
akhirnya kami mengambil sejumput lalu disebarkan lah garam itu kesekitar , ajaib nya setelah garam itu habis.
kami mendengar teriakan , setelah beberapa saat para warg keluar dari balik pepohonan.
"dan mereka menghampiri kami dan mengucapkan terima kasih , ada juga yang sujud syukur , namun ku tahan.
akhirnya para warga disini tidak ada yang merenggang nyawa , ayam pun berkokok pertanda hari sudah mulai pagi , dan tugas kami akhirnya finis juga.
ternyata dibelakang kami , banyak keluarga yang kehilangan sosok salah satu keluarga mereka yang hilang , tampak juga ibu dan ayah ku dan juga kakek nenek ku.
mereka semua memegang kitab suci , mereka ikut mendoakan dan membantu kita semua , kulihat tampak wajah yang tadinya murah menjadi cerah bahagia.
aku berlari menuju keluargaku , juga ibu sebaliknya berlari kearahku , dan kami berpelukan , mereka semua berpelukan.
seperti sudah berpisah lama padahal hanya satu hari , tangis bahagia pecah , seperti karnaval menangis satu dunia.
semua menghampiri keluarganya masing-masing , kakek buyut ku memghapiriku.
"dahhh tugas mu udah selesai nduk , pie koe seneng ( gimana kamu senang ???)" tanya kakek.
__ADS_1
"nggeh kek jani remen , akhirnya perjuangan kami tidak sia-sia ( iya kek jani seneng )" ucapku.
"kalian berlima mulai besok belajar kerumah kakek ya , kalian akan menjadi orang hebat , yang akan dibutuhkan banyak orang , ora selawase nduk , ora selawase ilmu kejawen i medeni , menyesatkan , ora nduk , kui kabeh tergantung kepie caramu nggunake ( tidak selamanya , tidak selamanya ilmu jawa itu menakutkan , menyesatkan , tidak nak , itu semua tergantung gimana dirimu memanfaatkan nya )" ucap kakek.
kami berlima berkumpul ditengah keramain warga itu , mereka melihat kami dengan senyuman terindah , mereka seperti ingin mengucapkan banyak terima kasih.
salah satu dari warga itu , mungki lebih tepatnya pak kades , ia menawarkan kami berkunjung ke rumahnya , untuk istirahat .
namun ibu menolak , ia lebih memilih Istirahat dirumah , jika ada waktu kami akan berkunjung ke rumah pak kades itu.
akhirnya kami memutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.
aku menaiki mobil beserta dhani kakek dan nenek.
selama di mobil aku tertidur pulas , aku sudah berada didemensi lain , yaitu dimensi alam mimpi.
entah aku dimana namun seperti di sebuah taman yang sangat indah dan banyak ditumbuhi bunga-bunga cantik, dan banyak kupu-kupu berterbangan.
anehnya aku memakai dress dibawah lutut berwarna putih dan rambutku terurai .
__ADS_1
"dimana gue ??" tanyaku dalam hati.
bodo amat lah gue mau menikmati taman yang indah ini.
namun kulihat ada sesosok pria yang berdiri di balik pohon beserta kudanya , entahlah siapa dia.
kusapa ia , namun anehnya ia tak menjawab sepatah katapun.
"heyyy siapa itu ??? boleh kah gue bertanya ?? " teriak ku namun pria itu lagi-lagi tak menyahut sepatah katapun.
aku mencoba mendekat , ia memakai pakaian putih seperti pangeran kerajaan.
kuhampiri berjalan pelan-pelan , aku hampir mendekati nya , sekarang posisi ku denganya hanya terhalang oleh pohon besar ini.
kuberikan diri melangkah beberapa langkah lagi untuk memastikan ia pria baik.
kulihat ia mengambil beberapa bunga dan menggenggamnya di tanganya , sungguh indah bunga itu.
akhirnya kumemutuskan untuk menyentuh bahunya.
__ADS_1
"haiii" ucapku sambil menyentuh bahu pria itu , ia berbalik badan , dan wajahnya sangat tampan , aku kenal pria ini.
"lo......kan.............