Silahkan Bully Aku

Silahkan Bully Aku
Bab 23


__ADS_3

Keesokan harinya, Jonatan terlihat pagi-pagi sudah rapi karena dia sudah berjanji dengan Vanessa untuk menyelesaikan persiapan pernikahan mereka. Jonatan keluar dari kamar nya menuju ruang makan, disana sudah terlihat Oma Rahayu yang sudah menikmati sarapan nya.


Melihat kedatangan Jonatan pagi-pagi di ruang makan dengan pakaian yang sudah rapi membuat Oma Rahayu bertanya-tanya. Karena tidak biasanya di hari libur apalagi pagi hari Jonatan sudah bersiap akan pergi.


"Kamu mau ke mana?" tanya Oma Rahayu ketika melihat Jonatan duduk di kursi dan mulai mengisi piringnya dengan menu sarapan yang sudah disediakan.


"Mau urus pernikahan." jawab Jonatan santai tanpa menoleh ke arah Oma Rahayu.


Mendengar jawaban dari Jonatan membuat Oma Rahayu tidak percaya karena memang jawaban itu yang sudah dinanti-nantikannya sejak dulu.


"Serius?" tanya Oma Rahayu tidak percaya.


"Ini kan yang Oma inginkan." ucap Jonatan sambil memulai sarapannya.


"Kalau kalian terpaksa seperti itu mendingan batal aja lah." jawab Oma Rahayu dengan kecewa.


Jonatan menghela nafas pelan dan memutar bola matanya dengan malas.


"Mulai lagi kan akting nya." batin Jonatan.

__ADS_1


"Uda Oma tahu beres aja lah." ucap Jonatan malas ribut lagi dengan Oma nya jika membahas tentang pernikahannya.


"Oke!" seru Oma Rahayu tiba-tiba sambil tersenyum sumringah.


Jonatan hampir kaget dibuatnya, padahal baru beberapa menit yang lalu memasang wajah kecewa tetapi sekarang sudah menunjukkan wajah aslinya lagi.


Akhirnya Jonatan dan Oma Rahayu pun menikmati sarapan mereka bersama. Setelah habis Jonatan pun berpamitan kepada Oma Rahayu untuk mengurus segala hal yang diperlukan untuk pernikahannya bersama dengan Vanessa. Dan tentu saja Oma Rahayu memberi ijin.


...----------------...


Jonatan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang karena sambil menunggu Vanessa yang baru saja mengirimnya pesan bahwa dia baru saja bangun tidur.


Karena alasan Vanessa bangun kesiangan adalah karena semalam dia ngebut lihat drakor kesukaannya.


Jonatan sampai di rumah Vanessa dan bersamaan dengan itu Vanessa juga sudah selesai bersiap dan segera keluar dari kamarnya.


Sedangkan Jonatan baru saja turun dari mobilnya dan hampir saja berjalan menuju rumah Vanessa tetapi kemudian berhenti karena melihat Vanessa yang keluar dari dalam rumah menghampiri dirinya.


"Uda gak usah masuk, kita langsung aja." ucap Vanessa ketika sampai di hadapan Jonatan.

__ADS_1


"Langsung?" tanya Jonatan tidak mengerti.


"Iya langsung aja, palingan kamu mau pamit sama Papa Mama kan? Mereka gak ada, mereka lagi dirumah Nenek." jawab Vanessa menjelaskan dimana keberadaan kedua orang tua nya.


Karena Jonatan tidak segera bergerak Vanessa pun memegang tangan Jonatan kemudian sedikit menariknya untuk kembali ke mobil. Akhirnya dengan sedikit terpaksa Jonatan pun mengikuti Vanessa.


Keduanya saat ini sudah berada di dalam mobil, dan Jonatan segera melajukan mobilnya kembali keluar dari rumah Jonatan.


"Namanya tamu ya disuruh masuk dulu dikasih minum dulu. Gak diusir suruh pergi lagi." gumam Jonatan dengan sengaja menyindir Vanessa tetapi cukup bisa didengar jelas oleh Vanessa.


Vanessa yang saat itu sedang memakai sabuk pengaman pun reflek menatap Jonatan yang baru saja menyindirnya tetapi yang dilihatnya justru tidak mau menatap Vanessa. Tetapi Vanessa tidak mau ambil pusing apalagi tersinggung tentang perkataan Jonatan.


"Uda nanti aku beliin es boba." ucap Vanessa dengan membenarkan posisi duduknya.


Jonatan seketika menatap ke arah Vanessa dengan mendengus kesal. Apa Vanessa pikir dirinya anak kecil yang bisa disogok dengan makanan, pikirnya. Tetapi Jonatan tetap melajukan mobilnya sesuai dengan rencana mereka pagi ini.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2