
Hari pernikahan pun tiba, Oma Rahayu dan kedua orang tua Vanessa sudah siap menunggu kedatangan kedua pengantin di ballroom hotel. Pernikahan Vanessa dan Jonatan dilaksanakan secara mewah karena mengingat klien dari perusahaan Jonatan, Oma Rahayu dan juga Bapak David sangat banyak sehingga membutuhkan tempat yang luas. Belum juga dari teman-teman Vanessa maupun Jonatan sendiri.
Vanessa sudah di rias dan dia begitu sangat cantik memakai gaun yang sudah di coba sebelumnya. Vanessa berada di ruangan yang berbeda dengan Jonatan. Dan Vanessa merasa sangat gugup begitupun dengan Jonatan yang berada di ruangan yang berbeda.
"Aduhh kog gugup gini sih? Deg-degan banget rasanya." ucap Vanessa terlihat sekali di wajahnya dia merasa gugup setengah mati.
Beberapa orang yang membantu merias Vanessa pun terkekeh melihat tingkah Vanessa. Mereka tidak heran jika melihat Vanessa seperti itu karena mereka juga sering melihat pengantin yang seperti itu ketika mereka merias pengantin di beberapa tempat.
"Relax aja Kak, wajar kog pengantin itu gugup. Kebanyakan yang kita temui juga gitu." ucap salah satu penata rias yang berada di ruangan Vanessa.
"Emang gitu ya Kak?" tanya Vanessa yang masih belum percaya.
"Iya." jawab semuanya.
__ADS_1
Tidak berbeda dengan Jonatan yang berada di ruangan berbeda. Memang sengaja diberikan ruangan yang berbeda agar ketika mereka sama-sama melihat untuk pertama kalinya setelah di rias akan lebih mengagumi satu sama lain.
"Aduh kog gugup gini sih? Emang kayak gini kalau mau nikah?" batin Jonatan sambil mengatur nafas nya perlahan.
Tiba-tiba saja Alex masuk ke ruangan Jonatan, karena memang salah satu orang yang bertanggung jawab penuh atas pernikahan Jonatan ini. Alex melihat Jonatan yang begitu gugup, bukannya ingin menenangkan justru Alex ingin menggoda Jonatan agar lebih gugup lagi.
"Wuihh udah cakep aja nih." ucap Alex sambil menghampiri Jonatan yang berdiri di depan jendela besar.
"Gugup ya? Diluar banyak banget orang yakin deh bakal lebih gugup dari ini hahaha." lanjut Alex sambil tertawa karena berhasil menggoda Jonatan.
"Eiiitt! Kalau dikantor kamu boleh ngatur-ngatur aku, tapi sekarang kamu yang harus nurut sama aku." ucap Alex sambil tersenyum smirk kepada Jonatan karena merasa kembali berhasil menggoda Jonatan.
Jonatan hanya menatapnya dengan tajam tanpa mau menjawab perkataan dari Alex.
__ADS_1
Akhirnya Jonatan pun menurut dengan Alex untuk diajaknya keluar menuju ballroom karena acara akan segera dimulai dan Alex lah yang bertugas untuk menjemput mempelai pria.
Begitupun dengan Vanessa, kedua orang tuanya lah yang menjemput Vanessa ke ruangannya. Sedangkan Oma Rahayu menunggu nya di ballroom dengan tangis haru. Karena berhasil menyatukan Jonatan dan Vanessa yang awalnya menolak untuk dijodohkan.
Tidak berapa lama Alex dan Jonatan sudah berada di depan pintu ballroom, dan dari kejauhan Vanessa bersama kedua orang tuanya pun terlihat berjalan menghampiri pintu ballroom di mana Jonatan dan Alex berada dan sudah menunggunya.
"Wuihh gila istri mu bro! Cantik banget sumpah! Mantap deh pokoknya." bisik Alex sambil memperhatikan Vanessa yang berjalan di depannya.
Jonatan seketika mencubit pantat Alex dari belakang karena sudah berani berkata seperti itu didepan Jonatan. Alex hanya mengaduh perlahan karena takut jika suaranya mengundang perhatian tamu undangan yang sudah hadir.
...****************...
Tetap semangat 💪
__ADS_1
Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏