Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
KU KEMBALIKAN TONGKAT MU.


__ADS_3

*tapi kan lo musuh sama dia , dan lo tau sendiri kalo deket sama dia bakal berurusan sama orang banyak , dan itu buat gue nambah masalah.


tapi gue kagak tega melihatnya menderita apalagi gara-gara gue , duhhh ni hati nggak bisa dikondisikan*.


"o ya btw lo tadi manggil gue napa ?? " ucapku dengan berlagak tega.


"hmmm gue lebih suka lo cengeng" ucapnya mengusap air mata terakhirku.


dasar nih bisa aja buat gue meleleh , nggak jangan tergoda jani , dasar godaan maut iblis.


"apaan sih lo !!!! " jawab ku ketus.


"Lo cantik " *deggggg


napa sih ni hati , woyyyy sadar jani , dia orang yang paling nyebelin , dia hanya mencari kesempatan dalam kesempitan*.


sebelum pipiku memerah aku segera meninggalkannya sendirian.


tiba-tiba..........................


wwwwwuuuuusssssssshhhhh


angin panas melewati ku , dan makhluk yang aku jumpai dengan kakek siang tadi kembali menghadangku , namun kini ia membawa prajurit nya.

__ADS_1


ya elah lagi adegan romantis juga , ada aja orang ke tiga.


dhani yang sembari tadi diam di depan pintu , melangkah maju tertatih-tatih , sepertinya ia tahu apa yang harus ia lakukan.


gue kasihan melihat lo kayak gitu , segitunya lo sama gue , padahal lo masih sakit , tapi lo rela-relain ngliundungi gue.


aku tak hanya diam ku ambil tongkat yang ku buat menari tadi , aku tahu apa yang harus ku lakukan.


"**HHHHHH !!!! ISO OPO KOE CAH BAGUS ????? MLAKU MU E PINCANG !!!!! KOK KOE GELEMEN NULUNGI WONG SENG WES NGGAWE AWAK MU KOYO NGENE !!!!! HHHH !!!! ( HHHHH !!!! BISA APA KAMU ANAK GANTENG ????? JALANMU AJA PINCANG !!! KOK KAMU MAU BANGET MENOLONG ORANG YANG SUDAH BUAT KAMU BEGINI !!!!!! HHHH !!!!!! )"


"WOYYYY* !!!! JAGA UCAPANMU AKU TAK SENGAJA MEMBUATNYA SEPERTI ITU , DASAR IBLIS SILAN* " ucapku geram.


"BAGAIMANA JUGA DEK E ISEH SEDULURKU DADI OPO WAE URUSANE BRARTI KOE BERURUSAN KARO AWAK KU !!!!!! (BAGAIMANA JUGA IA MASIH SAUDARAKU JADI APAPUN YANG TERJADI BERARTI KAMU BERURUSAN DENGANKU !!!!!!)" ucap dhani membuat hatiku klepek-klepek.


situasi lengah seperti ini tak akan kusia-siakan , ku gosokan cincinku 3 kali lalu aku berlari membawa tongkat itu , ku ayun-ayunkan seperti mayoret yang menarikan tongkatnya.


dan ku pukulkan tongkat itu kelantai dan......


bruuuuugggghhhhh.


semua makhluk itu terjatuh ke lantai dhani segera memejamkan mata dan berkomat-kamit , beberapa burung gagak bermunculan dan menyerang para prajurit itu.


kini tinggal sang ratu ular jadi-jadian yang merusak adegan gue sama Dhani.

__ADS_1


ku putar-putar tongkat itu kedepan ke atas dan terakhir ke bawah ku lontarkan ke atas dan.....


*wuuuushhhhhhh.


tongkat itu melayang-layang di langit-langit atap*.


tongkat itu mengeluarkan angin hembusan semilir dan cahaya terang yang membuat makhluk itu menjerit kepanasan dan kesakitan.


"AAAAARRGGGHHHH !!!!!! PANASSSSS !!!!!!!! PANAS !!!!!!! AWAS KAUU !!!!!! AKU TAK AKAN MENGAMPUNI MU !!!!!!! " cicit makhluk itu.


yang sedikit demi sedikit menjadi asap hitam , dan lenyap dihadapan kami.


tongkat itu kembali ke tanganku dan ku kembalikan ke dhani.


"dhani , ini tongkat lo , berkat tongkat itu , gue bisa banyak belajar ilmu gue , makasih ya " ucapku dengan memberikan tongkat itu.


"udah lo bawa aja sementara , buat jaga-jaga ,gue sekarang hanya bisa bantu lo sedikit" ucapnya seakan menyalakan dirinya sendiri.


"gue nggak mau lo terluka " deggggg napa sih lo dhan.........


ilustrasi tongkat dhani


__ADS_1


__ADS_2