
Masa-masa kehamilan Elster semakin menjadi-jadi, beberapa ngidam aneh pun sering di minta Elster pada sang suami.
Seperti saat ini Elster ingin makan mpek-mpek yang di buat dari kota terkenal pembuatan nya.
Dan Elster belum mau makan sebelum dia merasakan makanan yang dia mau.
"Kau yakin tak mau ini?" tanya Glenn yang sedang makan.
"Tidak, aku tidak selera" balas Elster yang sedang main ponsel.
Glenn melirik istrinya yang sedang asyik main ponsel itu, dia menggelengkan kepala nya karena mendengar istrinya terus mengatakan mau ini.
"Kayaknya enak, mau" ucap Elster yang melihat makanan.
Dia sedang membuka akun sosial medianya dan banyak sekali makanan yang berseliuran melewati beranda nya.
"Oh ini yang lagi viral, lumayan juga kayanya enak" lanjut Elster lagi.
Lalu wanita itu melirik ke arah suami nya yang sedang makan.
"Sayang aku mau ini, kalau belum ada mpek-mpek nggak papa deh tapi mau ini" kata Elster dengan senyuman nya.
Elster berjalan mendekati suaminya dan memberikan ponsel nya.
"Apa ini?" tanya Glenn yang melihat foto makanan.
Dia belum melihat makanan itu sebelum nya, dan dari tampilan nya pun Glenn rasa tidak menarik.
"Ini namanya cilok, tapi di sini namanya cilor karena pake telor, beliin" pinta Elster manja.
"Beli dimana?" tanya Glenn menyudahi makan nya.
"Ya nggak tau, mana aku tau beli itu dimana" balas Elster santai.
"Lalu?" tanya Glenn bingung.
__ADS_1
"Pokok nya beliin atau kalau nggak aku akan mogok makan lagi, titik!" tegas Elster lalu mengambil makanan sisa sang suami dan makan satu suap.
Di rasa enak Elster pun akhirnya melanjutkan makan sisa makanan suami nya, tak jijik karena bagi Elster dia sering bertukar air seliva nya jadi untuk makanan sisa pun dia tidak memiliki rasa jijik.
Glenn melihat istrinya hanya bisa geleng-geleng kepala, saat ini dia memiliki tugas untuk mencari makanan yang di mau istri nya.
"Mpek-mpek belum datang sekarang ada lagi saja maunya ibu hamil ini, hufh.. untung sayang" Glenn bangkit dan menelpon seseorang.
"Halo"
"Ya tuan"
"Tolong belikan__" potong Glenn karena mendengar suara istrinya.
"Tidak ada perintah pada orang lain, anak nya mau bapak nya yang pergi" kata Elster agak berteriak.
Hufh..
Glenn mematikan panggilan nya sepihak dan melirik pada istrinya.
"Pokok nya aku nggak mau orang lain yang beli, harus kamu biar nggak ileran" tegas Elster.
"Tapi mana aku tau tempatnya di mana" Glenn menatap istrinya penuh harap.
Tapi Elster tetap kekeh dan tidak mau mendengarkan banyak alasan.
Sekali lagi Glenn hanya bisa sabar, lalu dia pun keluar dari ruangan nya untuk mencari makanan yang di mau sang istri.
"Semangat sayang!, demi anak kita" teriak Elster yang terdengar oleh Glenn.
Saat di lift Glenn menelpon bagian HRD untuk menanyakan makanan yang di inginkan sang istri, tak main-main Glenn memberikan hadiah HP apel jika ada yang bisa membantu nya.
Sontak hal itu membuat para karyawan riuh, mereka langsung memberikan alamat jalan terdekat yang selalu ada penjual cilor.
"Ternyata mudah sekali" gumam Glenn yang sudah sampai di jalan yang ternyata tak jauh dari kantor nya.
__ADS_1
Glenn langsung turun dari mobilnya dan mendekati penjual cilor.
Tapi saat sampai dia malah melihat wajan dan tempat jualan si abang nya yang tidak rapih, bahkan wajan itu terlihat mengerak yang membuat Glenn diam di tempatnya.
"Mau pesan pak?" tanya si penjual.
"Berapa?" tanya Glenn sambil melihat genangan air di depan nya.
"Satu nya 5 ribu" balas si bapak penjual.
"2" kata Glenn.
"2 ribu? yang benar saja kan sudah saya bilang harganya 5 ribu kenapa tuan malah nawar 2 ribu" si bapak salah paham.
Glenn yang melihat wajah Kesal si bapak tentu saja bingung.
"Dasar, pnampilan saja keren mana pakai mobil mewah lagi tapi dompet isinya irit semua" lanjut si bapak yang masih berpikir jika Glenn menawar dagangan nya.
"Maksud bapak apa?" tanya Glenn mulai terpancing.
"Bapak mau tawar cilor 2 ribu kan? ya jelas saya marah ini modal nya aja udah 4 ribu buat satu nya, saya cuman kejar keuntungan 1 ribu itu pun harus sampai keliling-keliling kepanasan kehujanan, malu lah pak sama baju yang keren dan mobil mewah nya" si bapak penjual semakin membahas kemana-mana.
"Entah siapa yang salah ku tak tau" gumam Glenn sambil melihat si bapak yang masih kesal padanya.
Pada akhirnya Glenn pun memilih memborong semua dagangan si bapak, tak hanya itu dia juga memberikan beberapa lembar uang cum-cuma yang membuat si bapak menjadi kesenangan dan pada akhirnya memberikan pujian pada Glenn.
🌹
Hallo aunty, Om, dan Oma Opa online, nama aku Devan Haidar Akbar❤ do'ain ya semoga aku jadi anak sholeh nya Mama dan Papa ku🤲
Maaf kalau up nya akan bolong-bolong soal nya aku kemarin-kemarin nggak bisa duduk dan masih belajar buat ngasih Asi karena emang susah banget keluar nya, tapi sekarang alhmdulilah Asi udah lancar jadi anak ku nggak rewel dan bisa nyempetin nulis meski nggak banyak.
Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏
__ADS_1