
"iya kita udah jadian " ucap rizky berlagak sombong.
"beneran ??? " tanya Dhani , ia tak menunggu jawaban kami , ia pergi meninggalakan kami.
"huftt hampir aja , ki gue minta sama lo mylai sekarang lo pura-pura jadi pacar gue ya , ntar kalo nggak ia ganggu hidup gue " ucapku memohon.
gue sebenernya suka sama lu jan , saat pertama kali kita ketemu , gue nggak pernah ngrasain cinta sebesar ini.
"eh, hemmm , gimana ya ??? " ucapnya bimbang.
"gakk usah tegang kalik gue cuma bercanda kok , biar tu muka play boy minggat !! " ucapku melepas genggamn tanganku.
"maaf ya ki , kalo gue terlalu berlebihan ke elo " ucapku bersalah.
"santuy aja kalik gue tahu banget elo kok " ucapnya.
"beneran ??? " tanyaku bimbang.
"hem iya " ucapnya.
aku segera pergi meninggalkan rizky dan kembali kerumah nenek , semoga Dhani tak menggagu ku lagi.
wwwuuussshhhhh.
angin dingin lewat di belakangku , saat ku tengok ke belakang tak ada apa atau seseorang , namun saat ku tengok ke depan jantungku di buat kaget.
__ADS_1
"astaghfirullah , kakek !!!!!! , jani kaget tawww " ucapku sebal.
"putuku...... (cucuku) " senyum dengan mengacak-acak rambutku.
"kakek mau kemana ??? " tanyaku pada kakek.
"ameh mrono neng omahmu (mau kesitu ke rumah mu )" ucap kakek , lalu kupapah dia.
"kek jani mau tanya boleh ?? " tanyaku.
"takok opo nduk ???(tanya apa nak ??) " jawab kakek dengan berjalan memakai tongkatnya yang kuno.
aku yang melihat tongkatnya terpukau , sebelumnya aku memang beberapa kali lihat tu tongkat , namun saat ku tatap dengan cermat , itu tongkat cantik banget.
"wahhhh !!! , kek tongkat nya baguss bangett !!!! " ucapku.
"kakek ngledek aku ya , kan aku belum tua heheh " clotehku.
"kan bukan untuk orang tua aja " ucap kakek.
"hemm boleh kek , jani bantuin ntar kalo mau buat " tawar ku.
"tapi ada syaratnya "
"apa kek ??? " belum sempat kakek menjawab tiba-tiba ada sesosok makhluk seperti siluman badan ke bawah berbentuk ular namun kepalanya manusia , menghadang kami.
__ADS_1
"astaghfirullah !!!" ucap kakek yang melihat makhluk misterius itu.
"Njaluk mu opo ??? , wani men koe nyegat dalan ku !!!!! ( mau kamu apa ??? , berani sekali kau menghadang jalan ku !!!! ) " ucap kakek yang kelihatan murka.
"hhhh !!!! njenengan saget nopo !!! wes sepuh !!! , aku kepingin ali-ali seng dinggo putumu , Karo ali-ali kui aku ora tertandingi !!!!! (hhh !!!! kamu bisa apa ??? sudah tua !!!! aku ingin cincin yang di pakai oleh cucu mu itu , karna dengan cincin itu aku tak akan bisa terkalahkan !!!! ) " cicit makhluk itu.
kakek ku hanya tersenyum sinis dan mengambil kuda-kuda , menghempas kan tongkatnya.
wuuussssshhhhh.
hanya dengan menghempaskan tongkatnya makhluk itu terpental beberapa meter dari kami.
*brrruggghhhhh
"arggghhhh , dasar aki-aki* !!!!! " makhluk itu terbentur batu gunung dan mencoba berdiri kembali merayap seperti ular sungguhan.
kakek segera menancapkan tongkatnya ke tanah , dan tongkat itu berdiri dengan sendirinya , makhluk itu ketakutan dan berjalan mundur , seperti sedang di kroyok oleh puluhan makhluk.
makhluk misterius itu pun berteriak kesakitan.
"AAAAAAAA !!!! AWAS KAU AKU TAK AKAN MENYERAH MENGAMBIL CINCIN ITU !!!!!! " cicit makhluk itu dan lenyap menghilang.
kakek segera melakukan gerakan penutup dan mencabut tongkatnya yang tertanam di tanah tadi.
"wahhhh kek aku mau tongkat kayak kakek " ucapku kembali memapah kakek.
__ADS_1
"rungok no aku ya nduk , koe ngko nek ndue tongkat koyo aku , ojo pisan-pisan di salah gunakan , amergo kui ngko tongkatmu owah dadi angkara ( dengarkan aku yan nak , nanti kalo kamu sudah punya tongkat seperti ku , jangan sesekali menyalahgunakanya , nanti tongkat itu akan menyimpan kekuatan jahat )" ucap kakek.