Semalam Bersama Hidden Rich

Semalam Bersama Hidden Rich
Bantuan Jourdy


__ADS_3

"Lepaskan aku"


"Tidak, kau harus tau kalau aku tak benar-benar menyukai nya"


Elster mendengar ucapan Glenn itu menatap wajah pria tampan itu.


Plakk!


Satu tamparan mendarat tepat di pipinya, membuat Glenn sadar jika Elster tak main-main dengan kemarahan nya.


"Dulu kau juga mengatakan itu Glenn, kau bilang kau memacari siapapun yang mengejar mu, berapa wanita yang kau jerat hah? apa selama Queena di penjara banyak juga wanita yang kau buay dengan jeratan mu? jawab aku Glenn mohan!" teriak Elster merasa di tipu.


Kemarin Elster mendapatkan surat undangan dan dia baru membacanya tadi, dua jam sebelum penjemputan Egg di rumah sakit.


Di sana terdapat jelas nama Glenn Mohan, dan itu cukup membuat alasan Elster tak mau di bohongi dengan sikap manis Glenn selama ini.


"I hate you" kata Elster sambil mendorong Glenn dan pergi dari rumah Glenn.


Membiarkan putranya memiliki waktu bersama Glenn, Elster akan membawa Egg besok karena dia tak mau menganggu kehidupan Glenn lagi.


Masih di dapur Glenn nampak memukul keras meja, beruntung tak pecah karena bagaimana pun meja itu memakai kaca yang cukup tebal.


"Siap, wanita itu benar-benar menghancurkan segalanya!" geram Glenn benar-benar kesal.


Glenn pikir dia tak harus memberitahu masalah Queena karena dia tau Elster tak akan menyukai Queena.


Dia hanya mau menikahi Elster dan membangun keluarga kecil bersama Elster, tapi di satu sisi ada janji yang tak bisa Glenn jauhi.


Yaitu janji nya pada Daddy nya yang meninggal, Daddy nya meminta Glenn menikahi Queena karena Daddy nya merasa berhutang budi pada keluarga Queena, lebih tepatnya Ayah Queena yang memberikan hatinya untuk Daddy nya.


Drett..


Tiba-tiba ponsel Glenn berdering dan ada nama Queena di sana.

__ADS_1


"Halo Glenn, sayang aku sudah menyiapkan semuanya, baju pengantin dan baju mu semuanya sudah beres, seminggu lagi kita menikah" ucap Queena di sebrang telpon.


"Kenapa kau memutuskan menikah tanpa memberitahu ku?" tanya Glenn kesal.


"Aku pikir kau tak masalah Glenn, tapi yang kau harus tau aku mandiri Glenn, aku melakukan semua persiapan tanpa bantuan siapapun" jelas Queena lagi.


Glenn menghembuskan nafasnya kasar.


"Tidak akan ada pernikahan" kata Glenn tegas.


Apa!


"No Glenn, jangan gila kau tau aku sudah menyebar undangan ke semua teman-teman dan tamu undangan kita yang lain nya" terdengar suara panic Queena.


"Itu salah mu, kau yang melakukan nya dan aku tak mau menikah dengan mu jadi kau yang bodoh" sahut Glenn acuh.


Dan Queena pun tak punya cara lain selain mengancam Glenn dengan kata-kata hutang budi.


Glenn yang mendengar itu tersenyum kecut, lalu berkata..


Tut!


Glenn langsung mematikan panggilan nya sepihak.


"Seharusnya sebelum kesini aku memberikan peringatan pada nya, tapi aku benar-benar lupa karena rasa senang ku" Glenn benar-benar menyesal.


Dia pikir dia tak akan mendapatkan masalah sekalipun bertunangan di depan Daddy mereka, tapi dia salah ternyata Queena selalu nekat dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nya.


Dan sekarang Glenn tak perduli sekalipun Queena marah dan menggila mencari nya, dia tak akan pernah menikahi Queena karena dia tak menyukai Queena dan Glenn tak suka pemaksaan.


.


.

__ADS_1


Elster mengusap air matanya, saat ini dia sedang di cafe menikmati coffe yang dia pesan.


Banyak telpon dari Glenn dan Elster mengabaikan nya, dia tidak tau kenapa harinya merasa sakit padahal dia bukan siapa-siapa Glenn.


"Bodoh, mereka menikah karena mereka bertunangan El, sedangkan kau? kau hanya orang asing yang hadir di antara mereka" Elster menangis.


Merasa sedih sekaligus kecewa pada takdir karena kembali mempertemukan dia dengan pria yang dia sukai sejak lama tapi dengan situasi sulit seperti ini.


Di mana Glenn akan menjadi milik wanita yang menjadi musuh bebuyutan nya, Queena. Elster tentu tak akan pernah melupakan berapa banyak perundungan yang dia dapatkan saat masih SMP SMA dan masa kuliah dulu, Queena adalah wanita jahat yang sangat Elster hindari dalam hidup nya.


"Elster" panggil seseorang di belakang Elster.


Elster menoleh dan melihat dokter muda yang tampan, yaitu Jourdy.


"Dok?" Elster langsung mengusap air matanya.


Jourdy tau Elster habis menangis karena sejak tadi dia memang mengamati dari jauh.


"Apa kamu menangis karena Egg?" tanya Jourdy.


"Tidak dok, saya tadi keliplipan kok" bohong Elster. "Dokter sedang apa di sini? pasti sedang menunggu pacar nya ya" lanjut Elster merubah topik pembicaraan.


Jourdy tertawa kecil lalu dia miminta ijin untuk duduk, dan Elster mempersilahkan nya.


"Sebenarnya saya hanya mencari angin saja" jelas Jourdy. "Dan saya dengar Egg sudah sembuh, selamat ya semoga Egg benar-benar sembuh dan tidak sakit lagi" lanjut Jourdy sambil tersenyum.


Elster mengangguk, keduanya pun mengobrol ringan hingga waktu menjelang jam 9 malam, Elster pun pamit.


Tapi Jourdy meminta untuk mengantarkan, Elster jelas langsung menolak tapi saat di pikir-pikir lagi dia bisa memanfaatkan hal ini untuk menjauhi Glenn.


"Dokter Jourdy tampan dan masih muda, Glenn pasti akan langsung menjauhi ku jika aku mendapatkan pengganti nya, ya aku akan membuat Glenn menjauhi ku dengan bantuan dokter muda ini" batin Elster dalam hatinya.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏


__ADS_2