Semalam Bersama Hidden Rich

Semalam Bersama Hidden Rich
Tersulut Emosi


__ADS_3

"Dah Mami Papi hati-hati" teriak Egg dengan lambaian tangan nya.


Elster ikut melambaikan tangan nya pada sang putra.


"Dah sayang, jangan lupa makan" balas Elster dengan senyuman nya.


Lalu mobil Glenn keluar dari area rumah Elster, keduanya akan ke dokter kandungan dulu untuk berkonsultasi setelah itu baru pergi ke villa untuk honeymoon.


Elster melirik suaminya yang sedang mengendarai mobil dan Glenn yang di lirik jelas sadar.


"Kenapa?" tanya Glenn.


"Apa tidak apa meninggalkan Egg di sini?" tanya Elster.


"Bukan kah Meti dan Egg sangat dekat, putra kita juga terlihat nyaman bersama Meti" balas Glenn.


Elster mengangguk setuju untuk hal itu.


Tapi meski begitu dia tetap saja khawatir akan sang putra.


Glenn menghentikan mobilnya, dan mencium punggung tangan Elster.


"Kita jadi honeymoon?" tanya Glenn.


"Tentu, Egg sangat mau adik" balas Elster cepat.


Glenn tersenyum dan mencium pipi Elster dengan cepat.


"Kalau begitu aku siap menghajar mu 25 ronde dalam satu hari" kata Glenn kembali mengendarai mobilnya membelah jalanan kota.


"Emang mau nya kamu itu mah" balas Elster sinis.


"Ya itu memang mau ku, dan mau kamu juga buktinya kamu selalu ahk ihk uh saat kita melakukan nya" sahut Glenn menggoda.


"Mana ada" Elster sewot.

__ADS_1


Pipi nya merona merah karena malu, dan Glenn sangat menyukai wajah istrinya yang menggemaskan itu.


"Kamu cantik jika malu" kata Glenn.


"Hey aku memang cantik tuan" sahut Elster makin sewot.


"Ya karena itulah aku menikahi mu, aku benar-benar tidak sia-sia menikahi wanita cantik seperti mu" balas Glenn lagi.


Membuat Elster menaikan sebelah alisnya ke atas.


"Jadi kalau aku jelek kamu tidak mau menikahi ku?" tanya Elster selidik.


Glenn hanya mengedikan bahunya ke atas.


"Mungkin, tapi aku sudah terlanjur punya anak jadi seperti nya aku akan tetap terjerat pesona gadis culun" balas Glenn dengan tawa nya.


Bukk!


Elster memukul suaminya kesal.


Tak lama kemudian mereka sampai di rumah sakit.


Glenn dan Elster langsung ke ruangan dokter kandungan, keduanya sudah membuat janji dengan salah satu dokter kandungan terbaik yang di rumah sakit milik keluarga Endrick.


"Silahkan berbaring dulu nyonya" ucap dokter ramah.


Elster langsung berbaring di brankar, setelah itu dokter pun mulai memeriksa Elster.


Glenn melihat Elster yang sedang di periksa, tangan nakal nya malah terus menggoda Elster dengan mengusap-ngusap pipi sang istri.


Setelah dokter selesai memeriksa keduanya pun langsung di persilahkan untuk duduk.


"Bagaimana dok?" tanya Glenn yang terlihat bersemangat.


"Rahim nyonya Elster sangat siap untuk di buahi, tapi untuk bayi kembar saya akan memberikan beberapa vitamin kesuburan, dan untuk makanan nya nyonya harus banyak makan sehat" jelas dokter.

__ADS_1


Elster mengangguk paham.


"Apa mungkin untuk yang tidak punya keturunan?" tanya Glenn.


"Untuk hal itu kemungkinan nya hanya 15% tapi semoga saja apa yang tuan dan nyonya harapkan bisa terlaksana" balas dokter lagi.


Lalu setelah mendapatkan resep vitamin dari dokter keduanya pun keluar, Glenn dan Elster menebus vitamin nya ke bagian parmasi.


Saat sedang mengantri Glenn melihat Jourdy, dia langsung menarik pinggang Elster ingin memperlihatkan jika Elster adalah milik nya.


"Jangan berlebihan dia adik mu" bisik Elster.


"Ya dia adikku, tapi dia lahir dari wanita penggoda dan bukan tak mungkin dia tidak memiliki keturunan wanita penggoda" balas Glenn yang tidak berbisik.


Jourdy mendengar ucapan Glenn jelas menghentikan langkah kaki nya.


Ucapan Glenn terlalu keterlaluan, dia tak suka Glenn menghina bunda nya sekalipun bunda nya memang bersalah dalam kehidupan Glenn dan Mommy nya.


Brugk!


Satu tinjuan mendarat tepat di pipi Glenn, membuat Glenn meringis.


"Waw, kau sudah tidak cupu lagi ternyata? atau apakah ini sifat aslimu?" Glenn tersenyum kecut sambil mengusap pipi nya yang memerah.


"Kau yang memulai nya kak, aku sudah tidak pernah mengusik mu tapi kenapa kau selalu mengusik ku dengan kata-kata mu, jika kau marah pada ku tidak apa tapi jangan terus hina bunda ku!" ucap Jourdy sambil menarik kerah baju Glenn.


"Aku menghina nya karena kalian adalah letak kesalahan Daddy ku, kalian yang membuat Mommy ku meninggal!" teriak Glenn.


Keduanya saling menatap marah, Elster melihat itu langsung melihat sekeliling nya bingung meminta bantuan siapa untuk memisahkan keduanya.


"Kau tau jika Daddy bilang apa? Daddy bilang itu tak akan terjadi jika Daddy tidak masuk ke dalam pengaruh alcohol, Daddy tak sadar kenapa kau terus menyalahkan pada Bunda ku!" Jourdy yang biasanya sabar mulai tersulut emosi nya.


"Tetap saja itu salah ibu mu, mereka bersalah untk hidup Mommy ku!" tegas Glenn tak mau kalah.


🌹

__ADS_1


Jangan lupa like coment and vote ya❤🤗🙏


__ADS_2