Semalam Bersama Hidden Rich

Semalam Bersama Hidden Rich
Kunjungan Steven dan Reki


__ADS_3

Setelah beberapa hari Glenn dan Elster sudah selesai dengan honeymoon nya dan kembali ke rutinitas aslinya.


Glenn yang sibuk dengan pekerjaan nya di kantor dan Elster yang sibuk dengan rumah tangga nya, Elster tak terlalu memfokuskan 10 cabang restoran nya.


Dia akan mempercayakan semua itu pada orang kepercayaan nya karena Elster tak mau terlalu kelelahan mengingat dia sedang program.


Dua bulan berlalu..


"Mami" panggil Egg.


"Ya sayang" balas Elster melirik putra nya.


"Besok aku di undang ke ulang tahun teman ku, Mami dan Papi mau kan menemani ku ke acara ulang tahun teman ku?" tanya Egg.


"Tentu saja, Mami dan Papi akan menemani mu, kamu mau memberikan kado apa?" Elster mengusap pipi sang putra.


Egg nampak berpikir sejenak.


"Teman ku perempuan Mam" jelas Egg.


"Bagaimana dengan boneka atau gaun cantik?" tanya Elster memberikan usulan.


"Itu bagus Mam, dia suka boneka teddy bear" jawab Egg.


Elster mengangguk lalu mengambilkan puding untuk sang putra karena hari ini Egg pilang lebih cepat karena guru nya sedang mengikuti rapat.


Dan untuk Meti, pengasuh Egg itu sedang cuti untuk seminggu ke depan karena mereka pulang kampung.


Tak lama kemudian Elster kembali duduk dan menyuapi puding buatan nya pada sang putra, Egg yang sangat menyukai puding menikmati dan makan dengan happy.


.


.

__ADS_1


Sedangkan di perusahaan nampak Glenn yang sedang kedatangan temannya.


"Kau tau Glenn, Queena sudah menikah" kata Steven.


"Ya aku juga datang ke pesta nya karena Sonia di undang, dan kau tau siapa suaminya Glenn?" tanya Reki sambil melihat ekspresi Glenn.


Glenn yang mendengar ocehan kedua teman nya itu melirik dengan sinis.


"Aku tak perduli, dan sama sekali tidak mau tau" tegas Glenn.


"Cih, jika kau tak suka tidak apa tapi aku hanya penasaran akan siapa sosok pria itu, dia tidak terkenal di dunia bisnis" lanjut Steven.


"Sonia bilang dia pria yang di beli Queena, gosip itu dia dengar dari Bella teman dekat Queena" jelas Reki lagi.


Glenn tak peduli dengan obrolan itu, dia tak ingin tau menau akan apa yang terjadi pada Queena lagi karena yang dia utamakan saat ini hanyalah keluarga kecil nya.


Lagi pula Elster juga akan marah jika ada nama Queena di kehidupan nya, dan Glenn tak mau masalah Queena malah membuat rumah tangga nya yang sudah damai menjadi berantakan hanya karena wanita brutal itu.


Steven dan Reki saling melirik, keduanya melihat jam dimana mereka sudah hampir setengah jam di sini.


"5 menit lagi" balas Glenn.


"Ini sudah 20 menit berlalu dan kau masih mengatakan 5 menit lagi? yang benar saja" Steven yang masih berstatus single itu ikut kesal.


Glenn menghembuskan nafasnya kasar lalu menutup laptop nya.


"Baiklah, ayo" Glenn beranjak dari duduknya dan berjalan dengan santainya ke arah pintu.


Steven dan Reki yang melihat itu geleng-geleng kepala, siapa yang menunggu lama dan siapa juga yang meninggalkan.


Tak lama kemudian mereka sampai di restoran yang tak jauh dari perusahaan Glenn.


Diantara keduanya hanya Steven yang belum menikah, lain dengan Glenn dan Reki yang sudah menikah.

__ADS_1


Meski Reki masih belum di karunia anak karena selama dua tahun menikah dia masih menunggu Sonia selesai dengan pekerjaan nya yang sebagai penyiar di salah satu stasion televisi.


"Kau lihat wanita itu, sejak tadi mereka melihat padaku" kata Steven dengan percaya dirinya.


Glenn dan Reki saling melirik lalu melihat ke arah beberapa wanita yang seperti karyawan di perusahaan.


"Mereka melihat mu mungkin karena aura jomblo mu terlalu horor" kata Reki.


"Horor dan menakutkan, yang membuat mereka ingin mentertawakan mu" timpal Glenn.


"Enak saja, jelas-jelas mereka berbisik-bisik dan aku yakin mereka pasti sedang membicarakan ketampanan ku" sewot Steven dengan percaya dirinya.


Glenn dan Reki yang mendengar itu hanya menggelengkan kepalanya.


"Kau terlalu percaya diri Stev" kata Glenn mencibir.


"Ya jika kau merasa tampan lalu kapan kau laku? Glenn sudah punya satu anak dan aku sudah menikah, endrick juga sudah tunangan tapi kau? kau bahkan masih tak tau arah" Reki menimpali dengan ledekan nya.


"Ralat aku akan punya banyak anak karena aku dan Elster sedang program kembali" lanjut Glenn dengan wajah percaya dirinya.


Jangan di tanya seperti apa wajah Steven saat ini, yang jelas dia nampak kesal karena sindiran kedua teman nya yang menyebalkan.


"Kalian memang teman menyebalkan!" kesal Steven.


"Nikah bukan buang spermum ilegal terus" sahut Glenn dan Reki kompak.


"Seperti kalian tidak pernah saja" sewot Steven dengan wajah kesal nya.


"Ya tapi kami sudah selesai dan menemukan tempat yang bagus, yang jelas bukan ilegal seperti mu, membuang uang untuk lubang salah" kompak Glenn dan Reki lagi dan sekali lagi membuat Steven di buat kesal.


Rasanya dia menyesal karena menyempatkan diri untuk berkunjung dimana kedua teman nya menetap, jika tau begini dia akan kembali ke tempat nya dan menikmati hidup bebas nya di luar negri.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗


__ADS_2