Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
PANDANGAN DHANI.


__ADS_3

"hah ... apa ya nggak lah " ucap dhani memecah lamunannya.


"kalo lo suka langkahin gue dulu " ucapnya ,mereka lalu tertawa , aku hanya terpaku dengan ketampananya.


ia kemudian berjalan kedepan menuju tempatku duduk , hatiku berdetak keras, sepertinya aku belum merasakan detakan jantung sekuat ini.


apa jangan-jangan.............


ia menjulurkan tangannya bermaksud berkenalan.


"hai....kenalin nama gue...."belum sempat ia memberitahukan namanya , lamunan ku terpecah.


"mau ngapain woyyy " ucapku kaget melihatnya sudah berada di depan ku.


"nggak usah basa-basi kita harus mecahin misteri sialan ini " ucapku berdiri dan tiba-tiba stay cool.


ia kemudian menarik kembali tanganya.


sepertinya dia baik , ehh apaan gue kan nggak suka cowok aneh , ahh udah bodo amat lah , masalah aja belum kelar.


"ya udah sekarang kita jalan aja dulu " ucap pria itu ikut berdiri dan berjalan duluan.


"kenapa lu ??? nggak biasanya lo jutek sama cowok selain gue ??? " clotehnya.


"udah yokk , ntar lo misah dari kita , tambah besar ni masalah " ucap dhani menarik tanganku.


"yeeee emangnya gue anak kecil apa , yang bisanya cuma ngrepotin lu " omel ku sembari berjalan.

__ADS_1


setelah beberapa menit kami berjalan tak tahu arah dan tujuan tenggorokan ku terasa kering dan ingin meminum beberapa teguk air.


"dhan kita istirahat dulu , gue haus banget " ucapku sembari duduk di bawah pohon besar.


dua cowok itu akhirnya juga duduk di sebelahku.


"lo haus ???? " tanya pria itu memandang ku.


"iiii iya kenapa emang nggak boleh ??? " ucap ku jutek.


ia kemudian berlari entah tak tau apa yang ia lakukan.


"lo jangan jutek kayak gitu dong , kayaknya dia juga ada rasa sama lo" ucap dhani.


"gue belum mau bukak hati gue dhan , gue nggak mau pacaran dulu , gue udah cukup menderita sama masalah-masalah hidup gue " ucapku kembali bersedih.


"thanks bro , lo gimana ni ???" tanya dhani.


"udah gue ntar aja " sahut nya dan ia menyodorkan botol minum ke arah ku.


"mm makasih ya " ucapku langsung kuteguk air itu , namun aku tak kuasa menghabiskan air ini , ku lihat ia juga kehausan.


"nih lo minum , kasian gue liat lo " ucapku menyodorkan kembali botol mineral itu , dan memalingkan wajahku.


"gue nggak perlu dikasihan ni " ucapnya menolak.


"udah deh ni , lagian gue juga nggak terlalu haus " ucapku beralasan.

__ADS_1


ia kemudian mengambil botol air itu dan meneguknya habis.


"bro , emang perjalan kita masih jauh ya ??? " tanya dhani.


"lah bukan nya lo tau jalanya ??? " sahut pria itu.


"mana gue tauk , orang gue bukan pemandu wisata disini " cloteh dhani.


"ternyata lo nggak berubah ya ?? , lo kan bisa trawang songong " ucap pria itu sungguh dewasa.


"ooo iya bentar " dhani kemudian memejamkan matanya , aku yang melihatnya hanya geleng-geleng tak tau apa yang ia perbuat.


setelag beberapa menit ia mengeluarkan keringat dingin dan ia sepertinya kaget , lalu membuka matanya , dan bernafas tersengal-sengal.


"napa lo dikejar anjing ??? " ucap pria itu.


"gawat !!!!! , gawat ini , gue nggak bisa ngebayangin gimana nantinya bro !!!!!!....." ucap dhani seperti tau apa yang akan terjadi pada kedepanya.


"iya iya gue paham , nggak usah tegang juga napa sih , ntar ada yang bisa pokoknya " ucap pria itu paham.


hanya diriku seorang yang tak tahu apa yang mereka katakan.


"nggak !!!!! gue nggak bisa biarin !!!!! , gue mana tega ??" sahut dhani ketakutan.


"ya mau gimana lagi , kita nggak punya energi sebesar itu " sahut pria itu enteng namun berbalik 180° dengan dhani.


"nggak !!!! apa nggak ada cara lain !!!! gue nggak bisa biarin gitu aja " ucap dhani yang tiba-tiba memandang sendu kearah ku.

__ADS_1


apa yang terjadi , dhani melihat apa , kenapa tatapannya begiti bersedih , kenapa , apa yang akan terjadi dengan ku....... ya tuhan.......


__ADS_2