Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
VANY.


__ADS_3

"Dhani ngapain kamu nyusul kesini " gumanku dalam hati.


"Lha elu kan yang manggil gue makanya gue datang " ucapnya.


"TOLONGGGGGG !!!!!!! SIAPAPUN YANG DISANA " seru wanita itu.


"DIAM KAUU !!!! ".


Aku segera menuju sumber bunyi itu , dan mereka mengikuti ku , setelah beberapa langkah aku mengikuti sumber suara itu akhirnya , aku tiba di depan gua yang tertutup batu.


"Lah mana pintu masuknya ???? " Tanya ku heran.


"Iya mana pintu nya emang kita bisa nolingin apa kalo nggak ada pintunya" celtuk rachel.


"Songong banget sih kalian !!! " Sahut dhani.


"Lu tu yang songong !!!! " Jawab ku.


"Hmmm kita satuin kekuatan untuk membuka pintu ini " ucap dhani.


Satuin kekuatan gimana caranya coba , gue aja belum menguasai kekuatan gue.


"Hmmm , ini semua salah lo andai saja lo kagak nyentuh tu pohon , pasti nggak bakal kayak gini !!!!! " Ucap dhani membuat ku emosi.


"Eh kok lo nyalahin gue sih , salah siapa lo nyusul !!! " Sahutku.


"Lha kan elo yang manggil gue , sebenarnya gue nggak mau nolongin lo " ucap dhani.


"Elo benar-benar buat gue emosi " tubuhku bergetar hebat.


Yang benar saja ilmu itu menguasai tubuhku.


Tubuhku mengeluarkan kepulan asap hebat , tanganku sudah mengeluarkan cahay merah darah yang ingin ku lempar kan ke arah dhani.


Dhani sudah mengatur siasat , ia memanfaatkan emosiku untuk membuka pintu goa itu.

__ADS_1


"RASAKAN INI !!!!!!! " Seru ku yang langsung ku lemparkan kilatan warna merah itu , dhani dengan sigap melontarkan cahaya itu ke pintu goa.


*Brgggghhhhh*


Saat tubuhku terjatuh , pintu goa itu terbuka hancur berkeping-keping , rachel segera berlari menolong ku yang ambruk , aku segera bangkit.


"Sialan lu , manfaatin gue " ucapku.


"Thanks ya " jawab dhani.


Setelah kami melangkahkan kaki ke gua itu banyak makhluk aneh ingin menyerang kami .


Rachel segera menyanyikan kidung dan saat rachel menyanyikan kidung makhluk itu meronta-ronta kepanasan , seperti ikan kekurangan air.


Tubuhku bergetar hebat , dan bercucuran keringat dingin , dalam keadaan lengah dhani segera melesatkan ajian nya dan makhluk itu hilang lenyap.


Namun belum sampai disitu , keluar lagi makhluk aneh yang tubuhnya di penuhi bulu-bulu.


Aku segera sigap melesatkan kilatan-kilatan bertubi-tubi dan dhani juga menyerang mereka dengan kerisnya.


Makhluk itu berdiri dan bangkit menyerang ku.


Tangan ku tiba-tiba keluar keris seperti dhani namun kerisku berwarna silver keemasan , berbeda dengan dhani yang kerisnya berwarna silver Mutiara.


"RASAKAN INI !!!!!!! " Ucapku segera berlari dan mengayunkan keris ku dan makhluk aneh itu terhempas ke langit-langit goa.


*Bruggghhhhh*


Makhluk itu jatuh dan lenyap tertimpa reruntuhan langit-langit goa.


Keris itu tak menghilang dan kami segera menuju kedalam gua itu.


Ada banyak suara tangisan di gua itu.


Saat kami masuk ke sebuah ruangan dengan sambutan wangi bunga.

__ADS_1


Banyak anak gadis yang menangis di sudut pojok goa itu.


"RRRGGGHHHH SIAPA YANG BERANI MEMASUKI RUANGAN SUCIKU !!!! " suara gerengan dari dalam gua itu , namun makhluk itu tak kunjung muncul.


Makhluk itu menyerang dari belakang , ia menyerang dhani yang muntah darah.


Sebenarnya aku tak kuasa melihat darah segar seperti itu , rachel segera menyanyikan kidungnya.


Tububku langsung dikuasai ilmuku dan dibantu lisa dan rachel.


Keris itu segera ku lesatkan ke makhluk itu , namun makhluk itu dengan gesit melemparkan kilatanya ke tubuhku.


*Brghhhhh*


Tubuhku terjatuh , namun aku segera vangkit dan menyerang kembali dhani yang tubuhnya masih lemas ia segera bangkit.


Rachel menyanyikan kidung itu dengan nyaring , membuat makhluk itu kepanasan , saat makhluk itu lengah , dhani segera melesatkan ajianya ke makhluk itu.


*Aaarrrgggghhhhh*


"HENTIKAN , CUKUPPPP !!!!!! " Ucap makhluk itu.


Aku segera menusuk keris itu ke jantung makhluk itu.


Ledakan besar terjadi dengan makhluk itu , goa itu runtuh kami dan anak-anak gadis segera keluar dari goa itu.


"Kak makasih telah menyelamatkan kami , walaupun Sukma kami tak bersatu dengan raga kami , tapi setidaknya kami terbebas dari penjara itu " ucap anak gadis itu.


"Iya sama-sama "ucap aku dan rachel.


"Padahal gue rela-relain muntah darah , tapu nggak ada ucapan makasih buat gue" sahut dhani.


"MAKASIH KAKAK YANG GANTENG ! " Ucap anak-anak itu disertai tawaan merekah di wajah mereka.


"Eh kayaknya aku kenal kamu , kamu kan anak yang hilang itu , kamu vany kan !!! " Ucap rachel.

__ADS_1


"Hikkkk iya aku vany yang hilang kemarin , aku diseret sama makhluk itu saat aku keluar dan melewati pohon itu , makasih udah keluarin aku dari penjara itu" ucapnya menagis.


__ADS_2