Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
POHON MBULU PART 1.


__ADS_3

"Dhan gue kayaknya mau pulang aja deh , sumpah gue ngerasain perasaan yang nggak enak banget " ucapku merinding.


"Udah gue ada disini percaya sama gue " ucao dhani megenggam erat tanganku.


Bulu kuduk ku merinding , kami berjalan di ikuti banyak makhluk misterius.


Namun aku dan dhani tak menghiraukanya , mereka hanya akan mengangguku saja , kami terus berjalan menuju gudep kami.


Setiba di sana ternyata belum banyak yang datang , teman sebangku ku ternyata juga ikut , untungnya grub cewek mentel itu nggak ada .


"Eh rachel , kamu juga masuk ya ??"tanyaku


"Iya nih jan aku juga ikut " jawab rachel yang sedikit lebih akrab kepada ku , saat pertama ketemu dia orangnya pendiem , kutu buku.


Ternyata satu tenda diisi cuma 3 anak jadi banyak tenda , kami berdua mendirikan tenda dahulu sebelum acara dimulai.


"Udah selesai nih , temen kita satunya siapa hel ??" Tanya ku padanya.


"Namanya wulan , nanti juga ia bakal dateng " ucapnya.


Sekitar 10 menit ia datang , dia sangat sopan , baik , ramah , untung aja satu tenda orangnya baik-baik.


Setelah selesai kami bertiga masuk tenda , karna hari sudah hampir malam , kami juga melaksanakan instruksi dari para pembina.


"Eh jani kamu tadi saat masuk di hutan ini ada hawa aneh nggak ??" Tanya rachel membuat bulu kuduk kami berdiri.


"I , iya , memangnya kamu juga bisa liat kayk gituan ya ??" Tanya ku penuh kepo.


"Eh pada bisa liat ya , emang nggak takut , aku aja nggak berani " sahut wulan.


"Kalo disuruh milih nih , aku juga nggak mau liat makhluk aneh itu" ucapku pada wulan.


"Eh katanya nih setiap ada yang kemah di sini pasti banyak anak yang hilang lho " ucao rachel membuatku semakin merinding.


"Masak sihh , trus mereka hilang kenapa , apa mereka berbuat sesuatu , nggak mungkin dong kalo ada asap nggak ada api " tanya ku kepo.


"Hmmm aku sih belum tahu , kita berdoa saja semoga nggak ada yang hilang diantara kita " ucap rachel.


"Eh guys daripada kepo mending besok kita selidiki aja , setuju nggak ??" Tanya wulan.


"Oke siapa takut??" Jawabku.


"Aku juga oke sekarang kita tidur aja udah malem lho " sahut rachel.


Kami bertigapun merebahkan tubuh diatas kasur lantai , aku sengaja membawanya biar nggak terlalu dingin.


Tenda kami sangat lengkap , karna aku membawa tenda sendiri , jadi lebih besar , dan leluasa , ak juga membawa kasur lantai dan 3 bantal. Hehehehe makhlum saja aky nggak mau menyatu dengan alam.


Malam semakin larut ada kegaduhan di luar kami bertiga terbangun.


"Duhh ada apasih malem-malem kok rame banget ???"tanyaku sembari mengucek-ngucek mataku.


"Iya nih masih ngantuk juga " ucap rachel.


"Kita keluar aja yuk , cari tahu apa yang terjadi "sahut wulan sambil menguap.

__ADS_1


Akhirnya kami bertiga memutuskan untuk keluar tenda , benar saja semua anak pada keluar tenda.


Ada rizky dan dhani juga di sana , aku berinisiatif menghampirinya , namun tangan ku ditarik kedua teman ku.


"Eit kenapa di tarik kan aku mau tanya sama mereka , kayaknya mereka juga lebih tau !!" Ucapku.


"Kamu jangan deket-deket sama 2orang itu , senior kita pasti marah sama kamu karna banyak yang jatuh cinta pada mereka" ucap wulan membuat ku kaget dan tertawa.


"Hah nggak salah denger gue , hhhhh , njayy demit songong kayak gitu banyak yang suka , pada buta kalik ya ??" Tanya ku dengan gemas.


"Hih beneran , orang ganteng juga di bilang demit , kayak oppa korea " ucap rachel tiba-tiba berubah bucin.


"Udah nggak ada yang marah , orang mereka berdua saudaraku kok , gila kalik kalo gue suka , udah ikut aku aja yok , sekalian kalian pdkt " jawabku mengandeng teman ku.


"Dhan ada apa ini rame-rame??"tanya ku sambil memegang pundaknya.


"Eh ini ada anak hikang kelas 10 lho , masak kalian kagak tau ??" Tanya dhani pada kita bertiga.


"Nggak kami nggak tahu " jawab kita serempak.


"Emang gimana kejadianya ???" Tanya ku kepo.


"Emang ya saudaraku ini kepo full " ucapnya sambil mengacak-acak rambutku.


Yang membuat kakak kelas kami memasang wajah kesut.


"Gini tadi tu anak katanya mau keluar buat buang air kecil , trus katanya hilang , padahal udah 2 jam keluar tapi nggak balik ke tenda lagi " jawab dhani.


"Emang tu anak cewek ap cowok dhan ??" Tanya ku pada dhani.


Tiba-tiba ada pengumuman dari panitia


"Mohon untuk semua anak masuk ketenda pastikan kalo tidak ada yang keluar lagi" perintah panitia.


Kami segera balik ke tenda dan ngegosipin berita heboh itu.


"Eh hel emang di bukanya ada masjid terdekat ya buat buang air kecil gitu ??" Tanya ku pada rachel.


"Iya sih ada kok cuma depan situ " jawab rachel sembari menyalakan kayar gadget nya.


"Kok janggal ya ??? " ucapku membuat kedua teman ku ikut mikir.


"Eh iya kok janggal ya " sahut wulan.


"Gini guys , secara pasti panitia kemah udah bilang dong sama pengurus masjid biar ada yang stay di sana iya kan ??" Tanya ku.


"Iya lagi pula ini juga kan subuh pasti ada dong yang nyiapin masjid " sahut wula.


"Fiks ini pasti bukan hilang sepele" ucapku.


"Gini aja kita tunggu subuh dulu ,kita sholat ,mandi trus kita tanya sama pembina kita kira kira gudep berapa yang kehilangan anak trus namanya juga siapa ??" Ucap rachel.


"Setuju oke kamu gimana wulan ??" Tanya ku.


"Aku sih yes " ucap wulan penuh keyakinan.

__ADS_1


Suara lantunan masjid berbunyi kami segera menunaikan sholat dan kami bergegas antri mandi lalu tanya kepada pembina kami.


"Emm kak maaf kalo ganggu , kira-kira gudep berapa ya yang kehilangan anak itu ??" Tanya rachel.


"Kayak nya kalo kakak nggak salah gudep 5mawar deh soalnya cewek kan " jawab kakak itu.


"Oo kalo gitu makasih ya kak "ucapku berterima kasih kepada kakak pembinaku.


"Ehh tunggu btw kalian mau ngapain tanya gitu ??" Tahan kakak itu.


"Kita jelasin sambil jalan gimana kak ??" Tawaran wulan.


"Emm it's oke lah , came on gril's " ucap kakak pembina ku seperti pelawak saja.


"Em dek btw nama kamu siapa , aku denger-denger dari gosip kelas sebelah kamu saudaranya dhani ya ??" Tanya kakak pembina ku mengaggetkan ku.


"Gosip ?? , Aku jadi bahan gosip ?? , Siap yang berani menggosipi aku kak ?? " Tanya ku geram.


"Emm senior kamu lo emang kamu berani , aku saja yang sama kelas 11 saja tak berani " ucap kakak itu.


"Namaku anjani kak panggil saja jani , nggak aku nggak takut sama sekali , kan aku nggak salah " ucapku menyodorkan tangan ku.


"Ooo namaku lintang " salam kakak itu.


"Btw tadi katanya kamu mau jelasin " ucap kakak itu.


"Gini kak , peristiwa hilangnya anak itu , janggal deh kak ??" Ucapku.


"Hah ganjal gimana ??" Tanya kak lintang.


"Gini kak , dia kan anak perempuan kan , trus secara ia itu keluar buang air kecil kan malem , nggak mungkin kan kalo jauh-jauh trus pasti ada di masjid kan kak nggak mungkin juga kalo di hutan ini " terang rachel.


"Hmmmm iya juga sih , secara cewek kan feminim ya " sahut kak lintang.


"Makanya kak kok janggal banget " ucap wulan.


Kami segera menuju gudep anak itu , namun sebelum sampai kami berdua mendengar tangisan anak perempuan yang mencekam telingan kami.


"Awwwwww hentikan !!!!! , brisik " ucapku menutup erat telinga ku.


"Stopp hentikan !!!!! " Ucap rachel.


"Eh kalian kenapa , kak kita baca ayat kursi kak " ucap wulan.


Kak lintang dan wulan segera membaca surat-surat , suara itu mereda sendirinya.


Aku dan rachel membuka telinga kami perlahan-lahan , kami berdiri di depan pohon bulu yang sangat besar dan tua.


"Pohon apa ini , masak pohon beringin ???" Tanya ku penasaran , sebelumnya aku pernah liat pohon itu di rumah nenek , pohon itu mempunyai akar yang besar yang menjulang ke atas tanah.


"Ini namanya pohon bulu , pohon ini katanya sebelum penjajahan sudah ada" ucap kak lintang.


Aku menyentuh pohon tua itu tiba-tiba tubuhku bergetar hebat dan bercucuran keringan dingin , rachel juga menyentuh pohon itu ia juga mengalami kejang hebat.


__ADS_1


__ADS_2