Semalam Bersama Hidden Rich

Semalam Bersama Hidden Rich
Mual


__ADS_3

Hoekk!


Elster terus muntah.


"Kamu masuk angin kayanya" kata Glenn membantu sang istri yang sedang muntah dengan memijat leher nya.


"Nggak tau, mual banget" balas Elster terus muntah.


Hoekk!


Elster kembali muntah setelah itu, Glenn dengan setia dan melupakan rasa jijiknya menunggui sang istri.


Hingga akhirnya Elster sudah merasa baikan, dan Glenn membawa sang istri keluar dari kamar mandi.


"Minum lah" Glenn memberikan segelaa air putih.


Elster menerima nya dan langsung meminum nya, setalah itu Elster yang lemas memilih berbaring.


Glenn menatap heran sang istri, dia duduk di pinggir ranjang dan mengusap kepala istrinya dengan lembut.


"Aku panggil dokter ya" kata Glenn.


"Terserah kamu aja" balas Elster yang benar-benar lemas.


Glenn bangkit lalu menelpon dokter, dan dia memilih dokter wanita karena jujur saja dia tak suka jika istrinya di pegang pria lain.


"Aku mandi dulu, dokter akan datang 30 menit lagi" lanjut Glenn.


Dan Elster hanya mengangguk kecil, lalu Glenn pun memilih ke kamar mandi untuk mandi.


Sedangkan Elster dia tiduran sambil merasa aneh, dia tidak seperti ini biasanya apa dia masuk angin atau salah makan?.


"Mami!" Egg mengetuk pintu.


"Masuk sayang" balas Elster sedikit berteriak.


Tak lama kemudian Egg masuk, dan melihat Mami nya yang masih tiduran di ranjang.


"Apa Mami sakit?" tanya Egg menyimpan tangan nya di kening Elster.

__ADS_1


"Mami hanya lemas saja, kamu belum memakai baju sekolah apa bibi Meti terlambat?" Elster mengusap pipi putranya.


"Bibi Meti sudah datang, aku ingin meminta ijin untuk main di rumah Delon, dia teman baru ku dan rumah nya di dekat perumahan Papi, apa boleh Mam?" Egg bertanya dengan wajah penuh harap nya.


Elster yang melihat wajah penuh harap sang putra tak tega untuk melarang, lagi pula ada Meti yang akan menjaga putra nya.


"Janji dulu pada Mami" kata Elster.


"Aku tidak akan nakal dan membuat masalah, aku akan menjadi anak baik Mam, janji" ucap Egg dengan jari kelingking nya.


Elster menautkan jari kelingking mereka, lalu mencium pipi sang putra.


"Baiklah kamu boleh, tapi jangan lupa makan ya" Elster mengingatkan.


"Siap Mami" balas Egg dengan wajah ceria nya.


Lalu Egg pun akhirnya pergi karena dia harus bersiap-siap sekolah, Egg tak menanyakan sang Papi karena dia tau Papi nya sedang mandi mengingat dia mendengar suara gemercik air di kamar mandi.


Tak lama kemudian Glenn keluar dengan tubuh sexy nya yang hanya di tutupi bagian bawah nya saja dengan handuk kecil.


"Siapa yang tadi ke sini?" tanya Glenn sambil memakai pakaian nya.


Membuat Glenn melirik.


"Siapa? anak siapa dan di mana rumah nya?" tanya Glenn kepo.


"Nama nya Delon, aku tak tau dia anak siapa tapi aku akan bertanya pada miss karena dia anak baru, dan kata Egg tadi rumah temannya itu di perumahan ini" jelas Elster.


Glenn manggut-manggut mendengar penjelasan sang istri, tapi tetap saja dia akan mencari tahu siapa teman Egg itu karena dia tak mau putra nya kenapa-kenapa, apalagi dia tidak mengenal keluarga dari teman baru Egg itu.


.


.


"Mami Papi aku berangkat" kata Egg berpamitan.


Cup..


Elster mengceup kening sang putra.

__ADS_1


"Hati-hati di jalan, dan jangan lupa makan " ucap Elster kembali mengingatkan masalah makan.


"Iya Mami" balas Egg.


Lalu giliran Glenn yang mencium pipi Egg.


"Jika ada yang memperlakukan mu tidak baik bilang Papi oke" kata Glenn.


"Aku anak laki-laki Pap, aku tidak akan diam" balas Egg cepat.


"Bagus, ini baru anak Papi" Glenn mengacak rambut putra nya.


Dan setelah merapihkan rambut Egg kembali, Glenn dan Elster pun melihat Egg yang berlari keluar dari kamar mereka.


Kini tinggal Glenn dan Elster, keduanya hari ini tidak akan kemana-mana karena Glenn sangat mencemaskan kondisi istrinya.


"Dokter nya terkena macet, mungkin akan sampai sedikit lama" ucap Glenn.


"Tidak apa" balas Elster.


"Kita makan dulu saja, kamu juga belum makan kan?" tanya Glenn.


"Aku sedang tidak selera makan" sahut Elster lemas.


Glenn mendekati istrinya dan menyimpan tangan nya di kening sang istri.


"Tidak panas" kata Glenn.


"Tapi rasanya lemas dan selera makan tidak ada" jelas Elster.


"Aneh" Glenn menatap istrinya bingung.


Elster hanya diam dan berbaring di ranjang, Glenn yang melihat itu tak mendengarkan dan dia keluar dari kamarnya.


Glenn meminta bibi membuatkan sup dan bubur, dua pilihan makanan orang sakit.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2