Semalam Bersama Hidden Rich

Semalam Bersama Hidden Rich
Papi Mami jangan bertengkar


__ADS_3

Pagi harinya Elster bangun pagi-pagi sekali untuk membuatkan bubur perasaan Egg.


Dan saat di dapur Elster yang sedang memasak tiba-tiba ada yang memeluk nya dari belakang.


"Bisa lepasin nggak!" Elster tau jika yang memeluk nya adalah Glenn.


"Tidak, sebelum kau katakan apa hubungan mu dengan anak itu" kata Glenn masih betah memeluk Elster.


"Anak itu siapa?" tanya Elster tak paham.


"Dokter itu, dia adik tiri ku jadi aku tanya apa hubungan mu dengan anak dari wanita murahan itu?" lanjut Glenn kali ini nada nya berubah.


Dan Glenn juga membalikkan posisi tubuh Elster sehingga bisa saling berhadapan dengan nya.


Elster diam karena baru tau jika Dokter Jourdy yang baik hati dan ramah itu adalah adik tiri Glenn.


"Jadi dia adik tiri mu?" tanya Elster kaget.


"Ya, dan kau tak boleh mendekatinya atau jika dia berani mendekati mu dia akan berhadapan dengan kemarahan ku" jawab Glenn lagi.


Elster diam nampak berpikir, pantas saja semalam Glenn nampak begitu marah pada Jourdy, ternyata mereka adik kakak.


"Bodoh kenapa aku melewatkan satu fakta jika dokter Jourdy adalah adik dari Glenn" batin Elster.


Jika begini artinya dia sudah membuat hubungan adik kakak itu renggang, Elster benar-benar merasa bersalah pada dokter itu karena dia salah mengajak orang masuk ke dalam masalahnya.


"Kau menyukai nya?" tanya Glenn.


"Tidak" balas Elster reflek menjawab.


"Lalu kenapa semalam kau bilang dia calon ayah dari putra ku? kau mau menguji kesabaran ku El?" tanya Glenn lagi.


Deg..


Jantung Elster berdetak kencang saat melihat tatapan penuh ketajaman yang di berikan Glenn padanya.


Elster mencoba menghindari tatap muka ini dengan membuanh wajah ke samping, tapi Glenn langsung mencium nya membuat Elster tak keburu memberikan reaksi apa-apa.

__ADS_1


Hemph..


Glenn mencium bibir Elster sangat kasar membuat mata Elster membulat sempurna.


"Mami, Papi" panggil Egg di ruang tengah.


Elster reflek mendorong tubuh Glenn, dia langsung mematikan kompor dan mengusap bibir nya yang basah.


"Iya sayang, Mami di dapur" teriak Elster.


Glenn melihat Elster yang nampak terlihat salah tingkah, dia menarik kursi meja marmer yang ada di dapur.


"Kemari sayang kita lihat Mami masak" ucap Glenn pada Egg yang baru datang.


"Mami sangat pandai memasak Dad, masakan Mami yang terenak" sahut Egg sambil tersenyum.


Lalu Egg duduk di samping Glenn, keduanya menunggu masakan yang di masak Elster selesai.


"Ini tidak benar, aku harus pergi setelah ini" batin Elster.


.


.


"Tidak bisa, Egg di sini bersama ku" kata Glenn tegas.


"Enak saja, Egg putra ku aku ibu nya dan dia ikut bersama ku!" jawab Elster tak kalah tegas.


"Mami Papi?" Egg nampak kebingungan dengan pertengkaran Mami dan Papi nya.


Elster dan Glenn yang sedang bertengkar sadar dengan kehadiran putra nya, keduanya langsung diam.


Egg mendekati Mami dan Papi nya, dia memeluk Mami nya dan Papi nya.


"Jangan bertengkar, aku tidurmau tinggal bersama satu diantara kalian, aku mau tinggal bersama Mami dan Papi tolong jangan bertengkar" ucap Egg sambil menangis.


Elster langsung memeluk putra nya, dia mencium pipi sang putra.

__ADS_1


"Maaf sayang, Mami dan Papi tak akan bertengkar di depan kamu lagi" ucap Elster yang masih memeluk sang putra.


Glenn ikut memeluk Elster dan putra nya, sejenak mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia hingga..


Dering telpon Glenn terdengar..


Glenn beranjak berdiri dan melihat siapa yang menelpon nya.


"Halo"


"Glenn, ini aku kenapa kau terus memblokir nomer ku! aku mohon Glenn enam hari lagi kita menikah" terdengar suara Queena.


"Sudah ku bilang aku tidak akan pernah menikahi mu, urusi masalah mu sendiri itu salah mu karena kau bodoh" balas Glenn tegas.


"Papi, siapa yang menelpon?" tanya Egg melirik Glenn.


Glenn yang mendengar suara putra nya seketika tersadar, dia langsung mematikan panggilan nya dan mendekati putra nya.


"Bukan siapa-siapa, hanya orang tidak penting" balas Glenn sambil mengusap pipi putra nya.


"Ayo kita main" ajak Glenn ingin menunjukan ruangan bermain yang dia siapkan untuk putra nya.


"Yey, main" Egg nampak senang.


"Egg harus minum obat" kata Elster.


"Ya, bawa obat nya ke ruangan bermain" balas Glenn yang membawa Egg di gendongan nya menjauh dari Elster.


Elster melihat Egg yang nampak ceria, dia bingung harus melakukan apa karena Egg begitu menikmati kebahagian sementara ini.


Apa dia harus egois menggagalkan pernikahan Queena dan Glenn, dia tak mau putra nya kehilangan senyuman nya lagi.


Egg sudah menunggu Glenn sejak lama, dan sekarang setelah Egg bertemu Glenn rasanya jahat jika dia harus kehilangan sosok ayah lagi.


🌹


Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🤗🙏

__ADS_1


__ADS_2