
semuanya berubah menjadi mencekam , kami berada di atas tanah kuburan.
"dhan..... gue takut " ucapku merangkul pundaknya.
"ha apa gua bilang kita semua yang masuk pasti di jebak oleh iblis itu " ucapnya mencoba menenangkan diri.
dan kami tak mengetahui keberadaan kak tegar dan rizky.
"HAH !!!! INI KARMA GUE , KENAPA SIH GUE HARUS PUNYA ILMU HITAM KAYAK GINI !!!! , GUE SELALU TERTIMPA MASALAH !!!!! " gertak ku.
"lo tenang dulu , ya lo tenang kita cari jalan keluarnya sama-sama" ucap dhani menciba menenangkanku.
"GIMANA GUE BISA TENANG !!!! SEMENJAK ADA ILMU INI DI TUBUH GUE , HIDUP GUE ITU NGGAK TENANG , DAN BAKAL NGGAK BISA TENANG SEUMUR HIDUP GUE !!!! KENAPA SIHH ???? , KENAPA HARUS GUE ???? " Seru ku pecah , disertai tangisan.
"lo tenang ya kita akan lalui ini bersama , lo nggak usah takut " sahut dhani memeluk ku.
"gue juga nggak mau di warisi ilmu ini , tapi bagaimana lagi , kita penerusnya , dan kita harus meneruskanya " ucapnya dewasa.
dibalik sikapnya yang nyebelin ternyata ia sedewasa ini.
"tapi kenapa , harus kita , gue nggak mau seumur hidup gue dihantui ilmu gue sendiri " ucapku sendu.
"gue juga nggak tahu , ini semua takdir , kita bisa apa , sekarang kita cari jalan keluarnya berasama , udah jangan nangis , ayok " ucapnya bangkit.
aku juga berusaha bangkit dan mencari jalan keluarnya.
sementara lisa masih di tubuhnya dhani.
__ADS_1
"dhan lo harus hati-hati karena makhluk itu membuat kalin bingung , dan satu lagi kalian harus menyelamatkan para warga yang diumpetin makhluk itu sebelum matahari terbit , karna kalo kalian telat , nyawa mereka yang menjadi sasaranya , ingat kalian jangan gegabah" ucap lisa yang berada di dalam raganya dhani.
"oke lis , gue akan cari mereka " jawab dhani.
"ayo , kita cari , karna mereka bergantung pada kita , apa kamu mau nyawa tegar dan rizky diambil oleh nya ??? " tanya Dhani.
"nggak gue nggak mau " ucapku bangkit dan berjalan entah tak tau arah.
kita menyusuri pemakaman tua itu , dan
bruugggghhhhhhh
"ehh lo nggak papa " kaki ku tersandung dan jatuh.
"duhhhhh" keluh ku , dhani ikut jongkok dan mengelus kaki ku yang terluka kegores.
"apaan ini ??? " ucap dhani mencoba membaca aksara jawa yang tertulis di pohon tua.
"ma-kam tua 88 , gu-buk , ba-nyu se-go-ro " ucapnya terbata-bata.
"apa e maksudnya gua kagak paham ???" ucap dhani setelah membaca aksara jawa itu.
aku mencoba bangkit dan berdiri untuk membacanya juga.
"makanya jadi cowok tu agak peka Napa ,ini tu petunjuk , udah sekarang kita cari makam paling tua Disni " semprotku.
"yeee , emang gimana caranya ???? " ucapnya.
__ADS_1
"setiap makam pastikan ada batu nisanya kita cari aja tahun penguburan paling tua , gitu aja gak tahu , dasar abg labil " ucapku meinggalkanya.
"ehh awas lu nyasar ntar , tunggu gue " ucapanya segera berlari mengikuti ku.
setelah kami memutari semua makam kami tak kunjung mendapati makam yang tahun penguburannya tahun 1988.
"kok nggak ada ya dhan ?? " tanyaku.
"88 ya ???? " ucapnya berlagak seperti dektetif
"mungkin tanggal 8 bulan 8 tahun nya kita tambah jadi tahun 16an " ucapnya.
"hah mana ada makam setua itu songong " ucapku meremehkan.
"siapa tauk , kita cari aja dulu , ntar kalo ada lo harus nurut kata-kata gue " ucapnya.
"oke kita taruhan ya , siapa takut " ucapku santai.
setelah kami mengelilingi kesekian kali , kami dikagetkan dengan sebuah makam mewah , kami menghampiri makan itu , ya benar saja tanggal bulan dan tahun penguburannya persisi seperti yang dikatakan dhani.
"nah kan ketemu " ucapanya , tapi aku merasakan kejanggalan.
"kalo ini kuburan lama ya dhan , kenapa bangunan nya terlihat kokoh , dan mewag banget , masak iya tahun 16an udah canggih kek gini " ucapku mengelilingi makam itu.
"eh ada benernya juga apa kata lo , lha trus ini makam apaan dong " ucapnya.
tiba-tiba makam itu terbelah dan terbuka berbalik.
__ADS_1
kami dikejutkan mayat busuk yang bebau anyir , pocong yang kainnya masih utuh beserta jasadnya , dengan mata terbuka.
"AAAAAAAAAAAA !!!!!! POCONG !!!!!!!!! ".