Sisi Lain Ilmu Hitam

Sisi Lain Ilmu Hitam
TONGKAT KAKEK.


__ADS_3

"iya kita udah jadian " ucap rizky berlagak sombong.


"beneran ??? " tanya Dhani , ia tak menunggu jawaban kami , ia pergi meninggalakan kami.


"huftt hampir aja , ki gue minta sama lo mylai sekarang lo pura-pura jadi pacar gue ya , ntar kalo nggak ia ganggu hidup gue " ucapku memohon.


gue sebenernya suka sama lu jan , saat pertama kali kita ketemu , gue nggak pernah ngrasain cinta sebesar ini.


"eh, hemmm , gimana ya ??? " ucapnya bimbang.


"gakk usah tegang kalik gue cuma bercanda kok , biar tu muka play boy minggat !! " ucapku melepas genggamn tanganku.


"maaf ya ki , kalo gue terlalu berlebihan ke elo " ucapku bersalah.


"santuy aja kalik gue tahu banget elo kok " ucapnya.


"beneran ??? " tanyaku bimbang.


"hem iya " ucapnya.


aku segera pergi meninggalkan rizky dan kembali kerumah nenek , semoga Dhani tak menggagu ku lagi.


wwwuuussshhhhh.


angin dingin lewat di belakangku , saat ku tengok ke belakang tak ada apa atau seseorang , namun saat ku tengok ke depan jantungku di buat kaget.

__ADS_1


"astaghfirullah , kakek !!!!!! , jani kaget tawww " ucapku sebal.


"putuku...... (cucuku) " senyum dengan mengacak-acak rambutku.


"kakek mau kemana ??? " tanyaku pada kakek.


"ameh mrono neng omahmu (mau kesitu ke rumah mu )" ucap kakek , lalu kupapah dia.


"kek jani mau tanya boleh ?? " tanyaku.


"takok opo nduk ???(tanya apa nak ??) " jawab kakek dengan berjalan memakai tongkatnya yang kuno.


aku yang melihat tongkatnya terpukau , sebelumnya aku memang beberapa kali lihat tu tongkat , namun saat ku tatap dengan cermat , itu tongkat cantik banget.


"wahhhh !!! , kek tongkat nya baguss bangett !!!! " ucapku.


"kakek ngledek aku ya , kan aku belum tua heheh " clotehku.


"kan bukan untuk orang tua aja " ucap kakek.


"hemm boleh kek , jani bantuin ntar kalo mau buat " tawar ku.


"tapi ada syaratnya "


"apa kek ??? " belum sempat kakek menjawab tiba-tiba ada sesosok makhluk seperti siluman badan ke bawah berbentuk ular namun kepalanya manusia , menghadang kami.

__ADS_1


"astaghfirullah !!!" ucap kakek yang melihat makhluk misterius itu.


"Njaluk mu opo ??? , wani men koe nyegat dalan ku !!!!! ( mau kamu apa ??? , berani sekali kau menghadang jalan ku !!!! ) " ucap kakek yang kelihatan murka.


"hhhh !!!! njenengan saget nopo !!! wes sepuh !!! , aku kepingin ali-ali seng dinggo putumu , Karo ali-ali kui aku ora tertandingi !!!!! (hhh !!!! kamu bisa apa ??? sudah tua !!!! aku ingin cincin yang di pakai oleh cucu mu itu , karna dengan cincin itu aku tak akan bisa terkalahkan !!!! ) " cicit makhluk itu.


kakek ku hanya tersenyum sinis dan mengambil kuda-kuda , menghempas kan tongkatnya.


wuuussssshhhhh.


hanya dengan menghempaskan tongkatnya makhluk itu terpental beberapa meter dari kami.


*brrruggghhhhh


"arggghhhh , dasar aki-aki* !!!!! " makhluk itu terbentur batu gunung dan mencoba berdiri kembali merayap seperti ular sungguhan.


kakek segera menancapkan tongkatnya ke tanah , dan tongkat itu berdiri dengan sendirinya , makhluk itu ketakutan dan berjalan mundur , seperti sedang di kroyok oleh puluhan makhluk.


makhluk misterius itu pun berteriak kesakitan.


"AAAAAAAA !!!! AWAS KAU AKU TAK AKAN MENYERAH MENGAMBIL CINCIN ITU !!!!!! " cicit makhluk itu dan lenyap menghilang.


kakek segera melakukan gerakan penutup dan mencabut tongkatnya yang tertanam di tanah tadi.


"wahhhh kek aku mau tongkat kayak kakek " ucapku kembali memapah kakek.

__ADS_1


"rungok no aku ya nduk , koe ngko nek ndue tongkat koyo aku , ojo pisan-pisan di salah gunakan , amergo kui ngko tongkatmu owah dadi angkara ( dengarkan aku yan nak , nanti kalo kamu sudah punya tongkat seperti ku , jangan sesekali menyalahgunakanya , nanti tongkat itu akan menyimpan kekuatan jahat )" ucap kakek.


__ADS_2