumah Tara.


"Baik juga." Gumam Tara tersenyum.

__ADS_1


Lalu ibu Rani menyuruh Tara makan. Tara pun segera pergi keruang makan. Bu Rani menanyakan dimana motor Tara, dan pak Santoso menjelaskan bahwa motor Tara rusak, dan sedang di benarkan dibengkel. Kemudian, setelah makan Tara segera masuk kamar dan beristirahat.


__ADS_2