Secret Game

Secret Game
Bite and Viruses


__ADS_3

Subin yang melihat Karina dan Ningning masih tertidur memutuskan untuk keluar dari kamar 001.


Ia mencari toilet kemudian setelah menggunakan toilet, ia tidak sengaja mendengar suara tapi tidak memperdulikan nya.


"Lho Bin lo darimana saja?" Tanya Karina.


"Oh tadi dari toilet. Lo sudah baikan?"


"Memangnya lo pikir gue sakit apa?! Gue sehat kali Bin!" Ucap Karina.


"Kalo lo begitu gue senang dengarnya Rin. Kan kalo lo nangis terus yang ada gue semakin khawatir sama lo."


"Lebay lo!" Kata Karina melempar bantal ke wajah Subin.


"Hup." Tangkap Subin.


"Nggak kena tau Rin. Gue itu orangnya cekatan." Lanjut Subin.


Buk


Sebuah bantal melayang ke wajah Subin. Karina kaget dan berusaha menahan tawanya.


"Aduh sakit tau! Siapa sih yang lempar?!" Kesal Subin.


"Siapa lagi kalo bukan gue?? Lo pikir setan apa?!" Balas Ningning.


"Awas yah lo nanti gue balas." Ucap Subin memegang hidungnya.


"Hahahaha." Karina akhirnya tertawa karena ulah Ningning.


Subin yang melihat itu hanya tersenyum.


"Kalo lo bisa tertawa begini terus gue nggak papa harus dilempari apapun Rin." Batin Subin.


Di kamar 002.


"....."


Sunyi, diam, dan tidak bersuara sampai terdengar suara keras dari kamar 001.


"HAHAHAHA."


Winter, Seungmin, Jihan dan Jinyoung kaget mendengar suara itu.


"Eh astaga jantung gue copot! Itu suara siapa sih ngakak sampai sebesar itu??" Tanya Jinyoung.


"Itu suaranya Karina eonni. Dia kenapa tertawa begitu?" Tanya Winter balik.


"Mau kesana?" Ucap Seungmin ke Winter.


"Boleh. Gue penasaran sama apa yang mereka bertiga lakukan." Balas Winter.

__ADS_1


"Kalian mau ikut nggak?" Tanya Winter ke Jihan dan Jinyoung.


"Nggak deh, gue mau istirahat disini. Lo mau nggak Han?"


"Gue ikut Jinyoung saja. Nanti dia takut ditinggal sendirian." Ucap Jihan.


"Ya sudah, gue dan Winter pergi dulu. Selamat beristirahat." Pamit Seungmin.


Tok tok tok


"Siapa itu?" Tanya Subin melirik ke Karina dan Ningning.


"Buka sana Bin! Lo kan laki-laki." Titah Karina.


"Oke."


Cklek


"Lho kalian berdua kenapa kesini?" Tanya Subin.


"Kami cuma penasaran kenapa kamar kalian berisik sekali. Jadinya karena tidak bisa tidur kami malah kesini." Balas Seungmin.


"Lo yakin itu alasannya?" Tanya Subin.


"Menurut lo??"


"Hehe nggak sih. Siapa tau kalian ada niat lain gitu." Ucap Subin.


"Sudah Win, maaf sudah buat lo dan yang lain khawatir." Jawab Karina.


"Baguslah. Kalo lo Ning?"


"Udah eonni. Gue nggak suka lama-lama bersedih. Lagian gue senang ketemu dengan Lino oppa sekali lagi walaupun cuma sebentar."


"Maaf mengganggu waktu kalian semua. Silahkan kalian berkumpul di ruang tamu lagi karena game yang keempat akan segera dilakukan." Ucap MC.


"Hadeh. Baru gue merebahkan diri ke kasur sudah harus bermain game lagi. Kapan kita bisa istirahat sedikit sih?!" Omel Jinyoung.


"Yah itu kan mau mereka Young. Kita ikutin saja dulu." Balas Jihan.


"Tapi perasaan gue nggak enak Han. Kira-kira game apa yang akan kita lakukan nanti?"


"Udah nggak usah lo pikirin. Itu mungkin cuma perasaan lo doang. Nggak akan terjadi apa-apa Young."


Jinyoung dan Jihan pertama kali tiba di ruang tamu. Kemudian tak lama, Seungmin, Winter, Ningning, Subin dan Karina datang.


"Game apa lagi kali ini?" Tanya Jinyoung.


"Judul game kali ini adalah bites and viruses. Game ini berkaitan dengan gigitan dan virus, aturannya adalah yang pertama kalian akan menghadapi tujuh ekor serigala yang mempunyai virus mematikan dan akan menyerang mangsanya ketika bergerak sedikit saja. Kedua, dibalik adanya tujuh serigala ada seseorang yang akan mengendalikan mereka. Kalian harus menemukan orang itu dan membuat berhenti. Ketiga, jika ada salah satu dari kalian yang terkena gigitan dan virusnya sudah tersebar ke dalam tubuh, kalian harus secepatnya menemukan penawar yang ada pada salah satu serigala. Terakhir, waktu virus yang menyebar hanya 2 jam sebelum akhirnya yang terinfeksi tidak bisa diselamatkan. Dan waktu yang digunakan dalam game kali ini hanya 5 jam. Sekian dan terima kasih karena telah mendengarkan aturannya." Jelas MC.


"Ada pertanyaan?" Tanya Shotaro.

__ADS_1


"Hm sepertinya aturannya tidak terlalu ribet. Kami semua sudah paham." Jawab Jinyoung.


"Bagus kalau begitu. Gue akan mulai game ini sekarang!"


"Eh bentar dulu Taro! Gue mau bertanya sedikit." Kata Subin.


"Soal apa? Yang mana yang lo nggak paham?"


"Tadi lo bilang kalo serigala akan menyerang mangsanya ketika bergerak sedikit. Terus gimana caranya kita bisa menemukan orang yang mengendalikan serigala-serigala itu kalo nggak bisa bergerak?"


"Oh itu nanti akan ada waktu kalian untuk mencari pengendalinya. Jika bel berbunyi satu kali, serigala itu akan mulai mencari. Jika bel berbunyi dua kali, dia akan menghilang." Ucap Shotaro.


"Kalo misalnya gue bergerak sedikit terus berhenti lagi gimana? Tetap digigit nggak?"


"Hm kalo soal itu gue nggak bisa beritahu. Kalo lo mau yah bisa uji coba dulu nanti." Balas Shotaro.


"Oke, gue mengerti." Ucap Subin dan menatap Shotaro dengan tajam.


"Min! Gue mau mengusulkan nih supaya kita lebih cepat bertemu dengan pengendali serigalanya."


"Lo mau usulin apa Young?" Tanya Seungmin.


"Karena serigalanya ada tujuh dan kelihatannya menakutkan gue rasa kalo sebaiknya kita nggak berpencar."


"Bagiamana menurut kalian? Setuju dengan Jinyoung nggak?" Tanya Seungmin menatap satu-persatu Subin, Karina, Winter, Ningning dan Jihan.


"Gue rasa Jinyoung benar. Sebaiknya kita nggak pisah karena kalo jumlah kita sedikit nanti akan sulit untuk melawan serigala itu." Tambah Jihan.


"Gue, Winter, dan Ningning juga ikut saran Jinyoung kali ini. Gimana dengan lo Bin?" Tanya Karina menoleh ke Subin.


Anehnya Subin malah menghilang di tengah pembicaraan mereka. Seungmin dkk panik karena kehilangan teman mereka.


"Kalian tau nggak Subin dimana?" Tanya Seungmin.


"Nggak Min, gue nggak sadar dia menghilang. Gue fokus ke saran Jinyoung tadi." Jawab Winter.


"Kami juga sama." Jawab yang lain.


"Aduh itu anak kemana sih?! Bikin tambah pusing gue saja! Kalo dia digigit nanti gimana? Gue nggak mau Subin juga mengalami hal yang sama dengan Renjun!" Kesal Seungmin.


"Tenang Min. Gue yakin Subin baik-baik saja, mungkin dia belum jauh darisini. Kita cari bersama yuk." Ajak Winter.


"Iya Min. Gue juga setuju dengan ide Winter eonni, Subin oppa pasti belum jauh. Mungkin dia ke toilet." Sambung Ningning.


"Memangnya disini ada toilet yah?" Tanya Jinyoung.


"Ada dong. Lo pikir rumah mewah gini nggak punya toilet apa?!" Kesal Shotaro yang jadi pemilik rumah.


"Jangan marah Ro. Gue kan cuma mau mencairkan suasana yang tegang ini." Ucap Jinyoung sambil nyengir.


"Biasalah. Dia memang anaknya emosian gitu, wajahnya saja menakutkan." Timpal Karina.

__ADS_1


__ADS_2