
"hah ... apa ya nggak lah " ucap dhani memecah lamunannya.
"kalo lo suka langkahin gue dulu " ucapnya ,mereka lalu tertawa , aku hanya terpaku dengan ketampananya.
ia kemudian berjalan kedepan menuju tempatku duduk , hatiku berdetak keras, sepertinya aku belum merasakan detakan jantung sekuat ini.
apa jangan-jangan.............
ia menjulurkan tangannya bermaksud berkenalan.
"hai....kenalin nama gue...."belum sempat ia memberitahukan namanya , lamunan ku terpecah.
"mau ngapain woyyy " ucapku kaget melihatnya sudah berada di depan ku.
"nggak usah basa-basi kita harus mecahin misteri sialan ini " ucapku berdiri dan tiba-tiba stay cool.
ia kemudian menarik kembali tanganya.
sepertinya dia baik , ehh apaan gue kan nggak suka cowok aneh , ahh udah bodo amat lah , masalah aja belum kelar.
"ya udah sekarang kita jalan aja dulu " ucap pria itu ikut berdiri dan berjalan duluan.
"kenapa lu ??? nggak biasanya lo jutek sama cowok selain gue ??? " clotehnya.
"udah yokk , ntar lo misah dari kita , tambah besar ni masalah " ucap dhani menarik tanganku.
"yeeee emangnya gue anak kecil apa , yang bisanya cuma ngrepotin lu " omel ku sembari berjalan.
__ADS_1
setelah beberapa menit kami berjalan tak tahu arah dan tujuan tenggorokan ku terasa kering dan ingin meminum beberapa teguk air.
"dhan kita istirahat dulu , gue haus banget " ucapku sembari duduk di bawah pohon besar.
dua cowok itu akhirnya juga duduk di sebelahku.
"lo haus ???? " tanya pria itu memandang ku.
"iiii iya kenapa emang nggak boleh ??? " ucap ku jutek.
ia kemudian berlari entah tak tau apa yang ia lakukan.
"lo jangan jutek kayak gitu dong , kayaknya dia juga ada rasa sama lo" ucap dhani.
"gue belum mau bukak hati gue dhan , gue nggak mau pacaran dulu , gue udah cukup menderita sama masalah-masalah hidup gue " ucapku kembali bersedih.
"thanks bro , lo gimana ni ???" tanya dhani.
"udah gue ntar aja " sahut nya dan ia menyodorkan botol minum ke arah ku.
"mm makasih ya " ucapku langsung kuteguk air itu , namun aku tak kuasa menghabiskan air ini , ku lihat ia juga kehausan.
"nih lo minum , kasian gue liat lo " ucapku menyodorkan kembali botol mineral itu , dan memalingkan wajahku.
"gue nggak perlu dikasihan ni " ucapnya menolak.
"udah deh ni , lagian gue juga nggak terlalu haus " ucapku beralasan.
__ADS_1
ia kemudian mengambil botol air itu dan meneguknya habis.
"bro , emang perjalan kita masih jauh ya ??? " tanya dhani.
"lah bukan nya lo tau jalanya ??? " sahut pria itu.
"mana gue tauk , orang gue bukan pemandu wisata disini " cloteh dhani.
"ternyata lo nggak berubah ya ?? , lo kan bisa trawang songong " ucap pria itu sungguh dewasa.
"ooo iya bentar " dhani kemudian memejamkan matanya , aku yang melihatnya hanya geleng-geleng tak tau apa yang ia perbuat.
setelag beberapa menit ia mengeluarkan keringat dingin dan ia sepertinya kaget , lalu membuka matanya , dan bernafas tersengal-sengal.
"napa lo dikejar anjing ??? " ucap pria itu.
"gawat !!!!! , gawat ini , gue nggak bisa ngebayangin gimana nantinya bro !!!!!!....." ucap dhani seperti tau apa yang akan terjadi pada kedepanya.
"iya iya gue paham , nggak usah tegang juga napa sih , ntar ada yang bisa pokoknya " ucap pria itu paham.
hanya diriku seorang yang tak tahu apa yang mereka katakan.
"nggak !!!!! gue nggak bisa biarin !!!!! , gue mana tega ??" sahut dhani ketakutan.
"ya mau gimana lagi , kita nggak punya energi sebesar itu " sahut pria itu enteng namun berbalik 180° dengan dhani.
"nggak !!!! apa nggak ada cara lain !!!! gue nggak bisa biarin gitu aja " ucap dhani yang tiba-tiba memandang sendu kearah ku.
__ADS_1
apa yang terjadi , dhani melihat apa , kenapa tatapannya begiti bersedih , kenapa , apa yang akan terjadi dengan ku....... ya tuhan.......