Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
BISIKAN DALAM BATIN.


__ADS_3

Yang tiba-tiba membuat bulu kuduk ku berdiri , ya benar saja banyak puluhan makhluk yang sebelumnya belum kulihat berdatangan menuju ke tempat kami berdiri.


Spertinya ia marah besar kepada kami , namun apa salah kami , bahkan yang kami hadapi tingginya melebihi kami semua.


Mataku seakan tak ingin melihat semua makhluk yang ada di hadapan kami , aku hanya bisa memegang erat lengan kiri dhani.


Dhani yang melihat ku ketakutan , menatapku lekat , dan melihat genggaman erat ku , namun tak kupedulikan semua itu.


Kami berjalan mundur teratur selangkah demi selangkah kami lalui , dhani akhirnya memutuskna untuk melawan semua makhluk itu.


"Udah lo nggak usah takut , selama di samping gue , tuhan sudah menakdirkan DERAJAT MANUSIA LEBIH TINGGI DARI PADA MAKHLUK SETAN !!!! YANG BERANINYA KROYOKAN INI !!!!!! ".


Semua makhluk yang mendengar lontaran kata-kata itu seakan menampar wajah mereka satu per satu , mereka pun murka kepada dhani.


Dhani melangkah maju , memandang ku sejenak , dan melepaskan genggamanku , ia memutuskan untuk melawan semua makhluk itu , ia tak mau di anggap hina , hanya karna takut dengan semua makhluk itu.


Ia melangkah maju menghadapi semua makhluk itu , aku membantu doa membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an , dengan sangat menyayati.


Makhluk itu sedikit kepanasan , namun mereka semua bangkit lagi menyerang dhani.


Namun ia lebih gesit menghindari serangan itu , saat ia ingin melemparkan cahaya-cahaya putih ke arah mereka malah cahay itu berbalik ke arah dhani dan mengenai tububnya.


Ia pun ambruk seketika , anehnya saat ia melemparkan ilmunya ke arah semua makhluk itu , tenaganya seakan malah di serap oleh makhluk itu.


"HHHHHHH , SEGITU DOANG KEMAMPUAN AKI , RAMADHANI YANG KU KENAL TAK PAYAH SEPERTI INI !!!!!! " Seru iblis itu.


Doa-doa ku bahkan tak mempan bagi mereka setelah tenagan dhani habis di hisap oleh mereka semua.

__ADS_1


"BAGUN AKI !!!!! " Ucap salah seorang makhluk itu.


Dhani mencoba bangun , namun ia sudah tak kuasa memompa beban tubuhnya sendiri.


Ku pejam kan mataku , berdoa kepada yang kuasa , tiba-tiba dalam batinku terdengar bisikan gaib.


"Nduk tontonen ali-ali mu gosoken peng telu mengko tak bantu soko kene (nak liatlah cincin mu tiga kali nanti ku bantu dari sini )" ucap kakek-kakek yang suaranya tak asing bagiku.


"KAKEKK !!!!!!!! " Seruku yang mengalihkan perhatian semua makhkuk yang ingin menelan dhani.


"Bismillah" ku gosokan tiga kali cicin itu , sesuai perintah kakek , tiba-tiba tubuhku terasa enteng.


Ku melagkah lebih maju dari dhani , sebelum ku habiskan semua makhluk itu , aku menolong saudara ku dahulu.


"Dhan , ayo bangun aku bantu " ucapku membantunya berdiri dan mentapa tajam iblis itu.


Sekarang dhani bangkit , lalu ia juga melihat kalung nya yang mempunyai permata hijau , bersinar terang mengenai para makhluk itu.


Makhluk itu menggerang kepanasan.


"ARGGGGHHHHH !!!! " Suara kesakitan dari para makhluk itu.


Saat semua makhluk itu lengah , tak kusia-siakan kesempatan ini , kutarik keris yang berada di belakangku , entah lah dari mana munculnya keris itu.


Tanpa kuhiraukan banyak kejanggalan , ku hempas kan kearah makhluk itu , mereka semua tehempas ke udara dan.


*BRUGGGHHHH*

__ADS_1


Para makhluk itu berjatuhan ke tanah , dhani juga ikut meyerang makhluk itu , ia melmparkan kilatanya berasap hitam , menandakan ia sangat murka , satu per satu makhluk itu lenyap.


Tinggal satu makhluk yang sanggat tinggi , namun tububnya kurus , ia menggerang kesakitan.


Dhani mengambil keris dari tangan ku dan berlari ke arah makhluk itu untuk menusuknya.


Namun ku hadang ia untuk mencelakakan makhluk itu.


"DHANI JANGANNNNNN !!!!!!! " Seruku yang berhasil menghentikan langkahnya.


Ia berbalik ke arahku.


"Kenapa !!! Kita bunuh saja ditempat, makhlum kayak gini tak perlu dikasihani " ucap nya.


"Kalo kita bunuh makhluk itu , sama saja kejinya dengan dukun itu " ucapku.


"AMPUN NYAII !!!! AKI !!!!! AMPUN !!!! " Rengek nya.


Aku melangkah maju ke makhluk itu.


"Dengar baik-baik aku bukan nyai , aku bukan dukun sialan seperti majikan mu , sekarang katakan siapa yang menyuruh mu " ucapku kesal.


"Baik nyai " jawab makhluk itu.


"AKU BUKAN NYAIIIII !!!! , KAU DENGAR TIDAK !!!! " Bentakku.


"Sudahlah biar aku saja yang mengurusnya " ucap dhani menyusul ku.

__ADS_1


"AMPUNNNN !!!! AKI !!!!! AKU PERCAYA AKAN KEKUATANMU , AKU AKAN MENJADI BUDAK MU SEKARANG , TOLONG AMPUNI AKU !!!! " Rengek makhluk itu dengan dhani.


__ADS_2