
"Lama banget? ngapain aja?" tanya Glenn.
Elster duduk dan dia melihat Egg yang tertidur.
"Aku melihat-lihat kantor kamu sebentar" jawab Elster apa adanya.
"Kita pulang nya kapan?" tanya Elster.
Glenn diam dan melihat ke arah Elster.
Anak nya sudah tidur itu artinya dia bisa menggoda istrinya.
"Kemari duduk di sini" titah Glenn dengan wajah cool nya.
Elster yang duduk mengerutkan kening nya bingung, tapi saat melihat suasana sepi di ruangan Glenn Elster mulai paham.
"Ayo, Egg sudah tertidur" kata Glenn lagi.
"Tidak, nanti ada yang masuk" ucap Elster memberikan alasan.
Glenn menggeleng.
"Aku akan mengunci pintu, tak akan ada yang berani menganggu kita" balas Glenn yang beranjak dari duduknya dan duduk di samping Elster.
Dengan gerakan secepat kilat nya Glenn membuat Elster duduk di pangkuan nya.
Elster yang duduk di pangkuan Glenn jelas merasa tak nyaman, apalagi Glenn menyimpan tangan nya di paha nya.
"Jangan macam-macam ini kantor" Elster memperingati.
"Lalu? apa masalah nya?" Glenn malah semakin nekat dan tak mendengarkan peringatan Elster.
Glenn mendekatkan wajah nya ke wajah Elster membuat hidung keduanya saling bertabrakan.
Hembusan nafas hangat terasa di wajah Elster, dan entah kenapa membuat jantungbElster berdegup kencang.
Ini bukan pertama kalinya, tapi entah kenapa Elster merasa masih belum terbiasa dengan segala perasaan yang saat ini dia rasakan.
"Glenn, nanti Egg bangun" sekali lagi Elster kembali memperingati suaminya.
Tapi bukan Glenn jika mudah menurut, Glenn malah dengan sengaja memanggut bibir Elster dan mencium bibir istrinya.
Elster yang di cium pun pada akhirnya membalas, sekarang mereka sudah sah jadi Elster tak ada alasan lagi untuk menolak.
Hemph..
Senyuman kemenangan terlihat di wajah Glenn, dan saat tangan Glenn mulai nakal ke mana-mana Elster langsung memukul pelan tangan Glenn.
Ada Egg, bagaimana kalau putra nya bangun? Elster tak akan membiarkan mata suci dan polos putranya ternodai dengan kelakuan Glenn.
__ADS_1
Keduanya berciuman cukup lama, hingga tangan Glenn lagi-lagi tak mau mengalah dan kembali meraba beberapa titik.
"Jangan dulu" kata Elster melepaskan ciuman nya.
Glenn menatap Elster penuh damba, dan Elster sadar akan mata penuh hasrat itu.
"Di kamar saja" ucap Elster akhirnya.
Glenn mengangguk dengan semangat dan langsung menarik Istrinya ke kamar yang ada di dalam ruangan nya.
Elster duduk di tepi ranjang dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya.
"Apa yang kau tunggu sayang?" tanya Glenn dengan wajah penuh gairah nya.
"Apa aku harus membuka baju ku sekarang?" tanya Elster.
"Oh apakah itu harus di bahas? atau aku perlu membuat mu kehilangan baju karena aku sobek kan?" tanya balik Glenn dengan senyuman devil nya.
Elster menggeleng sambil tersenyum.
Lalu dengan perlahan Elster membuka semua pakaian nya, Glenn menelan ludahnya melihat Elster yang begitu seksi.
"Kenapa tubuh mu selalu seksi hem" Glenn menarik pinggang Elster sehingga membuat tubuh keduanya melekat.
"Apa aku selalu terlihat cantik di matamu?" tanya Elster menatap mata tajam Glenn.
"Kamu terlalu cantik, membuat aku tak rela berbagi dengan pria mana pun" ucap Glenn dengan senyuman nya.
Dan tanpa aba-aba Glenn mendorong tubuh Elster hingga jatuh ke ranjang, tak sampai di situ saja Glenn juga langsung mengkungkung tubuh wanita cantik itu.
"Ahk Glenn" pekik Elster meleguh nikmat.
Glenn menyapu dengan bibir nya di tubuh bagian bawah Elster, tak bisa Elster tolak dia memang sangat menikmati permainan Glenn yang selalu Waw.
Elster meremas rambut Glenn pelan karena sensasi nya benar-benar gila, dan Glenn mengadahkan pandangan nya ke atas untuk menatap istrinya.
"Apa ini cukup?" tanya Glenn.
"Hem" balas Elster merem melek.
Tapi Elster salah jika berpikir Glenn akan melanjutkan ke intinya, seperti biasa nya Glenn mempermainkan Elster dengan gerakan jarinya.
"Oh hemph.. Glenn!" Elster di baut gila dengan permainan tangan suaminya.
"Bilang aku tampan, dan juga hot" kata Glenn.
"No" balas Elster menolak.
Membuat Glenn semakin nekat dan mempermainkan Elster membuat wanita cantik itu akhirnya merasakan pelepasan pertama nya.
__ADS_1
Huh..
"Glenn aku mohon" kata Elster.
"Sayang aku mohon langsung ke intinya, aku mau kamu Glenn tampan, ayo katakan itu" Glenn benar-benar gila.
Elster tak percaya jika Glenn akan segila ini saat di ranjang, apalagi dengan permintaan nya yang cukup aneh itu.
"Ayo El" Glenn menambah kecepatan nya.
Dan kembali membuat Elster menggila lagi, Elster pun kembali ke pelepasan kedua nya.
Hufh..
"Aku mau ke intinya, Glenn tampan aku mohon ayo main ke intinya aku mau itu" ucap Elster membuang rasa malu nya.
Toh memang itu yang dia mau sekarang, yaitu rasa nikmat yang lebih gila dari sentuhan tangan.
"Dengan senang hati" balas Glenn tersenyum puas, dan langsung menuju ke intinya.
Glenn juga menciumi dada Elster selama pergelutan mereka, hingg dia berhasil membuat beberapa tanda cinta di dada dan leher Elster.
Tubuh keduanya bergerak seiring dengan gerakan tempo nya, hingga setelah hampir satu jam berlalu gelombang itu datang Glenn semakin menekan milik nya.
"Ahk" Elster memekik karena terlalu gila rasanya.
"Tahan sebentar" kata Glenn membuang semuanya di dalam.
Setelah itu Glenn pun menggulingkan tubuh nya di samping sang istri.
Elster memeluk Glenn, dan di balas dengan kecupan di bibir Elster.
"Apa kau mau punya anak perempuan?" tanya Glenn.
"Laki-laki atau perempuan sama saja, aku tak masalah dengan apapun jenis kelamin nya" balas Elster.
"Aku juga begitu, tapi aku rasa aku mau anak kembar" jelas Glenn.
"Keluarga ku tak ada yang kembar" ucap Elster.
"Aku juga, tapi kita akan berkonsultasi pada dokter, kamu setuju?" tanya Glenn.
Elster hanya mengangguk kecil, dia tak akan menunda kehamilan ataupun menolak kehamilan, Elster sudah merasakan keluarga nya utuh dan sekarang tugasnya hanya mempertahankan keutuhan keluarga kecil nya.
🌹
Panas dingin😛
Jangan lupa like coment and vote ya kak❤🙏🤗
__ADS_1