
AKU TAK YAKIN APAKAH KAU MENGETAHUI TENTANG HAL INI. NAMUN PADA SAAT KITA PERTAMA KALI BERTEMU, AKU SUDAH MERASAKAN BAHWA KAU ADALAH TAKDIR YANG TUHAN BERIKAN. MAKA AKU BERJANJI, SELAMA AKU HIDUP AKU AKAN TERUS MENCINTAIMU HINGGA MAUT MEMISAHKAN KITA. AKU AKAN SELALU MENDEKAP DAN MENGGENGGAM TANGAN MU. HARI INI KAU BENAR-BENAR SANGAT CANTIK DENGAN BALUTAN GAUN PUTIH YANG BERSINAR DI TUBUHMU. AKU SANGAT TAKJUB DENGAN MU. DAN KITA AKAN SALING MELENGKAPI SATU SAMA LAIN.
AKU BENAR-BENAR BESYUKUR KEPADA TUHAN KARENA TELAH MEMBERIKU TAKDIR YANG SANGAT INDAH. MAU BENAR-BENAR CINTAKU. CINTA DUNIA DAN AKHIRATMU. AKU MENCINTAIMU
-Yudha Nata Negara
Satu bulan kemudian, akhirnya perikahan Yudha dan Chaca' akan di gelas esok hari di Indonesia. Semua orang mempersiapkan pernikahan ini dengan sangat detile.
"Mamah, aku sangat gugup" ucap Chaca' kepada Sarah yang tengah menyisir rambutnya
"Sayang, sebentar lagi kau akan memasuki jenjang pernikahan. Kau harus bisa membuat pernikahanmu terasa hangat di setiap haringa" ucap sarah, mama Fasya dengan mata yang berkaca-kaca
"Terima kasih mah, terima kasih karena sangat menyayangiku. Rasakanlah, ia selalu ada bersama kita mah. Ia tidak pernah pergi" ucap Chaca' yang langsung menaruh tangan Sarah ke dadanya untuk merasakan detak jantung Chaca'
"Mamah sangat merindukanmu" ucap Sarah yang tangisnya pecah dan memeluk Chaca' dengan sangat erat.
Akhirnya, mereka berdua menangis dengan saling berpelukan. Mereka sangat merindukan keberadaan Fasya, namun mereka tetap bahagia.
AKU MENCINTAIMU SEPERTI AIR YANG TERUS MENGALIR. AKU MENCINTAIMU SEPERTI ANGIN YANG TERUS BERHEMBUS. AKU MENCINTAIMU SEPERTI SEBANYAK DETAK JANTUNGMU YANG TERUS BERDETAK BERSAMAMU. AKU SANGAT MENCINTAIMU. SEKARANG, IZINKAN AKU MENERIMA PENDAMPING YANG AKAN SELALU BERSAMAKU HINGGA MAUT MEMISAHKAN KAMI. KU HARAP KAU BAHAGIA AKAN HAL INI. AKU BENAR-BENAR SANGAT MENCINTAIMU
-Aliyza Kanza Sinhawa
.
.
.
Pagi pun tiba, mereka semua bersiap untuk menyelenggarakan perosesi pernikahan. Semua orang tampak tegang dan bahagia.
Chaca' benar-benar sangat merasa bahagia. Ia merasa ini adalah keputusan yang tepat untuknya. Atas segala yang Yudha lakukan untuknya selama ini, ia yakin Yudha adalah takdir yang Tuhan berikan untuknya.
Chaca' melangkah masuk ke altar pernikahan. Ia benar-benar cantik dan anggun dengan balutan gaunnya. Semua orang sangat takjub melihatnya. Termasuk Yudha yang bahkan matanya mulai berkaca-kaca.
Akhirnya, mereka berdua duduk di meja akad dengan perasaan yang sangat gugup namun berusaha tenang.
"Saya terima nika dan kawinnya Aliyza Kanza Sinhawa binti Dimas Sinhawa Adipati dengan mas kawin tersebut di bayar tunai" Ucap Yudha yang memantapkan kalimatnya sambil meneteskan air mata.
"Bagaimana saksi?" Tanya penghulu
" S A H " Ucap semua orang dengan sangat bahagia.
Tangis semua keluarga pecah saat semua orang mengucapkan SAH. Akhirnya, Yudha dan Chaca' resmi menjadi suami dan istri
Chaca' akhirnya menyalimi tangan Chaca' dengan meneteskan air matanya. Yudha pun mengecup kening Chaca' untuk pertama kalinya dengan perasaan haru.
"Aku mencintaimu" bisik Yudha di telinga Chaca' yang membuat tangis Chaca'menjadi pecah.
Semua orang sangat terharu melihat mereka. Berita pernikahan Chaca' dan Yudha benar-benar memenuhi media baik di Indonesia maupun Luar Negeri.
.
.
.
Resepsi pernikahan akhirnya di gelar. Semua keluarganya menyambut hangat kedatangan tamu-tamu yang datang.
"Sayang, apa kau lelah?" tanya Yudha yang melihat istrinya mengusap lehernya yang mulai pegal
"Iya kak, aku benar-benar sangat lelah hari ini" ucap Chaca'
"Yaelah pengantin baru udah manja-manjaan aja" ledek Lika yang tiba-tiba datang bersana para sahabatnya.
__ADS_1
"Aaaaa pengen deh cepetan Nikah kaya kalian" ucap Cika dengan nada kekanakannya
"Haha kode tuh Varo, lo pekaan dikit" ledek Dika yang memukul pundak Varo
"Iyaiya sayang. Tunggu aku yah, tahun depan kita akan menyusul" ucap Varo
"Gw duluan yah" ucap Dika yang memandang wajah Indah yang sudah memerah
"Duluan?" Tanya semua orang
"Bulan depan gw dan Indah bakal lamaran. Mungkin akhir tahun kita nikah" ucap Dika dengan senyum gembiranya
"Apa! Aaaaaa aku gak terima. Masa kalian udah mau nikah aja sih" ucap Lika kesal
"Iya iya kita tau kok kalo Lo baru PDKT an sama actor dari Turki itu" Ucap Lulu menggoda
"Haha iya nih, Lika sukanya yang bule haha" Chaca' tertawa
"Clara juga loh gais baru jadian ama salah satu dokter muda yang terkenal di korea. Clara bahkan udah ketemu sama orang tuanya" ucap Cika
"Aaaaa so sweet" teriak Lika
Mereka semua tertawa bahagia dan lain membahas tentang pasangannya masing-masing. Semuanya sangat bahagia.
AKU SELALU MERASA YAKIN BAHWA KAU JUGA BAHAGIA BERSAMA KAMI
-Aliyza Kanza Sinhawa
Ucap Chaca' di dalam hati sambil memegang dadanya. Akhirnya, resepsi pernikahan selesai.
Yudha dan Chaca' pulang menuju kediaman milil Nata Negara Group. Di perjalanan Cahca' cemberut karena sudah merindukan Ayah, Papah, Bunda, dan mamahnya.
Akhirnya, mereka sampai di kediaman nata Negara yang sangat luas dan megah. Chaca' benar-benar sangat takjub melihatnya.
"Iya sayang, selama kita di Indonesia kita akan tinggal di sini. Mamah dan papah hanya ke Indonesia sekali dalam sebulan itupun jika sempat. Kita akan menetap di Korsel sampai kuliahmu selesai. Setelah itu kita pindah ke Amerika, pusat perusahaan Nata Negara Group" jelas Yudha sambil merangkul mesra istrinya
Namun, ketika Yudha menuntun Chaca' masuk, Chaca' hanya diam membeku.
"Mengapa sayang? Kau sakit?" Tanya Yudha cemas
"Aku merindukan semua orang tuaku" ucap Chaca' sedih
"Hei, mereka orang tuaku juga. Kita punya 6 orang tua sekarang" ucap Yudha tersenyum.
Yudha akhirnya segera menggendong tubuh istrinya untuk masuk ke dalam rumah.
"Kak, turunkan aku, aku bisa jalan sendiri" ucap Chaca' yang pipinya merona karena malu
Setelah masuk ke dalam rumah, betapa terkejutnya Chaca' melihat ke enam orang tuanya ada di sana. Chaca' benar-benar sangat behagia dan bahkan meneteskan air matanya.
"Aku merindukuan kalian" ucap Chaca' memangis dan berlari memeluk Sarah dan Mika
"Hei nak, kita bahkan baru tadi bertemu. Kau harus terbiasa mulai sekarang. Sekarang, kau adalah seorang istri" ucap Bunda Mika yang menangis terharu melihat anaknya.
"Selamat datang di keluarga Nata Negara Nak" ucap Prabu, papah Yudha sambil tersenyum haru"
"Terima kasih pah. Chaca' janji akan menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri yang baik dan patuh pada suami" ucap Chaca'
"Mamah sangat bahagia melihat mu nak" ucap sarah dengan tatapan bahagia
"Yudha janji akan menjaganya dengan baik" ucap Yudha merangkul Chaca' di depan semua keluarga
"Kami yakin kau bisa menjaganya dengan baik nak" ucap Ayah Chaca'
__ADS_1
"Kau adalah pria dewasa dan bertanggung jawab. Jagalah anak kami" ucap papah Fasya tersenyum
"Ciee pengantin baru udah lengket aja nih" ucap Aldi yang baru saja sampai
"Kakak, kakak juga harus segera menikah" ucap Chaca' yang berlari memekuk Aldi
"Nak, kakak kamu Akan segera menikah dengan Dokter ahli penyakit dalam yang mengurusnya selama berada di Korea. Minggu depan keluarga kita akan mengadakan lamaran" ucap Bunda Mika tersenyum
"Aaaa aku sangat bahagia" ucap Chaca' yang sangat antusias
"Selamat yah kak, akhirnya aku punya kakak perempuan" ucap Chaca'
"Iyaiya Cha'. Besok kakak akan mengenalkannya denganmu dan Yudha
"Iya, sebaiknya kalian beristirahat" ucap Prabu yang menyuruh Chaca' dan Yudha untuk masuk ke kamar agar bisa beristirahat
Akhirnya, mereka semua beristirahat. Mereka semua sangat lelah namun sangat bahagia. Semua orang bahkan selalu memasang senyum di wajahnya dengan penuh kebahagiaan.
.
.
.
"Sayang kita sebaiknya istirahat. Besok, kita akan berangkat ke Selandia Baru untuk bulan madu" ucap Yudha yang langsung melingkarkan tangannya ke perut Cahca' dari belakang yang tengah memandang indahnya lampu-lamu di rumah megah itu dari jendela.
"Aku benar benar sangat bahagia" ucap Chaca' yang matanya berkaca kaca
"Aku sangat mencintaimu. Aku akan memberikan kebahagiaan yang tak terkira kepadamu sayang" ucap Yudha yang mengecup pundak Chaca' dari belakang
Badai Tuan telah berlalu, salahkah ku menuntut mesra?Tiap pagi menjelang
Kau di sampingku Ku aman ada bersamamu. Selamanya sampai kita tua, sampai jadi debu. Kau di liang yang satu
Ku di sebelahmu.Badai Puan telah berlalu
Salahkah ku menuntut mesra?Tiap taufan menyerang kau di sampingku,Ku aman ada bersamamu. Selamanya, sampai kita tua Sampai jadi debu.Kau di liang yang satu, Ku di sebelahmu. Aku mencintaimu Yudha Nata Negara.
-Aliyza Kanza Sinhawa
~
Aku tak pernah meminta sosok pendamping sempurna.Cukup dia yang selaluSabar menemani dalam kekurangan ku.Namun tuhan menghadirkan sosok wanita terhebat. Kuat tak pernah mengeluh, bahagiaku selalu bersama mu.
Andai ada keajaiban ingin ku ukir kan
Nama mu diatas bintang bintang angkasa
Agar semua tau kau berarti untuk ku
Selama lama nya kamu milik ku.
Aku sangat mencintaimu Aliyza Kanza Sinhawa.
-Yudha Nata Negara
Akhirnya, Chaca' dan Yudha Hidup bahagia. Mereka selalu melengkapi satu sama lain. Mereka benar-benar pasangan yang sangat di idamkan oleh semua orang.
Mereka mewarisi 3 perusahan sekaligus, yaitu Nata Negara, Al-gifary, dan Sinhawa Group. Meski Sinhawa Group di bagi menjadi dua yaitu Chaca' hanya meminta 30% dan 80% nya lagi untuk Aldi.
Mereka hidup dengan sangat bahagia. Semuanya benar-benar sangat bahagia dan menjalani hari-hari dengan penuh kebahagiaan, cinta, dan kehangatan yang penuh kasih dan sayang dari semua keluarga.
TERIMA KASIH. KAU SELALU ADA DI HATI KAMI. KAU SELALU BERSAMA KAMI. KAMI AKAN MENCERITAKAN KEPADA ANAK-ANAK KAMI NANTI TENTANG PENGORBANANMU YANG SANGAT BERJASA KEPADA KAMI. KAU BENAR-BENAR PRIA SEJATI, DAN ITU AKAN TERUS MELEKAT SAMPAI KAPANPUN. TERIMA KASIH FASYA-ALGIFARY. KAMI MENCINTAIMU.
__ADS_1
-Semua Keluaga