
"Sekarang kita pisah!" Ucap Seungmin
"Gue kayak merasa aneh yah..." Batin Changbin
"Ini kan bukan pernyataan cinta, aneh banget rasanya...." Batin Jeongin
"Gue kayak merasa ditolak sama Seungmin padahal itu untuk Changbin oppa dan Jeongin..." Batin Winter
"Min, kita cari gimana?" Tanya Winter
"Cari aja sambil jalan ke depan Win, kalo nggak ketemu kita tinggal nyerah..."
"Enteng amat Seungmin bilang nyerah, apa dia nggak khawatir sama Hyunjin?" Batin Winter
Sementara itu Karina dan Hyunjin sedang bingung mencari jalan kembali ke Changbin.
"Jin, lo nggak buta arah kan?" Tebak Karina
"Ah enggak kok Rin, gue nggak buta arah. Lo bisa andalkan gue..." Balas Hyunjin gelagapan
"Bohong, kita daritadi cuma muter-muter hutan ini tau!!"
"Yah iya deh gue ngaku gue buta arah. Lo tau darimana?"
"Lo daritadi kebingungan soal jalannya. Kan gue jadi kepikiran kalo lo buta arah, dan ternyata itu beneran..."
"Lo capek yah jalan? Mau istirahat dulu sebentar?" Tanya Hyunjin
"Sedikit sih, kaki gue agak sakit."
"Hmm gitu, ayo naik ke punggung gue dulu." Ucap Hyunjin membungkuk
"Nggak usah, gue masih kuat." Tolak Karina
"Kalo lo nggak mau gue paksa nih..."
"Lo mau ap-"
Seketika Hyunjin menggendong Karina dan menyuruh Karina melingkarkan kedua tangannya di leher Hyunjin.
"Lo nolak tadi kan? Ya udah terpaksa gue buat lo kayak gini..." Ucap Hyunjin malu-malu
"Haha, Lo lucu kalo lagi salting kayak gitu Jin..." Balas Karina
"Siapa yang salting?! Gue nggak salting kok Rin..." Elak Hyunjin dan dibalas Karina dengan senyuman
"Lo mau gendong gue terus gitu? Nggak mau cari tempat istirahat yang lo saranin tadi?"
"Ah benar juga, kita kemana sekarang?" Tanya Hyunjin
"Gue nggak tau, menurut lo?"
"Duduk disini aja deh sambil nyalain api unggun. Kayak kemping malam-malam gitu..."
"Berdua doang?"
__ADS_1
"Iyalah Rin, sama siapa lagi kalo bukan berdua doang? Ya kali sama hantu..."
"Tumben yah game lagi nggak ada Jin..."
"Jangan bilang gitu Rin, nanti tuh master game munculin lagi game baru..."
"Tepat sekali, gue akan memberikan game khusus untuk kalian berempat."
"Berempat nenek moyang lo!! Kita berdua doang kali!" Teriak Hyunjin
"Lah bukannya mereka berdua yang di belakang juga teman kalian?"
"Yang dibelakang?"
Kresek
"Siapa disitu?!" Teriak Hyunjin
"Tenang Jin ini gue, Seungmin sama Winter..."
"Elo Min, kapan kalian tiba kesini?" Tanya Hyunjin
"Udah lama, bahkan kami dengar pembicaraan kalian semua dari awal. Mulai dari lo gendong si Karina..."
"Kenapa nggak keluar?" Tanya Karina
"Kan kita berdua mau lihat sampai mana hubungan kalian berdua.., perkembangan hubungan kalian lebih tepatnya." Jujur Seungmin
Tak
"Ngapain lo bilang sih Min?! Kan gue udah bilang jangan bilang tadi!"
"Ehem saudara-saudari terkasih apakah kalian sudah selesai?"
"Nggak usah pake' basa-basi lo!! Mending cepetan to the point sama aturan game kali ini!" Teriak Hyunjin
"Aturannya gampang, kalian hanya harus menyelesaikan quest yang ada. Cuma tiga quest kok, nggak susah-susah amat juga."
"Beneran? Nggak bohong kan lo?"
"Iyap, tutup mata kalian dan quest akan muncul dengan sendirinya."
"Oke, itu aja kan? Gue ngerti." Ucap Seungmin
"Nyawa kalian untuk menyelesaikan quest disini cuma dua. Jadi jangan sia-siakan."
"Oke, dadah komputer. Terima kasih atas informasinya."
"Dadah Seungmin, jangan sampai kalah dan sampai ketemu di game lain."
Hyunjin, Karina, Winter dan Seungmin menutup mata mereka dan terdapat tiga quest yang muncul sendiri.
Kalahkan goblin dengan senjata yang didapat dengan roda berputar.
__ADS_1
Akan ada barang yang harus dijaga selama bertarung melawan goblin, jaga barang itu jangan sampai jatuh!
Kalahkan bos terakhir setelah barang berhasil dijaga.
"Roda berputar? Dimana?" Bingung Winter
"Itu kali Win." Tunjuk Karina ke sebuah papan berputar bulat
Setelah diputar Hyunjin mendapatkan Ksatria berkuda, Seungmin mendapatkan vampir, Karina mendapatkan penyihir dan Winter sendiri mendapat peri.
"Yey gue jadi vampir. Kekuatan gue apa nih?"
"Pertanyaan bagus, Ksatria berkuda mempunyai kuda, pedang besar dan tameng. Vampir mempunyai kecepatan, kekuatan bertarung yang hebat. Penyihir memiliki elemen api, air dan petir. Sedangkan peri sebagai penyembuh jadi usahakan kalian menjaga peri."
"Oh gitu, thank you. Goblin nya dimana?"
"Cari sendiri dong! Udah ah gue mau istirahat dulu, pengen bobo. Bye..."
"Lah, kita cari kemana nih Jin?" Tanya Seungmin
"Mana gue tahu, gue kan tempe!"
"Sempat juga lo ngelawak Jin, jalan aja yuk terus-terus." Ucap Karina
"Gitu? Oke, tapi jangan sampai nabrak lo Rin. Nggak baik buat kesehatan." Ucap Seungmin
"Apa hubungannya bego!"
"Yeh..."
"Min, itu bukan goblin?" Tanya Winter
"Mana?"
"Itu warna hijau yang kecil-kecil..."
"Gue nggak liat Win, mana sih?!"
"Ada tadi, gue sembuhin juga mata lo supaya bisa lihat!"
"Eh jangan, entar mata gue nambah buruk lagi penglihatannya..."
"Terus aja kalian ngobrol berdua kacangin gue sama Karina."
"Lah kalian kan juga pasangan, yah main juga dong berdua kayak gue sama Winter..."
"Main? Astaga Min lo udah main?!" Teriak Hyunjin nggak percaya
"Seungmin gue udah nggak polos." Ucap Hyunjin elus dada
"Lo mikirin apa sih Jin?! Gue sama Winter kan biasa main tapi bukan main kayak yang lo pikirin sekarang goblok! Dasar mesum!"
"Eonni mau-mau aja sama Hyunjin yang pikirannya agak kotor..." Ucap Winter geleng kepala
__ADS_1
"Idih gue nggak nyangka sama lo Jin, gue kira lo anak baik-baik ternyata pikiran mesum!"
"Udah ah, ini cari goblin nya dulu baru nanti bertengkar." Ucap Seungmin