
ia sedikit terpaku melihat penanggalanya merah , ia kemudia melangkah pelan menuju kamarnya.
ia menatapku tajam , dia semakin dekat dengan ku dan semakin dekat , sekarang hanya jarak 1cm wajah ku dengan wajahnya.
ia menghembuskan nafasnya di depanku , dia mengelus rambutku yang teurai , kemudian pipi .
aku tak bisa bergerak sekarang , dhani lu mau apain gue ?????.
tubuhku sekarang sudah terbaring di kasur , dan ku pejamkan mataku.
ia menatapku lekat dan dan ia semakin mendekat dengan wajah denganku.
ku dorong bahunya dan ia menabrak dinding kamarnya.
"****** lo , mau apain gue sihh ??? " ucapku mencoba berdiri.
"emang gue ngapain lo , orang belum apa-apa coba " ucapnya santai.
"hiiii , otak lo jorok " ucapku memeluk tubuhku sendiri.
"lo sendiri ngapain , pakek acara ngerjain gue , ya gue kagak terima " ucapnya mendekatiku.
"heeee untung gue menghindar perempuan apaan gue hii " ucapku merangkul kaki ku yang kutekuk.
"yeee gue juga laki-laki apaan hah " ucapnya mencopot dasi yang masih bergelantungan di lehernya.
"tu kancing sekalian di benahin napa ??? " ucapku sedikit jijik.
"napa bagus kan perut gue kotak-kotak " ucapnya mengancing bajunya.
"hih apaan " sahutku.
pantes aja nggak ada cewek yang deketin otaknya aja jorok kayak gini , apa lagi orangnya.
"he asal lo tau aja ya cewek tu ngantri ama gua sampai desa sebelah no , sono " ucapnya menunjuk-nunjuk keatas.
"emang ada ?? " clotehku.
__ADS_1
"kalo gue mau nih , gue terima semua tu cewek-cewek receh " ucapanya angkuh.
"yee jangan gitu nyantol beneran nggak tau lho ".
"gue ma orangnya kagak kayak gitu , lo sendiri gimana ??? "
degg ucapan itu membuat jantungku sedikit berdebar cepat.
" kalo ama gue gimana ??? ". kata itu membuat jantungku berdetak kencang.
"hah santuy aja kalik , gue cuma bercanda , tapi yang ini beneran " ucapnya sambil merangkulku.
"apaan ??".
" lo mau nggak jadi pacar pura-pura saat di sekolahan " ucapanya.
"hhhh apaan lo , napa lo sakit ya " ucapku geli.
" bukanya gitu gue cuma kagak mau dikejar-kejar sama cewek receh tu " ucapnya memohon.
"nggak gue kagak mau kena masalah sama mereka " sahutku.
kublas dengan tertawa geli melihat tingkah laku saudara ku yang tiba-tiba aneh.
"sumpah lo hari ini aneh , apa gara-gara kejedot tadi ya , coba gue lihat lukanya " ucapku mencoba melihat jidatnya.
"cuma lebam gini kok bisa amnesia ya ??? " ucapku lirih.
"woyy gue masih waras , 100% waras " ucapnya.
"udah ah dhan , gue capek ketawa mulu , mending gue jalan-jalan keluar menghirup udara segar " ucapku beranjak keluar , namun lengan ku di tarik , dan kembali duduk.
"apaan sih " ucapku mencoba melepas lengan ku.
"ooo nggak bisa kan lo udah jadi pacar pura-pura gue , jadi setiap lo mau pergi gue ikut " clotehnya tak ku hiraukan.
"udah ah ayo " ucapku berdiri dan keluar kamar yang tanganku masih di gandeng.
__ADS_1
"dhani...... " ucapku dengan memasang wajah memelas.
"bisa lepasin nggak !!!!!!???? " ucapku sedikit kesal.
aku segera berlari saat tanganku sudah dilepas , ia mengejarku , dari belakang , kulihat rizky yang sedang mencuci motor langsung ku tarik lenganya.
"kiyy lihat tu dhani kasar sama aku " ucapku memegang lenganya.
rizky yang melihat tingkah aneh kami hanya terdiam dan bingung.
"dihh apaan sih lo " ucap dhani menarik ku.
"aaa apa sih , kiy tu lihat , padahal kan kita udah pacaran , masak dia suka sama aku " kata-kata fake.
Rizky termenung melihat ku dan hanya senyum tipis melihat tingkah ku , apa yang ku ucapkan ia membalas dengan anggukan.
"hah" ucapnya linglung.
"bener ki ??? " tanya dhani mulai percaya.
"iya kan ki , jelasin dong sama dhani " ucapku semoga rizky bisa mengerti maksudku.
aku mengedipkan mataku ke rizky dan ia mulai paham maksudku , ia juga merangkul lenganku.
"iya kita udah jadian " ucap rizky berlagak sombong.
"beneran ??? " tanya Dhani , ia tak menunggu jawaban kami , ia pergi meninggalakan kami.
"huftt hampir aja , ki gue minta sama lo mylai sekarang lo pura-pura jadi pacar gue ya , ntar kalo nggak ia ganggu hidup gue " ucapku memohon
*kira-kira apa jawaban rizky ya
•lo mau nggak pacaran beneran sama gue
•iya gue mau
•nggak ah , gue maunya beneran*
__ADS_1
ilustrasi gambar Ramadhani atau yang kita kenal Dhani.