Silahkan Bully Aku

Silahkan Bully Aku
Bab 33


__ADS_3

1 jam sudah mereka dalam posisi yang sama dan tidak berpindah sama sekali. Vanessa pun membiarkan Jonatan tidur di pahanya dan Vanessa senantiasa terjaga tidak ikut tidur serta tangannya dengan telaten mengelus kepala Jonatan.


Jonatan membuka matanya perlahan dan hal pertama yang dia temukan ketika membuka mata adalah istrinya yang cantik ada dihadapannya. Jonatan pun tersenyum kepada Vanessa karena melihat ketulusan Vanessa kepadanya terbukti bahwa Vanessa dengan setia menemani Jonatan dan memenuhi permintaannya.


"Uda enakan?" tanya Vanessa.


Jonatan menganggukkan kepalanya kemudian bangun dan duduk di samping Vanessa.


"Makasih ya." ucap Jonatan dengan tulus.


"Mau pulang sekarang?" tanya Jonatan.


"Kamu kuat? Kalau gak kuat gak apa-apa kita disini dulu nanti aku hubungi Oma." jawab Vanessa.


"Gak apa-apa aku kuat kog." ucap Jonatan meyakinkan Vanessa.


"Ayo!" ajak Jonatan sambil menarik pelan tangan Vanessa agar ikut berdiri.


"Tapi aku packing dulu ya." ucap Jonatan sambil melepaskan Vanessa kemudian mengambil kopernya dan mulai membereskan barang-barangnya yang akan dibawa pulang.

__ADS_1


"Aku bantu." ucap Vanessa yang juga dengan segera membantu Jonatan membereskan kamarnya.


Tanpa sepengetahuan Vanessa, Jonatan terus menatap Vanessa dengan kagum dan tiba-tiba saja senyum terbit do sudut bibirnya.


...----------------...


Setelah beres keduanya segera check out dari hotel dan menuju kediaman Oma Rahayu. Sebelumnya Vanessa sudah diperintahkan bahwa setelah menikah dia harus tinggal bersama Jonatan di kediaman Oma Rahayu dan beberapa barang-barang serta bajunya sudah dibawa.


Dan saat ini Oma Rahayu sudah menunggu di kediamannya karena Vanessa sudah memberitahu bahwa dirinya dan Jonatan sudah check out dan dalam perjalanan menuju rumah.


Beberapa saat menunggu akhirnya Jonatan dan Vanessa pun datang dan segera saja Oma Rahayu menyambut mereka di depan pintu. Begitu turun dari mobil keduanya segera menghampiri Oma Rahayu dan memberinya salam dan berpelukan.


"Sehat dong sayang." jawab Oma Rahayu sambil menggiring keduanya untuk masuk ke dalam rumah.


Koper Jonatan dan Vanessa sudah dibawa asisten rumah tangga mereka ke dalam kamar.


"Jo, kamu kenapa pucat begitu?" tanya Oma Rahayu ketika memperhatikan Jonatan yang duduk di depannya.


"Tadi waktu mau pulang Jo sakit perut Oma. Harusnya kita uda sampai dari tadi tapi Jonatan sakit." jawab Vanessa menjelaskan karena Jonatan hanya diam saja di sampingnya.

__ADS_1


Dan memang benar Vanessa melihat Jonatan dari tadi terlihat pucat dan sepertinya ketika mengendarai mobil sangat jelas terlihat bahwa Jonatan menahan rasa sakitnya.


"Sakit apa?" tanya Oma Rahayu.


"Katanya sakit perut." jawab Vanessa.


"Ya udah mending kalian naik trus istirahat aja." suruh Oma Rahayu kepada Jonatan dan Vanessa.


"Kita naik dulu Oma." ucap Jonatan yang segera melakukan apa yang disuruh oleh Oma Rahayu.


Jonatan dan Vanessa pun segera naik ke atas menuju kamar mereka dengan meninggalkan Oma Rahayu sendirian di ruang keluarga.


"Mungkin cuma masuk angin karena sering begadang dan gak pakai baju hehe." gumam Oma Rahayu dengan geli sendiri karena membayangkan bagaimana pengantin baru pada umumnya.


Padahal apa yang dipikirkan Oma Rahayu tidak sama sekali dilakukan oleh Jonatan dan Vanessa. Mereka berdua justru tidur beda kamar dan melakukan aktifitas sendiri-sendiri.


...****************...


Tetap semangat 💪

__ADS_1


Like, komen dan hadiahnya jangan lupa 🙏


__ADS_2