Silahkan Bully Aku

Silahkan Bully Aku
Bab 30


__ADS_3

Jonatan yang memang masih tidur pun kemudian terusik karena ponselnya terus saja berdering. Dengan malas dia mengambil ponselnya yang berada di atas nakas dan melihat siapa yang menghubunginya pagi-pagi begini, pikirnya.


"Brengsek! Alex yang telepon." kesal Jonatan.


Jonatan segera menggeser tombol hijau kemudian bersiap memaki-maki Alex.


"Ngapain sih telepon-telepon terus? Gak lihat apa semalam aku capek banget?" umpat Jonatan kepada Alex begitu panggilan terhubung.


"Udah stop! Jangan ngomel dulu. Sekarang Oma uda di lobby hotel, kalau kalian ketahuan gak sekamar jangan salahkan aku. Oke?!" terang Alex panjang lebar.


Dan perkataan Alex tentu saja membuat Jonatan panik. Karena dia harus kembali bersandiwara dengan Vanessa untuk meyakinkan Oma Rahayu jika semalam mereka tidur dikamar yang sama. Bahkan Jonatan harus menyiapkan alasan kenapa dia berpindah kamar tidak sesuai dengan kamar yang diberikan oleh Oma Rahayu.


"Yang bener kamu?" tanya Jonatan seraya duduk di atas ranjang dan mencoba mencerna perkataan Alex.


"Terserah kamu mau percaya apa gak!" jawab Alex kemudian mematikan panggilan secara sepihak.


Setelah itu Alex menghubungi resepsionis untuk mengantarkan Oma Rahayu menuju kamar Jonatan. Karena jika terlalu lama Oma Rahayu akan curiga ada sesuatu yang sedang mereka sembunyikan.


Sedangkan di kamar Jonatan segera turun dari ranjang dan mengetuk pintu yang menghubungkan kamarnya dengan kamar Vanessa. Karena pintu terkunci dari dalam kamar Vanessa sehingga Jonatan tidak bisa membukanya. Tidak hanya itu Jonatan juga terus menghubungi ponsel Vanessa karena Vanessa tidak juga membukakan pintu.


Cukup lama Jonatan mengetuk pintu kemudian Vanessa membukanya. Dan terlihat Vanessa yang juga baru saja bangun tidur.


"Kenapa sih Jo? Gak tahu apa orang masih ngantuk?" kesal Vanessa ketika membuka pintu dan mendapati Jonatan berdiri di depannya.


"Udah gak usah banyak omong dulu!" jawab Jonatan sambil menarik Vanessa agar masuk ke dalam kamarnya.

__ADS_1


Dan bersamaan dengan itu bel pintu kamar Jonatan berbunyi.


"Kenapa sih narik-narik aku kesini?" tanya Vanessa bingung dengan apa yang Jonatan lakukan.


"Kamu denger itu? Itu Oma. Dia sengaja datang kesini mau ngecek apa bener kita tidur sekamar dari kamar yang sudah dipesan Oma." terang Jonatan.


"Yang bener?" tanya Vanessa panik setelah mendengar penjelasan Jonatan.


"Trus kita harus gimana donk!" Vanessa semakin panik dibuatnya.


"Udah gak usah panik gitu! Kita hadapi bareng makanya aku bangunin kamu biar Oma gak curiga." jawab Jonatan.


Akhirnya Jonatan dan Vanessa pun berjalan menuju pintu untuk membukanya. Dan benar saja Oma Rahayu sudah berdiri di depan pintu dengan memasang wajah cemberut.


Oma Rahayu tidak segera menjawab pertanyaan dari Vanessa. Ketiganya segera duduk di sofa yang berada di luar kamar mereka. Jonatan dan Vanessa sengaja duduk berdampingan dan bersikap mesra agar membuat Oma Rahayu percaya dengan kedekatan mereka.


"Kenapa kalian ganti kamar?" tanya Oma Rahayu dengan menatap Jonatan dan Vanessa bergantian.


"Karna AC mati!"


"Karna air mati!" jawab Jonatan dan Vanessa bersamaan tetapi dengan jawaban yang berbeda.


Tentu saja jawaban mereka semakin mengundang kecurigaan Oma Rahayu.


"Maksudnya AC dan air di kamar yang Oma pesan mati, jadi Jo ganti kamar Oma." jawab Jonatan dengan berbohong.

__ADS_1


Karena memang keduanya tidak mempersiapkan jawaban apapun agar terlihat kompak.


"Masa iya bisa mati? Coba nanti Oma cek ke manager." gumam Oma Rahayu yang sedikit percaya dengan jawaban dari Jonatan dan Vanessa.


"Oma mau lihat kamar kalian." ucap Oma Rahayu sambil berdiri dan akan beranjak ke kamar Jonatan.


"Eeeeee... Oma! Jangan ke kamar!" seru Jonatan mencegah Oma Rahayu yang akan berjalan menuju kamar dan membawanya kembali duduk di sofa.


"Memangnya kenapa?" tanya Oma Rahayu heran.


Karena jika sampai Oma Rahayu masuk ke kamar dan mendapati pintu yang menghubungkan kamar Vanessa, maka akan membuat Oma Rahayu marah.


"Itu Oma, ranjang kita berantakan belum di tata. Kita malu." jawab Vanessa memberi alasan.


Oma Rahayu pun tersenyum mendengar jawaban Vanessa. Akhirnya beliau mengurungkan niatnya untuk ke kamar Jonatan dan kembali duduk.


"Ow iya, kalian kan pengantin baru. Bisa malu juga sama Oma." ucap Oma Rahayu dengan terkekeh.


Jonatan dan Vanessa hanya bisa saling pandang dan ikut tersenyum dengan kaku.


...****************...


Tetap semangat 💪


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏

__ADS_1


__ADS_2