
AKU MENCINTAIMU. BUKAN RATUSAN, JUTAAN, ATAU MILYARAN KALI, MELAINKAN SEBANYAK DETAK JANTUNGKU YANG TERUS BERDETAK BERSAMAMU.
-Fasya Al-gifary
Keesokan harinya, mereka menjalani aktivitas di puncak seperti biasa. Sorehpun tiba, Chaca' tampak sangat menikmati pemandangan yang ada di perkebunan teh dengan berjalan sendiri.
Ketika ia tengah bejalan di sekitar perkebunan teh, ia bertemu dengan Cika. Mereka memutuskan untuk bicara berdua, Chaca' sudah mulai berubah ia berusaha menerima keadaan dan berharap suatu saat semua akan berakhir bahagia.
"Bagaimana kabar Clara? Bagaimana dengan penyakitnya" tanya Chaca' kepada Cika
"Dia beberapa kali masih drop. Tapi, belakangan ini dia mulai membaik. Fasya menjaganya dengan sangat baik" ucap Cika tersenyum.
"Semoga ia segera pulih" ucap Chaca' membalas senyuman Cika
"Lo banyak berubah. Lo sekarang lebih kuat" ucap Cika
"Maaf yah, kalo kemarin gw banyak salah. Gw cuma belum bisa berdamai dengan keadaan" ucap Chaca' menunduk
"It's okey, gw ngerti banget sama keaadaan lo sekarang. Lo tau? Saat pertama kali lo memutuskan untuk tetap pura-pura gak tau dengan semuanya, sebenarnya gw percaya lo gadis yang kuat. Meski waktu itu lo marah banget" jelas Cika
"Haha bisa aja lo, gw tau kok kalian gadis baik. Gw gak heran kalo Fasya bisa cinta sama Clara, dia gadis yang baik dan kuat" ucap Chaca' yang berusaha tegar
'Lo bahkan gadis hebat, yang bisa membuat Fasya berhenti mencintai Clara. Seandainya lo tau kalo wanita yang di cintai Fasya sekarang cuma lo' ucap Cika di dalam hati
"Belakangan ini, gw jarang liat lo sama ika dan Indah. Kalian berantem?" Tanya Cika ragu
"Mereka salah paham, mereka kira gw deket sama Dika. Padahal Dika cuma semangatin aku aja. Belum lagi, Dika belum sempat menjelaskan semuanya sama Indah dan harus tiba-tiba pergi menemani Varo" ucap Chaca' sedih
"Lo yang sabar yah, gw percaya suatu saat lo bakal bahagia" ucap Cika tersenyum
Mereka menikmati perkebunan teh dari atas rumah pohon. Cika sangat mengerti perasaan Chaca', Cika bahkan berharap Clara segera sembuh agar hubungan Fasya dan Chaca' kembali seperti dulu.
"Cha' ayo turun" teriak Fasya dari bawah yang mengagetkan mereka berdua
"Lo turun gih, Fasya pasti mau ngomong sesuatu" ucap Cika
"Gw duluan yah. Makasih udah nemenin gw" ucap Chaca' lalu turun dan menghampiri Fasya
.
"Apa yang Cika katakan kepadamu" ucap Fasya menyentuh pipi Chaca'
"Aku hanya berbaikan dan meminta maaf karena kejadian kemarin" ucap Chaca' menggenggam tangan Fasya
"Kamu banyak berubah sayang, I proud of you" ucap Fasya memeluk Chaca'
"Tolong yah, gw masi ada di atas" teriak Cika dari atas menggoda Chaca' dan Fasya
"Iyadeh yang lagi di tinggal sama Varo" ucap Fasya
"Varo? Kalian pacaran" tanya Chaca' kepada Cika
"Dia mantanan. Mereka sempat putus ketika di Ameria. Namun, pas Cika datang ke Indonesia mereka kembali bersama. Itu alasan Varo gak mau dekar sama Lika waktu kamu sama Indah ngedeketin mereka" jawab Fasya
"Ciee selamat deh, semoga kalian bahagia" ucap Chaca'
"Kalian juga, gw doain kalian bisa terus bersama sampai tua" ucap Cika
__ADS_1
"Gw tinggal yah, gw mau bawa Chaca' ke suatu tempat" ucap Fasya kepada Cika
"Iyadeh, hati hati" ucap Cika
"Kita mau kemana?" Tanya Chaca' kebingungan
"Kamu akan tau nanti" ucap Fasya menarik tangan Chaca' pergi
.
.
.
Ketika di perjalanan, Fasya tidak pernah melepas genggamannya dengan Chaca' di dalam mobil. Chaca' sangat kebingungan dengan sikap Fasya yang sangat manis.
Setelah menempuh 3 jam perjalanan, akhirnya mereka sampai di pantai yang sangat indah dengan kerlipan bintang dilangit dan lampu yang berwarna warni.
Chaca' sangat takjub melihat pantai itu
Di sana, Fasya sudah menyiapkan makan malam yang sangat indah di pinggir pantai
Yang di hiasi dengan berbagai lampu dan tirai putih bersinar.
"Kamu suka?" Ucap Fasya menatap lekat Chaca'
"Ini sangat Indah" ucap Chaca' yang tidak berkedip sedikitpun
"Kau tau? Aku akan berusaha agar kau terus bahagia. Aku sangat mencintaimu. Aku tidak akan pergi darimu" ucap Fasya menatap Chaca'
"Aku berjanji akan selalu ada untukmu, atas suka maupun dukamu. Aku akan merasakan sedih dan bahagia bersamamu selamanya. Aku akan menjadi yang pertama merasakan sedih dan bahagiamu.
Aku percaya, suatu saat mamah akan menerimamu dan bahkan menyayangimu seperti ia menyayangiku" ucap Fasya sambil memeluk Chaca'
"Aku akan terus bersamamu. Aku akan berjuang berasamamu. Aku akan bernafas dan berdetak bersamamu. Aku berjanji" ucap Chaca'
"Aku mencintamu, Aliyza kanza sinhawa" ucap Fasya mengelus pipi Chaca'
"Aku juga sangat mencintaimu"
"Kau harus percaya, apapun yang terjadi aku akan tetap selalu bersamamu. Mendukungmu di setiap langkahmu. Aku akan selalu ada di setiap detak jantungmu dan aku tidak akan pernah pergi darimu. Selamanya" ucap Fasya meneteskan air matanya.
'Apa ini waktu yang tepat untuk mengatakan kepada fasya jika aku mengetahui yang sebenarnya dan harus segera operasi jantung? Ah tidak, aku akan merusak suasana. Entah bagaimana ekspresi fasya nanti. Aku akan mengulur waktu sebentar lagi' ucap Chaca' di dalam hati
"Dan aku akan mengingat semua yang kau ucapkan kepadaku" ucap Chaca' memeluk erat Fasya
KU INGIN DIA YANG MENJADI SATU SATUNYA WANITA YANG AKU CINTAI HINGGA AKHIR HAYATKU. AKU AKAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUKNYA HINGGA AKHIR HAYATKU. JANGAN TAKUT, AKU AKAN MENCINTAIMU MILYARAN TAHUN LAGI. DI SETIAP NAFASMU, DI SETIAP DETAK JANTUNGMU. AKU AKAN SELALU MENCINTAIMU. AKU AKAN SELALU MENGGENGGAM TANGANMU DALAM KEADAAN APAPUN. INI AKU, CINTAMU.
-Fasya Al-gifary
~
SEMUA ORANG MENYUKAI YANG KAU LAKUKAN. DARI CARAMU BERBICARA, HINGGA CARAMU BERJALAN. SEMUA ORANG MENYUKAI SELALU KAGUM MELIHATMU, KAU SEPERTI MIMPI YANG MENJADI KENYATAAN. KAU TAK BERUBAH, MESKI COBAAN DATANG MENGHAMPIRI KITA. BIARKAN AKU MENGENANG SEMUA KENANGAN KITA HINGGA TUA. AKU BEGITU TAKUT KEHILANGANMU, TETAPLAH DI SINI BERSAMAKU. AKU MENCINTAIMU
-Aliyza Kanza Shinawa
Mereka menghabiskan waktu bersama di bawah indahnya langit dengan hiasan bintang dan bulan dengan suara gemuruh ombak dan angin yang menerpa.
__ADS_1
Chaca' sangat bahagia malam itu, ia bahkan melupakan semua rasa sedihnya dan hanya memikirkan tentang hubungannya dan Fasya.
.
.
.
Pukul 22.30, jam itu terpampang di dinding kamar mewah milik Yudha Nata Negara. Ia tengah duduk di atas ranjangnya sambil memainkan laptop dan memeriksa perkembangan semua perusahaan milik keluarganya.
Tiba tiba, ada sesuatu yang terlintas di fikirannya. Ia langsung menganbil ponsel genggamnya dan menelfon seseorang.
"Kefin, ke kamarku sekarang" ucap Yudha kepada asisten pribadinya melalui telfon dan langsung mematikan telfonnya.
Akhirnya, Kefin datang ke kamar Yudha.
*toktok*
"Ini saya tuan muda" ucap Kefin dari balik pintu kamar Yudha. Kefin adalah orang yang sangat di percaya oleh Yudha. Kefin bahkan seumuran dengan Yudha. Yudha mempunyai niat akan mengangkat Kefin menjadi salah satu direktur di NN group ketika Yudha mulai mengambil alih sepenuhnya perusahaan milik keluarganya
"Masuk Kefin" jawab Yudha
"Selamat malam tuan muda" uacap Kefin
"Kefin, aku mau kau mencari wanita yang semuran dengan kita. Aku mau ia bisa mejaga Chaca' di situasi apapun. Aku mau dia mencari tau semua masalah dan kendala yang di alami Chaca'
"Baik tuan, saya akan mencari detektif wanita yang bisa menjadi nona muda" ucap Kefin
"Ingat, jangan sampai Chaca' mengetahiu tentang hal ini. Kalau tidak, dia akan marah besar," ucap Yudha memperingati Kefin.
"Baik tuan, saya akan sangat berhati hati" ucap Kefin
"Baiklah, kalo begitu silahkan istirahat. Maaf karena mengganggumu hampir tengah malam" ucap Yudha
"Ini sudah menjadi tugas saya tuan" jawab Kefin. Kefin merupakan asisaten yang sangat setia dan berwatak dingin. Dia sangatlah patuh dan sangat segan dengan yudha. Meski mereka seumuran, namun kefin tetap menganggap Yudha sebagai kakaknya. Mengingat Yudha memiliki sifat yang dewasa dan dermawan yang selalu membantu Kefin dan keluarganya.
AKU AKAN MENJADI MATAMU. AKU AKAN MENGETAHUI SEMUANYA TANPA KAU MENGATAKAN KEPADAKU TENTANG APA YANG KAU ALAMI, AKU SANGAT BERHARAP BISA SEGERA MENEMUKANMU KEBAHAGIAN YANG KAU RINDUKAN. MESKI KAU BELUM MENYADARI KEBERADAANKU UNTUKMU, AKU PERCAYA SUATU SAAT KAU AKAN MENCINTAIKU SEPERTI AKU YANG MULAI MENCINTAIMU DENGAN TULUS. AKU BAHKAN SUDAH MEMUTUSKAN UNTUK MENCINTAIMU SEBELUM KITA BERTEMU DAN HANYA MENDENGARKAN TENTANGMU MELALUI KAKAKMU. ALIYZA KANZA SINHAWA, AKU MENCINTAIMU.
-Yudha Nata Negara
.
.
.
Setelah Chaca' dan Fasya menghabiskan waktu di pentai, tepat di tengah malam mereka pun memutuskan untuk ke puncak dan beristirahat agar esok bisa melanjutkan kegiatan seperti biasa.
"Tidurlah, aku besok pagi yang akan membangunkanmu" ucap Fasya yang mengantar Chaca' kekamarnya kembali
"Selamat malam" ucap Chaca' tersenyum dan memejamkan matanya.
Setelah Chaca tertidur, akhirnya Fasya kembali ke kamarnya dan beristirahat.
KAU ADALAH SEMUA ALASANKU UNTUK TETAP TERSENYUM. KAU SEGALA YANG AKU KAGUMI. DENGAN SEPENUH HATIKU, KU UCAP JANJI DENGAN SUNGGUH SUNGGUH KEPADAMU. AKU MENCINTAIMU.
-Fasya Nata Negara.
__ADS_1