
Yang tiba-tiba membuat bulu kuduk ku berdiri , ya benar saja banyak puluhan makhluk yang sebelumnya belum kulihat berdatangan menuju ke tempat kami berdiri.
Spertinya ia marah besar kepada kami , namun apa salah kami , bahkan yang kami hadapi tingginya melebihi kami semua.
Mataku seakan tak ingin melihat semua makhluk yang ada di hadapan kami , aku hanya bisa memegang erat lengan kiri dhani.
Dhani yang melihat ku ketakutan , menatapku lekat , dan melihat genggaman erat ku , namun tak kupedulikan semua itu.
Kami berjalan mundur teratur selangkah demi selangkah kami lalui , dhani akhirnya memutuskna untuk melawan semua makhluk itu.
"Udah lo nggak usah takut , selama di samping gue , tuhan sudah menakdirkan DERAJAT MANUSIA LEBIH TINGGI DARI PADA MAKHLUK SETAN !!!! YANG BERANINYA KROYOKAN INI !!!!!! ".
Semua makhluk yang mendengar lontaran kata-kata itu seakan menampar wajah mereka satu per satu , mereka pun murka kepada dhani.
Dhani melangkah maju , memandang ku sejenak , dan melepaskan genggamanku , ia memutuskan untuk melawan semua makhluk itu , ia tak mau di anggap hina , hanya karna takut dengan semua makhluk itu.
Ia melangkah maju menghadapi semua makhluk itu , aku membantu doa membacakan ayat-ayat suci Al-Qur'an , dengan sangat menyayati.
Makhluk itu sedikit kepanasan , namun mereka semua bangkit lagi menyerang dhani.
Namun ia lebih gesit menghindari serangan itu , saat ia ingin melemparkan cahaya-cahaya putih ke arah mereka malah cahay itu berbalik ke arah dhani dan mengenai tububnya.
Ia pun ambruk seketika , anehnya saat ia melemparkan ilmunya ke arah semua makhluk itu , tenaganya seakan malah di serap oleh makhluk itu.
"HHHHHHH , SEGITU DOANG KEMAMPUAN AKI , RAMADHANI YANG KU KENAL TAK PAYAH SEPERTI INI !!!!!! " Seru iblis itu.
Doa-doa ku bahkan tak mempan bagi mereka setelah tenagan dhani habis di hisap oleh mereka semua.
__ADS_1
"BAGUN AKI !!!!! " Ucap salah seorang makhluk itu.
Dhani mencoba bangun , namun ia sudah tak kuasa memompa beban tubuhnya sendiri.
Ku pejam kan mataku , berdoa kepada yang kuasa , tiba-tiba dalam batinku terdengar bisikan gaib.
"Nduk tontonen ali-ali mu gosoken peng telu mengko tak bantu soko kene (nak liatlah cincin mu tiga kali nanti ku bantu dari sini )" ucap kakek-kakek yang suaranya tak asing bagiku.
"KAKEKK !!!!!!!! " Seruku yang mengalihkan perhatian semua makhkuk yang ingin menelan dhani.
"Bismillah" ku gosokan tiga kali cicin itu , sesuai perintah kakek , tiba-tiba tubuhku terasa enteng.
Ku melagkah lebih maju dari dhani , sebelum ku habiskan semua makhluk itu , aku menolong saudara ku dahulu.
"Dhan , ayo bangun aku bantu " ucapku membantunya berdiri dan mentapa tajam iblis itu.
Sekarang dhani bangkit , lalu ia juga melihat kalung nya yang mempunyai permata hijau , bersinar terang mengenai para makhluk itu.
Makhluk itu menggerang kepanasan.
"ARGGGGHHHHH !!!! " Suara kesakitan dari para makhluk itu.
Saat semua makhluk itu lengah , tak kusia-siakan kesempatan ini , kutarik keris yang berada di belakangku , entah lah dari mana munculnya keris itu.
Tanpa kuhiraukan banyak kejanggalan , ku hempas kan kearah makhluk itu , mereka semua tehempas ke udara dan.
*BRUGGGHHHH*
__ADS_1
Para makhluk itu berjatuhan ke tanah , dhani juga ikut meyerang makhluk itu , ia melmparkan kilatanya berasap hitam , menandakan ia sangat murka , satu per satu makhluk itu lenyap.
Tinggal satu makhluk yang sanggat tinggi , namun tububnya kurus , ia menggerang kesakitan.
Dhani mengambil keris dari tangan ku dan berlari ke arah makhluk itu untuk menusuknya.
Namun ku hadang ia untuk mencelakakan makhluk itu.
"DHANI JANGANNNNNN !!!!!!! " Seruku yang berhasil menghentikan langkahnya.
Ia berbalik ke arahku.
"Kenapa !!! Kita bunuh saja ditempat, makhlum kayak gini tak perlu dikasihani " ucap nya.
"Kalo kita bunuh makhluk itu , sama saja kejinya dengan dukun itu " ucapku.
"AMPUN NYAII !!!! AKI !!!!! AMPUN !!!! " Rengek nya.
Aku melangkah maju ke makhluk itu.
"Dengar baik-baik aku bukan nyai , aku bukan dukun sialan seperti majikan mu , sekarang katakan siapa yang menyuruh mu " ucapku kesal.
"Baik nyai " jawab makhluk itu.
"AKU BUKAN NYAIIIII !!!! , KAU DENGAR TIDAK !!!! " Bentakku.
"Sudahlah biar aku saja yang mengurusnya " ucap dhani menyusul ku.
__ADS_1
"AMPUNNNN !!!! AKI !!!!! AKU PERCAYA AKAN KEKUATANMU , AKU AKAN MENJADI BUDAK MU SEKARANG , TOLONG AMPUNI AKU !!!! " Rengek makhluk itu dengan dhani.