
Sanha kalah telak dari serangan Hyunjin dan keluar dari arena bertanding.
"Selamat kepada Hwang Hyunjin karena sudah memenangkan babak pertama! Mari kita langsung saja lanjut ke babak berikutnya, antara Kim Seungmin dan Kim Sunwoo." Ucap MC
"Silahkan naik ke atas sini untuk bertanding, yang terlambat akan segera didiskualifikasi!"
"Min, hati-hati yah..." Ucap Hyunjin
"Siap Jin, jagain calon pacar gue disana yah..." Bisik Seungmin sambil melihat Winter
"Oh dia, oke deh..."
"Sekali lagi panggilan terakhir untuk Kim Sunwoo!!" Teriak MC
"Cih, mana lawan gue ini?! Masa' gue menang berdiri?" Kesal Seungmin
"Oke, karena Kim Sunwoo tidak datang ke arena maka langsung saja pertandingan kedua dimenangkan oleh Kim Seungmin!" Seru MC
"Mari selesaikan ke babak final antara Kim Seungmin melawan Hwang Hyunjin! Kedua penantang harap untuk naik ke arena!" Titah MC
"Yo Seungmin, gue nggak nyangka harus melawan lo..." Ucap Hyunjin
"Kerahkan kemampuan lo yang terbaik Jin karena gue nggak akan main-main!"
3,2,1 start!
"Ayo maju Hyunjin!!" Teriak Karina
"Jangan kalah Min!" Teriak Winter
Mereka berdua tengah bersemangat untuk menang karena sudah di support sama orang yang disukai.
"Five star slash!"
"Tidak semudah itu Hyunjin!"
Seungmin segera menghindari serangan pedang Hyunjin dengan kecepatan vampirenya. Kemudian ia langsung menyerang Hyunjin.
"Terima ini, jurus terlarang nomor 5 pukulan tujuh naga!"
Hyunjin menahan semua serangan Seungmin tapi hampir saja ia terlempar karena sangat kuat.
"Fyuh, hampir saja..."
Setelah itu, Seungmin dan Hyunjin bersepakat untuk saling menyerang. Seungmin akhirnya kalah dengan tebasan akhir Hyunjin.
"Froze Junslash!"
"Serangan pedang macam apa itu? Namanya jelek banget" Ucap Seungmin sambil pasrah
Hyunjin memenangkan pertandingan dan mendapatkan dua kuda, Satu untuk dia dan Karina satunya untuk Seungmin dan Winter. Mereka langsung menuju desa.
"Hiyaa!" Teriak Hyunjin sambil memukul kudanya begitupun dengan Seungmin yang sangat bersemangat
"Jin, lo tau jalan yang lebih cepat untuk ke desa nggak? Kita kan nggak punya peta." Tanya Seungmin
__ADS_1
"Tenang aja, gue bisa tanpa peta sekalipun. Ikutin gue aja dulu Min."
"Kok gue meragukan kata-kata lo yah Jin..." Ucap Seungmin
Berjam-jam kemudian...
"Oi Jin, ini kenapa kita nggak nyampe ke desanya?! Lo memangnya bisa bawa kita semua ke jalan yang benar?!" Kesal Winter
"Nggaklah Win, orang dia sendiri buta arah. Gimana bisa jadi pemimpin..." Balas Karina
"Apa?! Tau gitu gue yang didepan duluan, Lo di belakang gue gih Jin sama Karina..." Titah Seungmin
"Enak aja! Gue nggak mau Min!"
"Turutin aja deh Jin, lagian kalo lo yang didepan mulu kita kapan bisa ambil barangnya?!" Ucap Karina dan Hyunjin pun menyerah
Hyunjin menurunkan kecepatan kudanya dan di belakang kuda Seungmin. Dua hari penuh Seungmin dan Hyunjin belum juga tiba di desa.
"Cih, ini desa kok jauh banget?! Gue capek tau bawa kuda terus!" Umpat Seungmin
"Sabar kali Min, lo daritadi ngumpat mulu. Semua nama hewan di kebun binatang udah keluar tuh daritadi selama lo mengumpat." Balas Hyunjin
"Istirahat dulu lah..." Saran Karina
"Iya, gue pegal-pegal dan lapar banget Min. Lanjut nanti sore saja yah..." Sambung Winter
"Oke deh, turun yuk Win..." Ucap Seungmin turun duluan dan menawarkan bantuan ke Winter untuk dibantu turun dari kuda
"Makasih Min."
"Lo mau gue bantu nggak Rin?" Tanya Hyunjin
Untungnya ada Hyunjin yang sigap menahan Karina agar tidak jatuh ke tanah.
"Ehem, tatap-tatapannya jangan dulu. Cari makan yuk Jin..."
"Oke Min, kalian berdua jagain kuda jangan sampai hilang..."
"Sekalian lo jagain Winter yah Rin, soalnya dia kan perlu dijaga..." Lanjut Seungmin
Tak lama datanglah Hyunjin dan Seungmin membawa sekantong daging kelinci.
"Itu kantongan darimana lo dapat Jin?" Tanya Karina
"Ha'a perasaan tadi nggak bawa gituan deh..." Lanjut Winter
"Dapat dari orang yang lewat tadi, dia kasi' kantongan untuk gue dan Seungmin. Yah dipake' ajalah untuk daging kelinci ini..."
"Kenapa tiba-tiba dia kasi?" Tanya Karina lagi
"Oh tadi dia lihat kita bawa dagingnya pake' tangan aja, jadi kasi' kantongan buat diisi."
"Tadi kalian bilang orang kan?" Tanya Winter
"Kenapa Win?" Tanya Seungmin
__ADS_1
"Kalo ada orang di sekitar sini berarti nggak jauh darisini ada desa. Kalian kok nggak nanya sih tadi?!"
"Lah iya juga, lo sih Jin..." Ucap Seungmin menyalahkan
"Lah gue? Lo aja nggak ingat, gue yang lo salahin..."
"Ya udah nanti kita lanjut cari desanya kalo sudah makan ini dan istirahat sebentar..." Ucap Karina menengahi
Ditempat lain Jeongin kembali bersama Changbin ke tempat Bangchan dkk kecuali Winter, Seungmin, Hyunjin dan Karina.
"Lah kenapa Seungmin sama Hyunjin bisa hilang?" Tanya Bangchan
"Tadi Hyunjin cari kayu bakar di tempat lain, karena nggak datang juga akhirnya Seungmin sama Winter juga ikut nyari. Gue dan Jeongin disuruh kemari supaya bisa nyusul bareng kalian." Jelas Changbin
"Ya udah tunggu apalagi hyung, kita cari Hyunjin dan Seungmin yuk!" Ajak Felix
"Iya nih, gue khawatir sama sepupu gue." Ucap Jeongin
"Gue juga." Sambung Changbin
"Okey, yuk!" Pimpin Bangchan
Bangchan dan yang lain mencari Hyunjin di sekitar tempat Changbin mencari kayu bakar tadi. Tapi sayangnya, mereka tidak menemukan Hyunjin, Seungmin, Karina dan Winter.
"Duh, ini gimana? Mereka ada dimana sih?!" Kesal Lee Know
Hyunjin dan Seungmin yang sudah istirahat melanjutkan perjalanan ke desa. Mereka bertanya ke orang sekitar sana mengenai barang yang akan dibawa pergi.
"Oh saya rasa barang yang kalian cari berada di gudang. Kalian bisa kesana. Tinggal lurus saja dan di belakang desa ada gudang tua." Ucap orang desa A
"Oh kalau begitu kami kesana dulu, terima kasih infonya pak."
"Yah sama-sama." Balas orang desa A
"Disini?" Tanya Seungmin sambil membuka gudang tua
"Yang mana barangnya?" Tanya Hyunjin
"Itu kali Jin..." Tunjuk Seungmin ke barang yang sudah di packing
"Box itu?"
"Iya."
"Yakin Min?"
"Yakin Jin."
"Ah kalian kelamaan, gue saja yang ambil." Ucap Karina dan tanpa babibu langsung ke box besar itu dan mengambilnya
"Sudah kan? Ayo keluar darisini."
"Eh iya." Ucap Seungmin dan Hyunjin
"Selamat karena sudah memenangkan quest kedua, sekarang di gudang ini kalian akan langsung bertemu dengan bos terakhir yang akan kalian lawan. Jika menang kalian bisa memenangkan game ini dan jika kalah kalian akan mati dan terkurung di gudang ini selamanya."
__ADS_1
Tiba-tiba datanglah robot besar yang muncul depan Hyunjin dkk.
"Aku ingin bermain! Aku ingin bermain! Kalian adalah mainanku!" Ucap robot besar itu