
"Hem ku kira tau tu di depan rumah palinga atas tu" jawab Rizky sambil menunjuk rumah paling atas. Rumah nya kak tegar memang megah maklum saja dia anak kepala desa.
"Assalamualaikum"spontan kami bertiga ada seorang paru baya membukanya "eh Rizky,Dhani,em ini siapa ??namamu siapa nduk??"tanya wanita itu sambil mengelus rambutku, sepertinya dia tahu sesuatu tentang ku."nama ku Anjani budhe, panggil saja Jani" jawabku sambil mencium punggung tangan wanita itu."ya Allah Jani ,kok wes Gedhe men dhuk koe ,cah ayu Saiki kelas Piro ??(kok udah Gedhe sekali nak kamu, anak cantik sekarang kelas berapa??)"tanya wanita itu seperti udah lama mengenalku. Belum sempat ku jawab keluar laki-laki yang umurnya mungkin tak jauh dari ku mungkin tua di 3 tahunnan. "Siapa yang di luar Bu?? kok nggak di ajak masuk"tanya laki-laki itu sambil menuju keluar.
__ADS_1
TTiba-tiba muncul seorang anak laki-laki yang seumuran dengan ini, mungkin umurnya sedikit lebih tua dari kami "eh Rizky,Dhani,dan ini emm an, an siapa sih?? Lupa aku??"kata laki-laki itu kemudian mempersilahkan kami masuk ke rumahnya."ini tehnya sama roti tu kalo mau di ma m ya nduk"kata wanita paruh baya tadi"makasih budhe nggak usah repot-repot"jawabku sambil membantunya meletakkan 3 teh manis."sepertinya gank empat sedarah balik lagi nih personilnya lengkap"celoteh kak tegar dengan memandang ke arah ku.
"O ya nama mu tadi siapa sih lupa aku ??"tanya kak tegar sambil memandangku"nama ku anjni tapi panggil saja aku jani"jawabku sambil bersalaman dengannya"o ya jani namaku.."belum sempat laki-laki langsung ku jawab"kak tegar ya "jawabku sambil terkekeh seketika kami berempat tertawa.
__ADS_1
__ADS_1