
Queena menatap anak yang sedang makan sup itu, dia heran dari sekian banyak makanan yang dia tawarkan anak di depan nya malah mau makan sup.
"Apa enak?" tanya Queena.
"Enak, Mami selalu membuatkan ini untuk ku" balas Egg.
Sup daging itu hanya di makan sayur nya saja, seperti wortel dan kentang sedangkan yang lain nya seperti daging malah di biarkan tersisa.
"Apa tidak suka daging?" tanya Queena lagi.
Egg menggeleng pelan.
"Suka, tapi Mami bilang kalau mau sehat makan nya harus sayur, soalnya kalau makan yang aneh-aneh nanti muntah" jelas Egg.
Queena diam mendengar penjelasan Egg, anak itu begitu mirip dengan Glenn membuat dia nyaman memandang nya.
Andai Glenn seperti anak di depan nya, yang manis dan tidak kasar mungkin dia akan menjadi wanita yang paling beruntung.
Tapi sayang nya anak laki-laki manis di depannya itu adalah anak Glenn dan Elster, wanita yang telah membuat nya kehilangan masa depan nya karena di penjara 4 tahun.
"Aunty apa aku boleh minta air putih lagi?" tanya Egg.
"Tentu" Queena memesankan air putih lagi.
"Jus ini sangat enak, apa tidak mau?" tanya Queena lagi.
Dan Egg kembali menggeleng pelan.
"Mami bilang aku harus makan sehat, tidak boleh makan banyak gula" jelas Egg sambil kembali makan.
"Mami mu terlalu banyak melarang sayang, jika kau menjadi anak aunty mungkin kau akan happy karena bisa makan apapun" ucap Queena.
"Benarkah?" tanya Egg.
"Ya, aunty belum punya anak dan aunty sangat bermimpi untuk punya anak yang setampan dirimu" jawab Queena.
Egg tersenyum.
"Semoga aunty cepat punya anak, aku juga mau adik dan Mami Papi bilang mereka akan memberikan adik secepatnya" Egg berkata dengan wajah ceria nya.
Queena mendengar itu sedikit tak senang, tapi dia berusaha menutupi nya.
Entah kenapa dia merasa nyaman bisa berbicara dengan Egg, anak Elster dan Glenn yang sangat manis ini.
__ADS_1
"Kau mau es krim sayang?" tanya Queena melihat anak yang membawa es krim.
Egg kembali menggeleng.
"Mami melarang aku makan es krim" jelas Egg.
"Kenapa? jahat sekali padahal es krim sangat enak" balas Queena sangat aneh pada Elster yang banyak melarang kesenangan Egg.
"Mami tidak jahat aunty, Mami sangat baik dan menyayangi ku, aku memang tidak boleh makan-makanan aneh karena dokter bilang aku anak spesial, aku akan makan itu nanti jika sembuh" jelas Egg dengan senyuman nya.
Dan saat itu juga Queena diam karena mendengar kata dokter, dia mendugaa-duga apa yang sebenarnya terjadi pada anak di depan nya itu, apa Egg sakit serius? mengapa banyak sekali larangan makanan yang tidak boleh di langgar.
Cukup lama Egg makan, hingga akhirnya Egg selesai makan begitupun dengan Queena yang tidak banyak makan tapi lebih banyak melihat kearah Egg.
"Mami dan Papi belum menjemput ku, apa aunty sudah menelpon Mami?" tanya Egg.
Queen mengangguk dan mengatakan jika meraka sebentar lagi akan sampai.
Setelah hampir satu jam lebih bersama Egg entah kenapa dia merasa nyaman, Queena tak pernah merasakan rasa seperti ini sebelumnya.
"Apa aku benar menukarkan anak ini dengan Glenn, tapi dia terlalu manis jika aku membuat dia menangis" batin Queena melihat Egg yang duduk di kursi tunggu.
.
.
Glenn mengangguk lalu keduanya pun berbagi tugas untuk mencari ke arah berbeda.
Elster mencari Egg, dia berjalan mencari putranya dan entah sudah berapa kali Elster salah memeluk anak orang lain.
"Mama tolong" ucap anak seusia Egg menangis.
Sadar jika yang di peluk nya bukan anak nya Elster pun meminta maaf.
"Lain kali jangan asal peluk, dasar orang aneh" kesal ibu dari anak laki-laki itu.
"Maaf, sekali lagi maaf" ucap Elster dengan wajah menahan sedih nya.
Elster terus berjalan hingga dia melihat anak yang seperti Egg dengan posisi membekangi nya, dan di saat bersamaan itu juga wanita yang duduk bersama anak yang mirip Egg itu melihat ke arah nya.
"Queena!" kaget Elster melihat musuh bebuyutan nya.
Pun dengan Queena yang langsung berdiri, dan Egg yang melihat Mami nya langsung tersenyum.
__ADS_1
"Mami" teriak Egg memeluk Mami nya.
Elster dan Egg saling berpelukan, Elster mencium pipi Egg dan kembali memeluk putranya.
"Sayang lain kali jangan pergi dengan orang asing" kata Elster sambil menatap tajam ke arah Queena.
"Mami aunty cantik adalah teman Mommy, aku melihat foto Mami bersama salah satu teman aunty cantik" jelas Egg.
Ya Queena berhasil membawa Egg karena dia memperlihatkan foto Elster dan Bella.
Elster tak mengatakan apa-apa lagi, dia berdiri dan menatap tajam ke arah Queena.
Plakk!
Satu tamparan Elster berikan pada Queena.
"Kau pikir kau bisa mengambil Egg dari ku hah? kau tak akan bisa melalukan nya!" tegas Elster marah.
"Mami" Egg menatap Elster takut karena Elster marah-marah di depan nya.
"Jangan berteriak di depan nya, aku tak melukai putra mu, dia baik-baik saja tapi kau malah membuat nya takut" Queena tak suka dengan Elster yang marah-marah di depan Egg
Glenn datang dan dia meminta Elster untuk ke mobil.
"Selesaikan masalah kalian berdua, dan jika belum selesai jangan pernah temui aku" tegas Elster lalu pergi membawa Egg.
Glenn melihat kepergian Elster dan Egg, sampai dia mendengar suara Queena.
"Glenn" panggil Queena.
"Sudah aku bilang kita selesai apa kau tak punya telinga! hah" geram Glenn.
"Tapi Glenn, aku tak bisa membatalkan nya, banyak rekan bisnis ku yang aku undang, hiks.. Glenn aku mohon jangan begini aku tak bisa kehilangan mu" ucap Queena menangis.
Hufh..
"Seharusnya kau tau jika sampai kapan pun aku tak akan pernah menyukai mu bahkan menjadi milik mu, kenapa kau masih berkhayal untuk menikah dengan ku, kau yang membuat hidup mu hancur tapi kau menyalahkan semua itu pada ku, apakau tak pernah berpikir jika apa yang kau lakukan itu hanya kebodohan?" tanya Glenn.
Queena diam mendengar ucapan Glenn yang sangat menyakiti nya, apa salah jika dia mencintai Glenn?.
"Glenn" Queena tak bisa berkata-kata.
"Pilihan mu hanya dua, perusahaan mu lenyap dalam satu detik atau pergi dan menghilang dari kehidupan ku, kau bisa memilih satu di antara pilihan yang aku berikan, pilihan mu meentukan masa depan mu" ucap Glenn lalu pergi membiarkan Queena yang duduk dengan air mata yang mengalir di wajah nya.
__ADS_1
🌹
Jangan lupa like coment and vote ya❤🙏🤗